Hello TemenAip ! Apa kabar ?
Kali ini #Aiptrip jalan-jalan ke sebuah museum yang keren banget dan juga kekinian.

Museum Macan , kependekan dari Museum of Modern And Contemporary Art in Nusantara. Jadi bukan museum soal harimau ya..

Museum Macan adalah institusi seni pertama yang memberikan akses publik terhadap koleksi Seni modern dan kontemporer Indonesia & Internasional yg signifikan dan juga terus berkembang.

 

Situasi museum macan

Koleksi Macan ada sebanyak 800 karya seni, berfokus pada seni modern & kontemporer dari Indonesia (50%) , Asia, Eropa & Amerika (50%) yang dikumpulkan selama 25 tahun oleh pendirinya Bapak Haryanto Adikoesoemo. Dipajang di ruangan seluas 4000 meter persegi dengan gaya modern dan clean. Keren sekali. Maklum didesain oleh MET Studio London.

Kalau mau kesana buka Selasa-Minggu 10.00 – 19.00. Senin libur. Karena Hari Senin adalah Hari liburnya museum sedunia.
Lokasinya ada di AKR Tower , Jalan Panjang no 5, Kebon Jeruk Jakarta.
Untuk menghindari antrian, beli tiketnya via online aja. Karena antrian untuk beli tiket seharga Rp. 50.000 bisa lumayan. Kalau udah beli Tiket tinggal masuk deh.

Baru dibuka sejak 3 November 2017. Museum ini banyak menarik pecinta seni dan juga kids Zaman Now. Lho kenapa? Karena efek samping dari seni modern & kontemporer adalah jadi background cakep buat foto di Instagram !! Tujuan utamanya adalah Infinity Mirror Room karya Yayoi Kusama, dimana Kita masuk ke ruang penuh lampu yang artistik. Sensasinya ajaib sekali masuk kesana. Antriannya juga cukup panjang. Tiap orang atau grup yang masuk diberi waktu 45 detik untuk “menikmati” ruangan itu. Jadi manfaatkan waktu sebaik mungkin buat meresapi keajaiban kamar Kusama ini … Atau foto-foto. Kalau saya mah pas masuk sempet takjub. Berasa masuk kedunia lain, dimana semuanya tampak tidak ada batasan. 15 detik kemudian baru inget buat foto-foto. 45 detik itu sebentar banget lho. Manfaatkan waktu sebaik mungkin !!

Infinity Mirror Room Yayoi Kusama

Pameran pertama Museum Macan berjudul Art Turns. World Turns. Exploring the Collection of Museum of Modern and Contemporary Art in Nusantara akan berlangsung sampai 18 Maret 2018 dengan kurator Charles Esche and Agung Hujatnika.

Art turns, World Turns

Pameran dibagi atas 4 bagian sesuai dengan alur waktu

1. Land, Home, People
Kita bisa melihat karya Raden Saleh’s Indies Landscape, Miguel Covarrubia dengan Map of Bali with the Rose of the Winds, lukisan Walter Spies’ View Across the Sawah to Gunung Agung dan lukisan Lee Man Fong Balinese Weaver.

2. Independence and After
Terdapat karya dari S. Sudjojono, Lukisan Soekarno yang dilukis oleh Dullah . Ada juga self-portrait dari seniman Lekra Hendra Gunawan, Trubus Soedarsono and S. Sudjojono. 

3. Struggles Around Form and Content
Terdapat karya Soetopo dengan Bird Market , H. Widayat . Watching Football, Djoko Pekik dengan lukisan Prostitutes Putting on Make Up on.

4. Global Soup.
Ada karya Cai Guo-Qiang . Asean+3 Yukinori Yanagi, berupa bendera-bendera yang dibuat oleh Semut.

Yanagi’s Asean+3 Ant flag creation

Di setiap bagian ada petugas museum yang dengan ramah memberikan informasi soal karya seni yang dipajang. Kita akan berjalan melihat alur karya seni sesuai waktu sejarah Indonesia , peristiwa dunia yang mempengaruhi Indonesia, juga aneka perubahan sosial, ekonomi Dan budaya yang berdampak pada dunia Seni negeri ini.

Disini juga ada Children’s Art Space, sebuah ruangan keren untuk anak-anak belajar membuat karya seni. Kalau mau minum Kopi santai , ada sebuah cafe chic buat ngupi cantik dan nyemil. Pas keluar pameran juga ada sebuah souvenir shop, dimana Kita bisa beli oleh-oleh yang artsy.

