Beberapa minggu yang lalu diajakin beberapa teman untuk main ke Brebes.

Langsung kepikiran. “Ngapain? Mau beli Telur Asin ? Bawang ? Di pasar juga banyak kali ! ”

Tapi teman yang ngajakin berinisial VO dan IP ngasi tau kalau Brebes gak cuma Telur Asin dan Bawang Merah saja. Kalimat kuncinya adalah A Different Taste of Java

“Masak sih?” #tetepbanyakpertanyaan

Lalu Googling.

Lalu Packing.

Gak banyak ngomong.  Hahhaa. Setelah semalaman kurang tidur, bergegas saya ke Stasiun Gambir

Akhirnya berangkatlah Kami bersebelas ke Cirebon naik Kereta Api Argo Muria jurusan Semarang Tawang Pagi jam 7 dari Stasiun Gambir

Mau kemana kita ?

Perjalanan Jakarta – Cirebon ditempuh dalam jarak 2 jam 30 menitan. 

Di perjalanan kita disuguhi pemandangan sawah dan rumah penduduk. Adem deh.

Pemandangannya indah dan hijau

Tak terasa akhirnya sampailah kami di Cirebon. 

Cepet juga ya. Untung gak tidur. Kalau ketiduran, bablas sampailah Semarang. Bhayyy..
Langsung kita dijemput. Tapi sebelumnya foto dulu depan Stasiun Cirebon

Blogger goes to Brebes , Vika, Idfi, Ghana, Dian, Rizka, Tracy, Dzikri

Perjalanan dilanjutkan ke Brebes, kira-kira satu jam dari Cirebon.

Memasuki wilayah Brebes , Kita langsung makan siang istimewa dengan suguhan Sate Kambing Muda , sedap sekali ! Review nya bisa dibaca di Sate Kambing Muda Brebes

Lalu kita mengunjungi para petani Bawang Brebes. Bawang adalah kebanggaan orang Brebes. Kehadirannya sangat penting dalam kehidupan orang sana. Kami melihat cara menanam Bawang dan juga mendengarkan cerita orang disana soal Bawang. 

Bawang Brebes

Kita juga sempat melihat proses pembuatan Telur Asin yang ternyata tidak mudah. Ada beberapa proses yang harus dilakukan. Dan tidak sebentar ternyata untuk mendapatkan Telur Asin kualitas terbaik. 

Proses Pengasinan

Dan darimana datangnya teluur ??

Yak ! Dari Ayam kalau Telur Ayam. Kalau dari Bebek, ya Telur bebek.

Krik….Krik… Krik 

Mending baca tulisan soal Telur Asin Brebes langsung deh

Hai Bebek

Kita menyempatkan menemui para bebek petelur di kandangnya. Kasian mereka tidak boleh keluar. Dan Kita tidak boleh mengganggu karena bisa bikin stress sehingga bebek tidak mau bertelur. 

Ternyata Brebes, selain Bawang dan Telur Asin memiliki potensi wisata yang banyak sekali. 

Ada wisata Mangrove di Dusun Pandansari, Kaliwingi , Brebes. Ada cerita sedih yang berubah jadi kisah sukses. Dusun ini dulu hampir tenggelam karena abrasi air laut yang diakibatkan penebangan Hutan Mangrove dan juga pembuatan tambak yang berlebihan. 

Ini tadinya daratan lho. Karena abrasi jadi perairan

Seiring dengan berjalannya waktu Alam semakin Rusak. Air laut semakin dalam masuk ke darat. Penduduk pun hampir mengungsi. 
Tapi berkat ketekunan Pak Rusjan, mantan Kepala Desa menanam Mangrove, dan giat mengajak warga menanam Mangrove, kawasan ini bangkit kembali. Perlahan 200 hektar menjadi Hutan Mangrove lebat kembali. Selain menahan abrasi, juga bisa jadi rumah ikan. Sehingga keseimbangan Alam perlahan membaik. Malah menjadi daerah pariwisata. 

Mangrove di Pandansari

Kita juga sempat melihat proses pembuatan Batik khas Salem Brebes. Berbahan dasar Kain Mori, kebanyakan kainnya diwarnai dengan pewarna alami.

Brebes juga memiliki beberapa tempat wisata baru yang bakal menjadi tujuan wisata hits dan instagramable

Ada Panenjoan Salem , sebuah tempat dengan pemandangan yang keren banget. Dikelilingi Hutan Pinus, banyak tempat foto yang keren. Sayang agak mendung tapi tetep keren kok. 

Panenjoan Salem baru dibuka optimal bulan September 2016, dan mulai menarik perhatian wisatawan. Disana disediakan aneka platform buat foto-foto. 

Kalau suka bermain air, Jangan sampai ketinggalan main Body Rafting di Ranto Canyon. Kita bisa ber body rafting dengan jalur sepanjang 750 meter. Sayang cuaca tidak memungkinkan kita buat body rafting kemaren.

Kalau ingin tempat komplit permainannya, coba ke Kalibaya. 

Disana ada aneka macam fasilitas kegiatan seperti berkuda, ATV, Motor Trail, Motor Trail, ayunan Angkasa, flying fox sampai aneka tempat bermain anak. Disana kita bisa melihat Waduk Malahayu dari kejauhan.

Tempat ini sangat menarik dengan segala kelebihannya. Pemandangan indah, udara segar dan perasaan gembira saat berada disana.

Yang membanggakan adalah kebanyakan dari tempat wisata ini dimulai dari masyarakat sendiri. Mereka berinisiatif memajukan tempat wisata masing-masing. Mereka juga mengelola sendiri dengan segala keterbatasannya. Salut untuk Brebes dengan Semangatnya.

Ayo Kita jalan-jalan keliling Indonesia. Masih banyak tempat keren yang bisa kita kunjungi.

12 comments

  1. Kalau jalan ke Jawa Tengah dan melewati Brebes, sejauh mata memandang adalah hijaunya ladang-ladang bawang merah. Sungguh memanjakan mata. Belum lagi aktivitas di tepi jalan yang menjemur bawang yang baru dipanen dan tumpukan bawang merah bersih yang sudah siap diangkat ke pasar. Khas Brebes banget. Jadi kangen ingin melewati jalan itu lagi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *