Setelah menjalani kegiatan seru di Jogjakarta , seperti Berkunjung ke Komunitas Kagem , main pasir di Gumuk Parang Kusumo, dan mengunjungi Museum Ullen Sentalu, Rombongan Hore #BatuHijaubootcamp melanjutkan perjalanan ke Jakarta.

Memulai perjalanan ke Jakarta dengan Doa dan Selfie pic by griskagunara.com

Setelah menempuh perjalanan 512 KM dari Jogja ke Jakarta memakai Kereta Api, Akhirnya Bootcampers sampai di kota terakhir program Dari Timur Ke Barat , #BatuHijauBootcamp.

Tiba di Jakarta subuh, rombongan lalu disambut hangat oleh Pak Rubi dan Ibu Jenni dari PT Newmont Nusa Tenggara. Setelah sarapan lezat di Warung Nasi Sunda Ampera Dua Tak  , kami pun bergegas ke tujuan selanjutnya.

Berpose ala pengelana di Gambir. Pic By Rangga Askarani

dimana kegiatan berikutnya diadakan di Yayasan Kebajikan Al Hasyim, merupakan sebuah Panti Asuhan yang dikelola oleh Ibu Tuti dan rekan-rekan.

Disana beberapa Bootcampers dari Jakarta seperti Swarie dan Nafila , juga Bunda Intan dari Bandung,  bergabung untuk membantu mengajari adik-adik soal Komputer. 

Komputer? Ya , sebuah barang yang biasa bagi kita. Tapi luar biasa bagi mereka. Setelah berkenalan dengan beberapa anak panti disana. Suasana masih agak kaku karena sebagian dari mereka masih malu-malu. Lalu acara pun dimulai dengan Ice Breaking.

Setelah Ice Breaking yang dipimpin oleh Aan dan Subhan , suasananya makin mencair , lalu  kami pun dibagi dalam 5 kelompok yang masing-masing mendapatkan sebuah laptop sebagai alat belajar. 

Saya sekelompok dengan Mbak Donna Imelda, seorang Dosen Teknik Kimia yang juga seorang travel blogger terkenal. Sudah biasa beliau mengajar dan menjawab pertanyaan mahasiswa yang sulit. Tapi hari itu menjadi istimewa karena muridnya kecil mungil, tak bisa diam tapi penuh Semangat!!

Beberapa anak baru pertama kali memegang komputer. Saking semangat nya, Amar dan Raichan  sempat berebut laptop yang dipakai. Untung Mbak Donna yang bijaksana bisa melerai sebelum suasana memanas. Anak-anak diajak belajar lagi, dan mereka langsung lupa akan pertengkaran tadi.

Kami mengajarkan pengenalan komputer, mulai dari bagian-bagian dan juga fungsinya.

Lalu kami mengajari cara mereka menulis nama mereka sendiri. Beberapa dari mereka baru kelas 1 SD, dan masih belum lancar mengeja namanya sendiri. Supaya seru, kami ajarkan juga menggambar memakai program MS Paint, jadi nama mereka bisa diberi warna aneka  macam.

Anak-anak makin antusias mengikuti pelajaran komputer ini. masing-masing bergiliran menggunakan laptop untuk berkreasi. 

Wajah Raichan berpendar gembira saat mengetik namanya sendiri di layar . Agak berbeda dengan Ucup yang malu-malu saat mendapat giliran menulis namanya di komputer. Melihat wajah-wajah mereka yang penasaran lalu memekik senang saat sadar begitu pintarnya teknologi komputer, membuat saya terharu. Buat kita, komputer adalah bagian hidup yang sangat biasa. Tapi bagi mereka komputer adalah barang baru yang super menarik dan menantang kecerdasan mereka.

Seusai pelajaran  , tiap kelompok diminta mempresentasikan di depan temannya apa yang dipelajari dan menjelaskan apa yang dibuat tadi.

Ada yang semangat dan ceria menjelaskan pengalamannya. Adapula yang masih malu-malu menjelaskannya. Tapi apapun caranya, saya yakin kita telah memercik sebuah Semangat dalam benak anak-anak ini. Semoga terus terpelihara dan dipergunakan sebaik-baiknya untuk kebaikan mereka sendiri.

Setelah pelajaran selesai , PT  Newmont Nusa Tenggara diwakili Pak Arie Burhanuddin dan Ibu Jenni Renita Purba memberikan bantuan satu unit komputer untuk Yayasan Al Hasyim.

Anak-anak terlihat gembira mendapatkan bantuan tersebut. Semoga komputernya berguna ya Dik . Tambah Pinter ! 

Saya sangat berharap pengalaman hari ini bisa bermanfaat buat mereka belajar kelak.

 Pelajaran yang mungkin sederhana bagi orang lain bisa jadi sangat berarti dan membuka wawasan bagi anak-anak ini.

Terima Kasih #batuhijaubootcamp saya dan kawan-kawan Bootcampers bisa berpartisipasi dalam program ini, semoga berkesinambungan dan dapat memberikan manfaat bagi banyak orang

10 comments

    1. Benar, kumpul dan melihat mereka antusias saja sudah senang. Kadang kita suka lupa betapa mudanya bahagia. lihat saja anak2 , hal2 sederhana bisa bikin mereka happy. Thanks udah mampir

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *