Hello TemenAip ! Apa Kabar ? Kalau saya kabar baik, karena diajakin lagi sama Pak Menteri Imam Nahrawi dan Kemenpora buat ikutan Tour De Pelatnas Part 2. Kali ini saya , para blogger, influencer, Youtuber dan awak media jalan-jalan ke dua Pelatnas Asian Games cabang olahraga yaitu Pencak Silat dan Bulu Tangkis. Senang banget bisa ikutan karena dua cabang olahraga ini adalah dua cabang harapan kita untuk meraih medali emas. Target Asian Games 2018 ini adalah masuk 10 besar , harapannya dari cabang paralayang, jetski, bridge, pencak silat, dayung, bulu tangkis, wushu, angkat besi, panjat tebing dan taekwondo.

Berkumpul di Kantor Kemenpora di kawasan Senayan, rombongan hore pun berangkat menuju kawasan Taman Mini Indonesia Indah.  Sama seperti Tour De Pelatnas edisi pertama, Pak Imam Nahrawi menjadi tour guide-nya , jalan-jalan berfaedah kali ini. Di Taman Mini kami mengunjungi Pelatnas Pencak Silat Asian Games 2018. Perasaan gedungnya familiar deh, setelah diingat, pernah beberapa kali kesini untuk undangan resepsi pernikahan. Disambut dengan acara konferensi pers, sempat juga melihat duet pesilat Prima dan Puspa mendemonstrasikan beberapa jurus andalan mereka pada penonton. Keren banget lho. Bertenaga dan yakin banget gerakannya.

Kami lalu mengunjungi Padepokan Silat Pelatnas Asian Games yang luasnya mencapai 5,3 hektar. Gelanggang Utamanya seluas 40 x 60 meter persegi dan memiliki 2529 kursi penonton. Arena pertandingannya sudah direnovasi, sambil dipercantik disana sini. Di tengah ada beberapa atlet Pencak Silat sedang berlatih. Laki-laki dan perempuan. Ada yang perorangan, ada yang grup.  Ada yang tangan kosong, ada yang pakai tongkat dan dan Celurit (iya Clurit Maduraaa) ! Aneka jurus silat diperlihatkan. Ada tendangan maut ( maaf ga paham istilahnya ) , guntingan, pukulan dan loncatan yang bikin hati berdebar melihatnya.

Tahukah #TemenAip kalau cabang olahraga Pencak Silat baru dipertandingkan di Asian Games 2018 ? Jadi memang perjuangan tersendiri memasukkan Pencak Silat ke Asian Games, hingga akhirnya Kirain udah lama kaan ? Di Asian Games kali ini akan diperebutkan 16 medali emas, 10 di nomor tarung dan 6 di nomor seni. Nomor yang diunggulkan adalah Tunggal Putra, Tunggal Putri, Ganda Putra, Ganda Putri dan Putri Kelas Tanding.

Dalam pertandingan Pencak Silat, terdapat 5 juri dalam setiap pertandingan. Kalau di nomor tarung juri duduk semeja , di nomor tarung mereka akan duduk di setiap sudut arena. Ada seorang wasit yang berada di tengah pertandingan.

sumber foto kemenpora

Negara-negara lain peserta Asian Games seperti Thailand, Laos, India dan Iran secara khusus mendatangkan atletnya  ke Indonesia untuk training camp.

Fakta menarik lainnya adalah Bahasa Indonesia merupakan Bahasa resmi pertandingan pencak silat. istilah “banting” , “pukul” , “tendang”, “gunting” tidak boleh digantikan dengan bahasa lain seperti kick, hit, apalagi smashed ! Jadi atlet dari negara manapun akan pakai Bahasa Indonesia untuk smeua istilah Pencak Silat. Begitu pula dengan bunyi Gong yang tidak bisa digantikan oleh peluit, bel atau sirine. Wajib pakai gong kalau buat silat.

Kita lihat yuk suasana latihan Atlet Pencak Silat  Pelatnas Asian Games

Dari Pelatnas Pencak Silat, Tour De Pelatnas beranjak ke PBSI Cipayung untuk melihat latihan para atlet bulu tangkis kita. Disini ada 21 lapangan bulu tangkis untuk latihan. Ada lima nomer  yang akan dipertandingkan di Asian Games 2018 yaitu : Tunggal Putra, Tunggal Putri, Ganda Putra, Ganda Putri, Ganda Campuran , Regu Putra dan Regu Putri.

Kedatangan kami disambut oleh Alex Tirta (Wakil Ketua Umum I/Ketua Harian PP PBSI), Achmad Budiharto (Sekretaris Jenderal PP PBSI), serta Susy Susanti dan Alan Budikusuma.

Pas kami datang yang sedang latihan adalah Ganda Putri dan Ganda Campuran. Beda ya kalau liat pemain pelatnas bermain. Serius banget. Maklum biasa nonton bapak-bapak main badminton di GOR. hahahahaa.

sumber kemenpora

Di Cipayung ada latihan untuk Pemain Utama dan Pemain Pratama. Pemain Utama itu adalah pemain seperti Liliana Natsir dan Tontowi , Kevin dan Gideon yang sudah biasa bertanding di pertandingan besar, sementara pemain pertama adalah pemain pelapis yang akan meneruskan para seniornya nanti. Sebagai info, ganda putra Kevin Sanjaya dan Marcus Gideon dan ganda campuran Tontowi Yahya dan Liliyana Natsir baru saja menjuarai Indonesia Open tanggal 8 Juli 2018 yang lalu. Ini adalah pertandingan terakhir buat Liliyana Natsir, karena setelah Asian Games, dia akan pensiun dari dunia bulu tangkis.

Target dari KONI sendiri sebanyak 1 Medali Emas dari Nomor Ganda Campuran, sementara PBSI menargetkan 2 medali Emas. Pertandingan Bulu tangkis Asian Games sendiri sudah berasa Olimpiade, kenapa ? Karena peta kekuatan olahraga ini berputar di Asia. Pastinya bakal epic !! Kebayang para pesaing kita dari China, Korea , Malaysia, India dl akan mati-matian bertanding untuk mendapatkan medali emas Asian Games yangbergengsi. Semoga Atlet Bulu tangkis kita bisa berprestasi secara maksimal yaa !

Yang seru lagi di Tour De Pelatnas kali ini adalah menonton pertandingan persahabatan antara pemain pelatnas Rinov Rivaldy/Renaldi Samosir melawan Ganda Dadakan Pak Imam Nahrawi dan Anindya Kusuma Putri ( Putri Indonesia 2015). Permainan berlangsung seru. gak nyangka Pak Menteri bisa merepotkan permainan anak pelatnas dengan dropshot dan lob andalannya. Anindya juga mainnya bagus, smash dan taktik permainannya cukup gemilang. Dan kalau Putri Indonesia berolahraga , lari dan loncat aja kelihatannya cantik. hehehe. Akhirnya Rinov dan Rinaldi memenangkan pertandingan dengan skor yang cukup tipis.

Salah satu highlight Tour De Pelatnas Part 2 adalah berjumpa dengan pahlawan-pahlawan masa kecil Saya Susy Susanti ( Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI )  dan Alan Budi Kusuma (Subid Sponsorship). Mereka adalah dua atlet Indonesia Indonesia yang menembus batas dengan meraih medali Emas Olimpiade pertama bagi Indonesia. @susysusantiofficial dan @alanbudikusumaofficial (follow instagram mereka ya klik aja ) adalah Legenda Bulutangkis Nasional bersama Rudi Hartono, Lim Swie King, Christian Hadinata, dll. Sekarang mereka bersama-sama ada dalam kepengurusan PBSI menyiapkan Atlet Bulu tangkis kita menghadapi Asian Games 2018.

Tour De Pelatnas ini memberi kesempatan saya dan tema-teman untuk melihat para atlet Pelatnas Indonesia berlatih dengan semangat dan pantang menyerah. Jadi terharu deh, semangat banget. Semoga bisa berprestasi secara maksimal !! Mau ngajakin #Temenaip,  Yuk dukung terus Asian Games 2018, event olahraga kebanggaan Kita ! Banyak caranya, jadi suporter yang baik, kita beri semangat para pemain kita secara langsung, bisa juga kita selalu sebarkan pemberitaan positif soal Asian Games, bantu doa, dan banyak lagi.

Semoga bisa berprestasi maksimal baik di bidang prestasi juga di bidang penyelenggaraan.

Kalau tertarik beli tiket semua cabang olahraga Asian Games termasuk Opening dan Closing Ceremony-nya bisa di klik disini ! Cek juga update Asian Games , juga di portal resmi Kemenpora.

 

 

6 comments

  1. Mbak Susi cantik banget,,,

    Seru ya bisa jadi saksi gegap-gempita Asian Games. Semoga rakyat Indonesia di Seluruh Indonesia juga merasakan euforia Asian Games.

    Btw,, aku baru tahu kalo pencak silat baru pertama kali masuk Asian Games dan kata-kata dalam pencak silat adalah bahasa Indonesia. Keren.

Leave a Reply