Dalam perjalanan #AipTrip #mendadakBali , dalam perjalanan pulang ke Banyuwangi , kita melewati jalur Bedugul , karena pengen lewat Bedugul yang adem nan asri. Cuacanya macam di Puncak atau di Lembang gitu. Adem sejuk nyaman banget.Sekalian mau mampir ke Pura Ulun Danu yang terdapat di Danau Beratan. Letaknya di kawasan Bedugul, desa Candikuning, kecamatan Baturiti, kabupaten Tabanan, Bali. Kurang lebih 55 km dari Denpasar. 


Jalanan menuju kesana berkelak-kelok manja, tapi banyak pemandangan indah pegunungan. 

Sebenarnya ini bukan perjalanan pertama ke Danau Beratan, tapi dirasa perlu kesana lagi deh. Kangen.

Setelah masuk daerah Baturiti , coba lihat banyak plang pengumuman ke arah Daya Tarik Wisata Pura Ulun Danu, Beratan

atau tanya-tanya ke penduduk sana yang ramah. Danau Beratan terletak di ketinggian ± 1240 m diatas permukaan laut, temperatur di kawasan danau Beratan kurang lebih 18° C di malam hari dan ± 24° C di siang hari.

Jadi adem banget kaan. Kalau ada angin sepoi-spoi berasa segar banget.

Memasuki kawasan Pura Ulun Danu, kita parkir mobil dulu, hari itu banyak sekali pengunjungnya. Tapi untung dapat parkiran.Di pelataran parkir sudah bayak toko yang menjual suvenir khas Bali dan sebagainya. Sambil parkir  saya keluar duluan untuk menghirup udara segar pegunungan ! Waah, nyaman sekali. 

Lalu kita masuk kesebuah bangunan besar bernuansa Bali untuk membeli tiket. Antriannya tertib, harga tiket pun dibedakan antara turis asing dan orang lokal. Harganya maaf ga liat. karena dibayarin #turisberuntung ! hahahaha

Daya Tarik Wisata Pura Ulun Danu danau Beratan Bedugul buka dari 08:00 – 18:00.

Kalau baca di wikipedia , Danau Beratan mempunyai luas kira-kira 375.6 hektar dengan kedalaman antara 22-48 meter dengan luas keliling kurang lebih 12 km. Danau Bratan adalah danau terluas dan terbesar 
kedua setelah danau Batur di Bali, yang berfungsi sangat penting sebagai sumber utama irigasi pada daerah yang berada di bagian tengah pulau Bali.

Memasuki Kompleks Pura Ulun Danu, kita langsung berasa masuk postcard tapi versi 4 D. Mata kita dimanjakan oleh pemandangan kompleks Pura yang megah dan indah dan bersih, pepohonan yang ditata sedemikian rupa rapi dan indah sekali. Lalu latar belakang Danau Beratan yang biru dengan langit cerah diatas. plus sepoi-sepoi angin pegunungan yang menyegarkan. Kayaknya betah sekali.

Langsung saya lari ke tepi danau Beratan, aduh indah sekali. Walaupun dulu pernah tapi perasaannya masih tetap kagum seperti pertama kali datang. Danau luas berwarna biru dengan latar belakang pegunungan. Ada beberapa speed boat sedang mengelilingi danau di kejauhan. 

Katanya bisa sewa perahu dan speedboat , tapi kok kayaknya lebih enak leyeh-leyeh di pinggir danau. Disana juga bisa mancing, cuman males juga, kayaknya lebih seneng leyeh-leyeh #SiestaRules

Berkeliling di kompleks Pura ini sangatlah menyenangkan. semuanya tampak asri dan bikin hati adem.


Saya salut dengan pengelolaan Daya Tarik Wisata Pura Ulun Danu ini , karena memang sangat layak untuk menjadi tujuan wisata bagi para turis. Berjalan berlama-lama pun betah.

Salah satu daya tarik disana adalah sebuah pura yang ada di sebuah pulau kecil, sehingga tampak seperti melayang di atas air. Bagus sekali. 

Pura itu menjadi Daya tarik utama disana. Dengan latar belakang air danau Beratan yang biru dan juga pegunungan yang mengelililingi danau ini.

Disana juga disediakan beberapa bangunan khas Bali seperti Bale-bale gitu tempat pengunjung beristirahat. Bangunannya panjang terbuat dari kayu. Tanaman berbaris rapi, aneka bunga ditanam mempercantik Taman di kompleks Pura ini. Hamparan rumput Hijau mendominasi pemandangan. 


Kami sangat menikmati suasana di dalam kompleks Pura Ulun Danu ini. Sangat menenangkan. Sampai akhirnya waktu pulang datang. ZBL. Hahaha

sempat kita berhenti sebentar, untuk memberikan jalan untuk rombongan yang baru pulang bersembahyang di Pura itu.


Pokoknya kalau ke Bali harus menyempatkan diri mampir kesini. Terlalu sayang untuk dilewatkan !! Mampir yaah

Sebelum pulang sempat melihat sebuah rumah makan Ayam Taliwang halal di depan kompleks. langsunglah kita cobain. aduh-aduh, sedap nian pemirsah, bumbunya meresap, sambelnya pedeus, kangkungnya renyah, pantas pengunjungnya ramai.


Pas ngobrol sama penduduk setempat, sebaiknya datang kesini agak pagian, soalnya kalau sore suka ada kabut dan kadang turun hujan.

Pas perjalanan pulang sempat lewat danau Tamblingan , sempat mampir sebentar di atas sebuah look out diatas bukit saat melihat para remaja berselfie, ria, saya pun gak mau kalah, enak aja. 

Pemandangannya super indah !!! Angin segar menerpa wajah, sensasi yang menyenangkan. Saya membayar 5000 untuk bisa ikut naik ke sebuah anjungan bambu, supaya selfie nya maksimal

Indonesia kaya sekali akan kekayaan alam, budaya dan juga kreatifitas, yuk kita eksplor Indonesia, masih banyak tempat yang harus kita jelajahi. Yuk !

Sampai jumpa di #Aiptrip berikutnya


4 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *