Hello TemenAip ! Apa Kabar ? Setiap #Aiptrip kemana-mana di Indonesia, seringkali melihat pemandangan alam yang indah, lezatnya kuliner, kebudayaan yang beraneka ragam, dan orang-orang Indonesia yang ramah.

Senang rasanya berjumpa dengan banyak orang dari latar belakang budaya dalam setiap perjalanan. Tapi kadang suka sedih juga saat banyak dari mereka tidak mendapatkan kesempatan seperti kita. Salahnya satu adalah kesempatan bersekolah. Ternyata masih banyak anak-anak di negeri ini yang tidak mendapatkan kesempatan bersekolah, biasanya karena faktor biaya. Ada yang hanya lulusan SD, SMP dan tidak bisa meneruskan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Oleh karena itu , Pemerintah kita meluncurkan Program Indonesia Pintar atau PIP dari Kemendikbud.


PIP adalah pemberian bantuan tunai pendidikan kepada anak usia sekolah antara 6 sampai 21 tahun yang berasal dari keluarga tidak mampu melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP). 

Jadi bisa dipakai untuk pendidikan dari tingkat paling rendah ke tingkat yang lebih tinggi.

PIP dibuat untuk mencegah anak Indonesia putus sekolah. Diharapkan program ini dapat meringankan biaya personal pendidikan siswa seperti untuk membeli buku dan alat tulis, membeli pakaian seragam dan perlengkapan sekolah, uang saku dan lain-lain. 

SD di Torosiaje



Untuk TemenAip yang belum mendapatkan Kartu Indonesia Pintar, segera daftar dengan persyaratan membawa Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) orang tua ke lembaga pendidikan kamu bersekolah. orang tuanya dapat meminta Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari RT/RW dan Kelurahan/Desa terlebih dahulu agar dapat melengkapi syarat pendaftaran.

Sampai dengan hari ini Kemendikbud telah menyalurkan dana PIP kepada 16,8 juta siswa, dan sudah bisa diambil di tabungan masing-masing. Penerima PIP seluruh jenjang (SD,SMP,SMA dan SMK) sudah bisa mengambil dana melalui tabungan masing-masing.

Tujuan dari program ini adalah untuk membantu biaya personal pendidikan bagi peserta didik miskin atau rentan miskin yang masih terdaftar sebagai peserta didik pada jenjang pendidikan dasar dan menengah. Biaya personal pendidikan dimaksud meliputi:

  1. Membeli buku dan alat tulis;
  2. Membeli pakaian seragam sekolah/praktik dan perlengkapan sekolah (sepatu, tas, atau sejenisnya);
  3. Membiayai transportasi peserta didik ke sekolah;
  4. Uang saku peserta didik;
  5. Biaya kursus/les tambahan bagi peserta didik pendidikan formal; atau
  6. Biaya praktik tambahan dan biaya magang/penempatan kerja.

Ketentuan Program Indonesia Pintar

(1)  PIP diperuntukkan bagi Peserta Didik yang ditetapkan sebagai penerima KIP.

(2)  Peserta Didik penerima KIP sebagaimana dimaksud pada ayat (1) merupakan Peserta Didik yang berasal dari keluarga miskin atau rentan miskin yang tercantum pada:

  1. data Pemutakhiran Basis Data Terpadu (PBDT)/Program Keluarga Harapan (PKH)/Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang dikeluarkan oleh menteri yang menyelenggarakan urusan sosial; dan/atau
  2. data sejenis lainnya yang bersumber dari usulan satuan pendidikan.

(3) Peserta Didik penerima KIP yang tercantum dalam data sejenis lainnya yang berasal dari usulan satuan pendidikan sebagaimana dimaksud pada ayat (3) huruf b diprioritas bagi:

  1. Peserta Didik yang berstatus yatim dan/atau piatu termasuk yang berada di panti sosial atau panti asuhan;
  2. Peserta Didik berkebutuhan khusus pada sekolah reguler;
  3. Peserta Didik yang orang tua/walinya sedang berstatus narapidana di lembaga pemasyarakatan;
  4. Peserta Didik yang berstatus sebagai tersangka atau narapidana di rumah tahanan atau lembaga pemasyarakatan;
  5. Peserta Didik yang terkena dampak bencana alam;
  6. Peserta Didik korban musibah di daerah konflik; atau
  7. Peserta Didik Paket A, B, dan C pada Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).

Ingin tahu lebih banyak silakan klik http://indonesiapintar.kemdikbud.go.id

Pengaduan Program Indonesia Pintar

Apabila ada kesulitan, atau kecurangan dalam Program Indonesia Pintar ini, kita bisa membuat Pengaduan, sebagai salah satu peran aktif dalam memantau program ini , silakan hubungi

Unit Pengaduan Masyarakat (UPM) Direktorat Pembinaan SD :
Telepon : 021 5725 638
HP : 0822 989 73 998, 0822 989 73 995, 0813 166 33 646, 0856 046 18 473, 0812 193 33 995,
0895 0711 3912 dan 0813 1070 5645
Email : pipsd@kemdikbud.go.id

Pengaduan Tertulis :
Direktur Pembinaan Sekolah Dasar
Up : Kasubdit Peserta Didik
Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar
Kompleks Kemdikbud, Gedung E Lantai 17
Jl jendral Sudirman – Senayan, Jakarta Pusat


Nah semoga program Indonesia Pintar ini bisa berjalan lancar supaya, semua Anak Indonesia mendapatkan kesempatan belajar sebaik-baiknya. Dan Se-Indonesia pintar dengan Kartu Indonesia Pintar . Dari Sabang sampai Merauke, dari Sangihe sampai Talaud. Di Kota besar, di Kota kecil, di desa, di gunung, di pinggir pantai dimanapun itu selama warga negara Indonesia dan memenuhi syarat dari PIP ini

2 comments

Leave a Reply