Buat pecinta Bakso, Baso Tasik adalah varian Bakso yang cukup digemari.

Soal penulisan, di Tasik dan daerah Jawa Barat lainnya, biasanya tidak memakai huruf K ditengahnya. Jadi Baso, bukan Bakso.

Bakso Tasik biasanya memiliki keunggulan di bidang Bakmi, atau Mie yang dibuat Yamin alias dipisah dengan kuahnya.

Sementara baso dan kuahnya dipisah dalam mangkuk lain. Selain baso biasanya ada asesoris lain yang menambah nikmatnya makan. Seperti Babat, Pangsit, kadang ceker.

Di Tasikmalaya sendiri banyak sekali Yamin enak, mulai dari Bakso Laksna, Simpati, Sari Rasa dan banyak lagi. Tapi kalau di Jakarta ? Banyak juga sih Bakmi enak, mulai dari Bakmi Boy , Bakmi GM, Mie Keriting Luwes dll.

Tapi yang menyandang nama Tasik ada satu yang menonjol. Namanya Bakso Tasik Rawamangun. Letaknya ada di Jalan Paus Rawamangun no 93. Sebelum terminal Rawamangun. Kalau mau cari di Google Maps , Baso Tasik Rawamangun

Suasana rumah makan ini jadul sekali, dapur tempat memasak mie berada di depan, jadi pas memesan, kita bisa melihat proses pembuatan makanan yang kita pesan. Di dindingnya terpampang kalender-kalender persis seperti di Tasikmalaya.

Baso Tasik Rawamangun

Rumah makan ini sudah ada sejak lama. Dan konsisten menjual Bakso Tasik selama beberapa dekade. Pemiliknya asli orang Tasik yang merantau ke Jakarta. Kabarnya Susi Susanti, pebulu tangkis terkenal itu , yang juga asal Tasikmalaya suka juga makan disana.

Kalau mau makan disana , bisa pesan mau Yamin dengan segala isiannya. Bebas. Mau pakai bakso, babat, pangsit. Yaminnya pun bisa dipilih mau Yamin Asin atau Yamin manis, varian yang memakai kecap. Bisik. Teksturnya kenyal, bumbunya juga pas. Rasa asin, dengan semburat kecap ikan Joe Hoa bercampur dengan rasa merica yang balance. Cacahan daging ayam , bawang goreng, dan bawang daunnya saling meningkatkan rasa dan kenikmatan hidangan ini !

Kuahnya ga enek, nikmat dicecap saat panas. Baksonya sedap, teksturnya sesuai dengan harapan. Tdak terlalu kenyal, tapi gak ambyar. Adonan daging, sagu, dan tepung lainnya juara rasa membuat baksonya jadi sedap.

Lumayan rasanya mirip dengan yang ada Tasik. Beneran deh !

Yang bikin beda dari hidangan bakso Tasik adalah Sambal Bawang Bakso a asam dari cuka. Paling enak kalau bakso dicocol sambal ini.

Harga di Bakso Tasik Rawamangun cukup terjangkau. Bakso kuah Rp. 25 K , Yamin Asin Bakso Babat 28 K , porsinya pas, ga kebanyakan , gak kurang

Silakan mampir buat yang mau nostalgia makan bakso Tasik atau justru penasaran dengan rasanya.

 

Kalau mau lihat versi video dari tulisan ini bisa klik di channel Youtube #Ariefpokto ya , silakan dilihat biar viewersnya nambah #Eh hahaha

 

11 comments

  1. Hooo. Aku malah makan bakso mie kocok bandung tuh. Biasanya makan di sana kalo lagi ada aktivitas di sekitar rawamangun. Dan udah terkenal banget dr jaman aku kecil kak

  2. Jauh ah dari Situbondo. Huhuhu… Selama di Jakarta, ke Rawamangun bisa diitung. Ahahah…. Keseringan di Jakarta Selatan nih kak.. Dan sekarang udha bale kampung… Makin jaoo lagi dehh…

    Btw di sini bakso harganya paling mahal cuma 10rb . Di jakarya ada juga sih yang seharga segitu. Bayangin. Mie ayam cuma 4-5rb. Apanya g bahagia…

    Dan selalu kalo ke Jakarta kaget harga makanan bisa dua sampe tiga, empat kali lipat. Padahal biasanya kalo makan juga segitu segitu harganya.

  3. bakso merupakan makanan favorit semua umur dan kalangan. Kalaulah ada makanan yang tidak mengaitkan dengan strata sosial, bakso salah satunya.

    Belum pernah makan bakso dengan babat. Pasti enak ya. Dan rasanya saya belum pernah makan bakso ala Tasik juga, bakso Yamin yang dipisah antara mie dan baksonya. Selama ini kalau makan bakso selalu dicampur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *