Hello TemenAip ! Apa Kabar ? Pernah dengar acara Ngopi Baeng KAI ? Kalau liat Instastory #Aiptrip beberapa hari lalu, pasti kaget deh, itu kenapa naik kereta api terus, terus bagi-bagi kopi terus ? Nah itu merupakan sebuah event seru yang melibatkan Ariefpokto.com , Ngopi Bareng KAI 2 yang diadakan dalam rangka Hari jadi PT KAI yang ke 73 bekerja sama dengan Komunitas Kopi Indonesia dan PT Reska Multi Usaha.

Ngopi Bareng KAI 2

Beberapa orang blogger dan vlogger diajak buat mendokumentasikan acara ini. Karena acaranya bersifat masif, bayangkan diadakan di 12 Kota, 15 Stasiun , di atas 40 kereta berbagai tujuan oleh 200 orang barista. Jadi para pengusaha kopi yang tergabung dalam Komunitas Kopi Nusantara menampilkan produk terbaiknya di dalam stand-stand yang disediakan di stasiun-stasiun yang terpilih, yaitu Stasiun Gambir, Pasar Senen, Bandung, Cirebon, Tegal, Purwokerto, Semarang Tawang, Semarang Poncol, Solo Balapan, Yogyakarta, Surabaya Gubeng, Surabaya Pasar Turi, Madiun, Malang, dan Jember. Event ini mendapatkan  apresiasi dari Museum Rekor Indonesia dengan predikat sebagai “Pemrakarsa dan Penyelenggaraan Pembagian Kopi Terbanyak di Kereta Api dan Stasiun”  Museum Rekor Indonesia menyerahkan piagam penghargaan kepada KAI di kawasan Pintu Selatan Stasiun Tugu Yogyakarta .


Mengutip dari siaran pers PT KAI , Untuk menyuguhkan kopi gratis di stasiun dan kereta api, KAI merangkul 200 barista lokal profesional yang akan meramu dan menyuguhkan kopi gratis kepada para pecinta kopi di stasiun dan di kereta api jarak jauh dan menengah. Masyarakat dan pengguna jasa KA yang ingin mendapatkan kopi gratis ini cukup menunjukkan aplikasi KAI Access yang sudah terinstal dan terdaftar di ponselnya kepada petugas di area festival di stasiun dan di kereta api.

Ngopi Bareng KAI #2 ini, KAI melibatkan 72 petani kopi dengan luas ladang 8.492 hektar yang tersebar di tujuh provinsi di Jawa-Sumatera, yakni Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, dan Lampung. Tak hanya petani, untuk pemrosesan selanjutnya, roastery, KAI melibatkan 40 roastry dari ketujuh provinsi tersebut untuk menciptakan karakter rasa pada kopi yang diseduh oleh barista. Jumlah ini meningkat daripada kegiatan perdana yang melibatkan 29 roastery.

Selain menghadirkan kopi untuk minuman konsumsi baik berupa biji mentah maupun yang siap tersaji, KAI juga mengajak para petani/produsen kopi dan pelaku industri kreatif di sektor kopi untuk memperkenalkan produknya pada acara Ngopi Bareng KAI #2. Produk-produk yang ditawarkan antara lain green bean, roast bean, kopi bubuk, cold brew, alat untuk meracik kopi, menyangrai kopi hingga aksesoris berbahan bijih kopi. Sebanyak 20 pelaku  industri kreatif di sektor kopi dari beberapa daerah dilibatkan dalam kegiatan tersebut. Jumlah ini meningkat dari gelaran awal yang hanya melibatkan sembilan peserta industri kreatif kopi. Industri kreatif kopi memberikan solusi kepada petani yang gagal panen atau kopi hasil panennya tidak dapat dikonsumsi untuk dijadikan aksesoris, parfum mobil dan lainnya.

Suasana Ngopi Bareng KAI 2 di Stasiun Pasar Senen

Pas pembagian tugas di kereta mana, sempet deg-degan juga. Dikirim kemana ya sama PT KAI ? Ternyata kebagian Kereta Api Jayakarta Premium dong ! Jurusan Pasar Senen ke Stasiun Gubeng ! Suatu kejutan karena sebelumnya pas ke Jember dapat kereta api yang sama. Yang seru dari kereta ini adalah kelasnya yang ekonomi tapi rasanya premium !! Kami akan berangkat membagikan Kopi dalam rangka Ngopi bareng KAI 2 pada tanggal 10 September 2018 !

Zul, Wahyu dan Ariefpokto



Sebelum berangkat, saya bergabung dengan Zulherman Syahputra dari Starcorners dan Wahyu Budiono dari Starmax Nusantara yang berperan sebagai Barista. Suasana di Stasiun Pasar Senen cukup ramai karena adanya gelaran Ngopi Bareng KAI 2. Ada booth para pengusaha kopi yang membagikan kopi secara gratis pada para penumpang kereta dan masyarakat umum yang menunjukan aplikasi KAI Access mereka. Sempat  nyobain beberapa varian kopi baru disana. Tapi yang menarik adalah seduhan Fine Robusta Hambalang yang disajikan Papacul. Rasa pahitnya unik, baru saya mencobanya.

Fine Robusta Hambalang

Pada pukul 13:20 , Jayakarta Premium berangkat dari Stasiun Pasar Senen. Zul dan Wahyu pun langsung bergerak menyiapkan puluhan cup Kopi andlaan mereka untuk dibagikan kepada penumpang Kali ini mereka menyeduh Kopi Arabica Gayo. Yang rasanya cenderung asam, khas kopi Arabica yang tumbuh di dataran tinggi.  Gerbong demi gerbong dilewati untuk membagikan kopi. Banyak yang bersedia , tapi ada pula yang menolak. Para Barista juga memberikan edukasi soal kopi arabica yang memang lebih baik diminum tanpa gula, karena akan menghilangkan esensi Arabica-nya. Dibandingan dengan Kopi Robusta yang memang cenderung pahit. Selain para penumpang, para petugas KAI pun turut menikmti sajian kopi istimewa kali ini. Pemandangan jalur selatan dan utara yang indah menambah kenikmatan minum kopi di atas kereta

Ada hal menarik dalam perjalanan kali ini. Susah sekali menyeduh kopi karena kereta terkadang bergetar mengikuti alur rel. Para barista harus bekerja dengan hati-hati karena memakai air panas. Awalnya membawa kopi pun memakai baki , tapi para prami Jayakarta premium berbaik hati meminjamkan Cart yang tidak mereaka pakai untuk kami pergunakan memabgi-bagikan kopi. Membawa cart pun tidak mudah di atas kereta yang sedang berjalan. Karena kalau lagi belok, kita harus memegang cart dengan kuat supaya tidak tumpah kopi-nya.

Bawa baki berisi Kopi goyang-goyang

Kota demi kota terlewati, begitu pula dengan gerbong -gerbong dimana kami membagikan kopi. Akhirnya diputsukan membuka lapak di Restorka. Satu meja disulap jadi kedai kopi dadakan. Penumpang bisa minta kopi gratis kapan saja, sambil ngobrol santai soal kopi. Aroma Kopi yang wangi menghiasi Restorka sehingga suasana Kedai Kopi langsung terasa disana. Dzul dan Wahyu pun berbagi informasi soal kopi kepada penumpang dan awak Jayakarta Premium.

Ngopi Bareng Kondektur dan Polsuska

Tak terasa, sampai juga di Stasiun Gubeng. 14 jam perjalanan ini berbeda sekali dibanding pas Jember kemaren. Seru, jadi banyak ketemu dan ngobrol sama orang. Total satu setengah Kilogram Kopi Arabica  Gayo  sukses diseduh dan dibagikan kepada para penumpang Jayakarta Premium.


Ngopi Bareng KAI 2 di Stasiun Gubeng

Pada pukul 10.00 Stasiun Gubeng sudah ramai. Event Ngopi Bareng KAI 2 juga sudah dimulai. Saya menunjukan Aplikasi KAI Access untuk mendapatkan kopi gratisan. Lumayan dapat Kopi Wamena Baliem dari Papua. Jauh ya.

Rasanya sedap sekali. Para pengunjung  dan penumpang lain pun bisa mendapatkan Kopi gratis. Selain itu bisa juga membeli aneka produk kopi yang dipamerkan. Suasananya guyub sekali. Orang berbincang  tentang kopi dengan semangat.

Suasana Ngopi Bareng KAI 2 di Stasiun Gubeng Surabaya

Ariefpokto.com sempat berbincang dengan Bapak Teguh Triyono, Senior Manager Angkutan Penumpang PT KAI DAOP 8. Beliau bercerita kalau hubungan PT KAI dan Kopi sebagai salah satu unsur daya tarik pariwisata saling terkait dan mendukung.  Semoga dengan acara Ngopi Bareng KAI 2 ini, masyarakat menjadi semakin cinta dengan PT KAI dan Kopi. Masyarakat juga diharapkan menggunakan aplikasi KAI Access supaya lebih mudah menimati pelayanan PT KAI, lewat smartphone, kita bisa memesan tiket, boarding kereta api. Praktis sekali.

Ngopi Bareng Pak Teguh

Pada tanggal 11 September 2018, di Hari kedua Ngopi Bareng KAI 2, Pada pukul 15.00 , bersama Jayakarta Premium Kami berangkat ke Stasiun Senen buat bagi-bagi kopi kepada penumpang. Kali ini yang dibagikan adalah Kopi Robusta Dampit.


Berdasarkan pengalaman dari Pasar Senen ke Stasiun Gubeng sebelumnya , barista makin paham dengan ritme pembagian kopi. Dan kaena jenis kopinya robusta ,banyak penumpang meminta gula. Bisa dimaklumi karena budaya kita meminum kopi dengan gula sulit untuk ditinggalkan. Antusiasme penumpang cukup tinggi mendapat kopi gratis. Walaupun penumpangnya tidak seramai hari sebelumnya.

 Silakan ditonton Vlog Ngopi Bareng KAI 2 perjalanan dari Stasiun  PasarSenen – Stasiun Gubeng – Stasiun Pasar Senen

Sama seperti sebelumnya Kami membuka lapak di Restorka. Banyak penumpang mampir untuk mendapatkan Kopi Gratis.

Penumpang Jayakarta Premium Ngopi Bareng di Restorka

Sampai akhirnya tiba juga Kami di Stasiun Senen pada pukul 05:30 pada tanggal 12 September 2018. Total 28 jam perjalanan di atas Jayakarta Premium yang nyaman selesai juga. Gak kerasa sudah selesai juga event ini.

Ternyata sulit mengemudikan Cart di Kereta Api

Salut untuk para Masinis, kondektur, Prama dan Prami, Polsuska , cleaning service yang bertugas di atas kereta. Komitment mereka untuk yang memberikan servis terbaik kepada para penumpang harus diapresiasi ! Tidak mudah loh banyak berdiri, mengerjakan pekerjaan di atas kereta yang sedang melaju kencang !! apalagi pasca turun, badan serasa goyang terus efek Train Leg. Tapi mereka tetap semangat bekerja. Salut juga buat Zul dan Wisnu , para barista kita yang bersemangat menyeduh, mengantarkan dan juga mengenalkan Kopi Indonesia.

Prami Egi & Prami Via yang baik hati

Terima kasih juga pada PT KAI bersama PT Reska Multi Usaha dan Komunitas Kopi Nusantara yang mewujudkan event ini, semoga Kopi Indonesia  semakin dicintai, dan industrinya makin meningkat untuk mendukung perekonomian bangsa

13 comments

  1. Menarik banget kegiatan bagi-bagi kopi di dalam gerbong kereta api begini, Aip.Tantangannya beda ya, karena sepanjang perjalanan pasti keretanya bergoyang terus. Dan wow sekali karena sejauh itu rute yang ditempuh.

    1. Iya Kak. Salut ama baristanya juga sih. Pada jagoan. Aku bagian khawatir hahaha. Lupa nyatat jarak tempuh. Karena Jayakarta Premium ini unik. Jaraknya lebih jauh daripada Kereta ke SBY lain. Dia lewat jalur pantura, Lalu ke tengah Dan Lalu lewat selatan

  2. Salut sama baristanya, ngeracik kopi di kereta sambil goyang2. Aku nyobain donk Kang Aip dan ucrat acret pas bikinnya hahaha

    Pokoe keren nih KAI, bareng komunitas kopi nusantara, semoga kopi indonesiaaa, menduniaaa

    1. Saya juga nyobain, lumayan deg-degan karena berhubungan sama air panas kaan ! Baristanya cukup tabah menjalankan tugasnya, hehehe. Salut sama PT KAI bisa mengadakan event seperti ini. semoga berkelanjutan

  3. Seru banget ya kak! Bisa dibayangkan bagi2 kopinya gimana ‘seru’nya ketika kereta lagi getar2. Haha..well-done! Hope this activity can be done not only once, to promote our local’s coffee!

Leave a Reply