Jangan lupa kalau dalam museum Tata tertib harus dijaga. Dilarang menyentuh lukisan dan art installation. Karena keringat kita bisa merusak lukisan, jangan sampai menggeser art installation, takut rusak. Jangan menyender. Kemarin banyak kids zaman now yang diingatkan para petugas karena sepertinya kurang paham bagaimana berperilaku saat didalam museum. Demi kepentingan foto, kadang-kadang suka melanggar aturan. Mungkin jarang ke museum juga sih. Yang penting pada belajar deh, walaupun seharusnya udah jadi kebiasaan ya, sopan di depan umum.

Ichwan Noor, Beetle Sphere

Menarik sekali datang ke Museum Macan ini. Lumayan bisa belajar cukup banyak soal seni modern dan kontemporer. Dan juga menambah stock foto Instagram.

 

 

39 comments

  1. Wow bahagianya akhirnya di Jakarta ada museum kontemporer semacam ini. Eh mungkin sudah ada ya sebelumnya tapi saya saja yang tak tahu. Yang jelas sih kalau membaca adanya di luar …Semoga nanti bisa datang ke sini…

    1. Awalnya juga pikiranku begitu. Hahaha. Untung googling dulu. Beneran lho 40 detikan di timer mas-mas. Kalau yg di Singapore malah cuman 20 detikan. Hahahaa

    1. Yap Betul. Ini seni modern dan kontemporer, beda dari yg biasa Kita datangi, museum Jadul. Yg bagus juga sih

  2. Waini sempet rame dibahas sama orang-orang di IG. Oh, jadi ini museum art yang dibikin sama kolektor seni gitu ya?

    Keren sih desainnya modern dan clean, apalagi begitu tahu yang mendesain MET Studio London. Kapan mau main kesini ah 🙂

  3. Kemarin tuh ada temen ngajak ke sini, tapi aku gak mau cuma gegara mikirnya ini museum macan dalam arti yang sebenarnya 😐 Pas tau aslinya, nyesel paraaah gak jadi ikut! Lagi kenapa sih disingkatnya harus jadi macan hahaha Kan aku jadi tertypu.
    Ini asli kereeen sih museumnya. Asyik buat didatengin!

  4. keren nih museum, mesti ditandai. Aku juga suka takjub kl masuk ke museum beginian. Jadi inget waktu di Nat Library Sing, pamerannya bagussss bgt. Btw, aku baru tau kl senen hr libur museum dunia, haha, pantesan di kotu semua hari senen libur ya

  5. Oalah, ini toh museum yang lagi happening itu. Ternyata emang keren ya. Aku liat postingan di Infinity Mirror itu banyak banget di Ig. Tapi ruang lain juga ternyata bagus-bagus ya. Thx infonya Kang Aip. Bisa jadi alternatif liburan akhir tahun sama anak-anak.

  6. Ini nih museum kekinian yang kudu dikunjungi. Ide menikmati selama 45 detik itu sepertinya patut dicontoh tempat-tempat wisata lainnya, karena turis Indonesia itu kudu di-push supaya nggak keasikan sendiri.

  7. Huaaah belom kesampean kesini hikz!
    Museum macan ini bisa jadi pengobat buat pecinta museum yang nggak sempet mampir ke pameran Yayoi Kusuma di Singapore beberapa waktu lalu.

  8. Ngiik banget bacanya. Cuma 45 detik? Yakin deh gak puas itu cuma sebentar bangett masss…. Aku gmw dateng ke aitu kalo bentar. Ahahaha… Bakalan misuh2 kayaknya… Senin libur. Aku setuju senin libur. Ahahahaha.. Males banget denger kata senin.

    Jadi inget pas ada pameran lukisan diponegoro di museum nasional… Itu juga sebentar… Dua menit sih seingetku. Untungnya sih gratis… Dan yang antri emang bejubell… Karena blm puas, aku ikut ngantri lagi dong… Tp diakali. Antri di balik pintu.

  9. Mau ke sini gak jadi-jadi. Abis udah keburu crowded banget katanya. Keren ya, mirip-mirip pameran seni di Singapore tahun lalu yang dibikin seniman Jepang. #LupaNamanya

Comments are closed.