Tasikmalaya adalah Salah satu Kota Bakso di Indonesia.  

Tiap sudut Kota ada penjual Bakso.

Bakso yang dijual juga macam-macam, dari Bakso Urat, Bakso isi Telur, Bakso Dengkul, Yamin, Bakso Aci. Segala jenis Bakso ada. Tapi salah satu yang populer adalah Yamin. Yamin ini adalah hidangan mi yang kuahnya dipisah. Bisa diberi kecap lalu berubah jadi Yamin Manis. Kalau tidak, namanya Yamin Asin.

Nah, kalau di Tasikmalaya, yang paling populer dan paling penuh didatangi pas mudik Lebaran ya Mie Bakso Laksana. Dari jaman saya kecil sekeluarga suka kesini kalau lagi mudik ke Tasik. Senang rasanya setiap datang ke tempat ini. 

Yamin asin bakso Laksana

Mie Baso Laksana ada di Jalan Pemuda no 5, daerahnya deket Mesjid Agung Tasikmalaya.


Tempatnya di pengkolan. Bangunan lama yang ga banyak berubah. Warnanya mungkin sedikit berubah, dulu di cat doang. Sekarang pakai keramik merah bata. Nuansanya Jadul !

Masuk kedalamnya berasa masuk ke tempo dulu. 

Restoran Mie Bakso Laksana

Situasinya kayak masuk ke gedung Tahun 70-an atau 80-an. Memang dari dulu seperti ini situasinya. Seingat saya gitu. Ornamen langit-langitnya gitu, ruangan restoranya cukup luas. 

Kita tinggal duduk manis menunggu pelayan menanyakan pesanannya.

Saya lupa motret menunya. Tapi di menu pilihannya aneka variasi Mie Bakso. Bakso Kumplit, pakai Ceker, Babat, Tahu, dkk. 

Semakin komplit semakin Mahal. Yaiyalaaaaah….

FYI, harga Mie Bakso disini tergolong cukup mahal buat ukuran orang Tasik.

Saya pesan Yamin Asin Bakso. Pas bayar harganya Rp. 30.000,- sementara di tempat lain harganya paling setengah ya.

Tapi ada harga ada rasa. Mie Bakso Laksana paling konsisten menjaga rasa. Dari dulu rasanya sama. Sehingga bisa bersaing dengan kompetitornya yang seabreg di Kota ini. 

Usaha yang patut diacungi jempol. 

Saking konsistennya , selain rasa , tempat yang Jadul, Aneka kondimen seperti kecap Asin, kecap manis, cukanya masih memakai botol Bekas minuman berkarbonasi. Konsep reuse sudah diaplikasikan dari jaman dulu.

Sebelum makanan datang, segelas Teh hangat disajikan.

Tapi dari dulu ya gitu….

Tradisinya masih dipertahankan

Lalu pesanannya saya datang..

Tah Iyeuuuuu ( This is It !)

Yamin Asin Bakso Laksana !

Pesanan Akoh

Dua mangkok, satu berisi Yamin Asin, satu lagi Bakso kuah. Plus sambal Bawang.

Yamin asin dengan cacahan ayam dan Daun Bawang diatasnya. Mienya terlihat lejaaat pemirsaaah!!!
Duh langsung ngiler deh.

Nyobain yaminnya

Pas digarpuuh ( haduh hapapula ituh) , terlihat mie panjang tak terputus. Pas dikunyah mienya kenyal-kenyal enak. Teksturnya paaas banget, kadang kalau dapet yang lembek suka KZL kan. Balutan bumbu , Ayam cincang dan Daun Bawang menambah dimensi rasa. Rasa Ayamnya kerasa banget tapi jadi segar dengan aroma Daun Bawang.

Lalu saya liat ke Kanan.

Eh, Baksonya belum disentuh..

Hai Baksooo

Kuah Baksonya gurih tapi ga bikin eneg. Bumbunya pas, Daun Bawang dan Caiysim menambahkan kelezatan Bakso. 

Tekstur Baksonya tepat ! Gigitable , dengan bumbu yang pas. Rasa dagingnya keluar. 

Kalau mau seru, Baksonya dicelup ke sambal Bawang, seru. Rasanya pedas, agak asem dikit dan aroma bawang putih nya ada disana.

Sambal Bawang

Apalagi kalau semuanya disatukan. Sedap sekali. Rasanya sama seperti dulu pas lagi makan.

Terus terang, dulu sempat menghindari Mine Bakso Laksana karena isu tidak halal.

Tapi sekarang balik lagi karena sudah ada sertifikat halal dari MUI, lalu stikernya dipasang gede-gede di kaca jendela Restoran.

Saya selalu salut dengan Restoran / tempat makan yang bisa menjaga rasa dan kualitas makanannya. Jadi bisa nostalgia, harga agak mahal pun tak terasa. 

Sok atuh yang ke Tasik , 

Jangan lupa mampir ke Mie Bakso Laksana yaah

Sampai Jumpa di jalan-jalan dan makan-makan berikutnya

4 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *