Foto by Travellingwithjuan

Hello TemenAip ! Apa Kabar ? Kali ini mau sharing keseruan pas #aiptrip jalan-jalan sama beberapa teman sesama Travel Blogger ke Kota Bogor. Karena temen Kita, Sigit yang sudah menetap di Bali lagi mudik , pengen jalan bareng, kemana gitu. Nah setelah dibahas, yang dekat, seru, pergilah kita Seharian Main Di Bogor ! Bersama team Short Escape yang dulu barengan ke Situ Gunung janjian lah kita di Bogor. Pesertanya adalah Irene, Mardiah, Sigit, Juan, Ika & Andrew.

Berangkat Naik Commuter Line

Salah satu transportasi umum andalan ke Bogor adalah naik Commuter Line ! alias KRL. Naik ini yang pasti bebas macet , relatif cepat dan nyaman. Kami pergi Hari Selasa jam 09.09 dari Stasiun Manggarai, jadi berlawanan arah dengan arus penumpang ramai dari Bogor. Janjiannya jam 10 di Stasiun Bogor soalnya bareng temen lain. Perjalanan relatif lancar tanpa ada masalah , cuman pas sampai Bogor cuacanya agak hangat ya, sampai lepas jaket. Kirain kan dingin yaa.

Makan Mie Ayam di Yung Bangka Es

Tujuan pertama kali ini adalah mengisi perut, karena Kami lapaar ! Turissendaljepit.com menyarankan Kami makan di Yung Bangka Es, di jalan Sudirman no 15 A Bogor.

Restorannya agak jadul, tapi memang sudah menjadi langganan banyak orang Bogor katanya. Disini selain menjual Mie Ayam, juga menjual aneka masakan lain seperti Nasi Goreng , Mie Goreng, dan juga aneka macam Es. Tapi perhatian Saya langsung tertuju dengan Jus Kemang ! Apapula itu kan ? tahunya Kemang itu nama daerah di Jakarta. Akhirnya Saya pesan Mie Ayam Komplit dengan seporsi Jus Kemang.

Mie Ayamnya sedap, modelnya seperti Mie Yamin asin yang biasa saya makan di Tasik, tapi cacahan daging ayamnya dibumbui, jadi lebih gurih. Kuahnya juga sedap, ga enek. Baksonya teksturnya kenyal, terasa dagingnya. Bakso baguslah. Bakso tahunya juga sedap, pangsitnya mulus. Permasalahannya, porsinya kebanyakan. Saya aja yang gembul kekenyangan. Mie Komplit seperti ini harganya Rp.30.000 , sepadan lah harga dengan rasa dan porsinya. Cuman kepikiran apa bisa pesan setengah ya ?

Kemang
jus Kemang , photo by Pinktravelogue

Untung ada Jus Kemang. Pas datang, wujudnya persis seperti Jus Sirsak. Kekentalan cairannya juga. Pas diminum kaget, karena rasanya mirip sirsak, tapi ada aroma nangkanya. Beneran mengejutkan Buah Kemang ini. Buahnya mirip mangga, dengan warna kulit seperti kentang, tapi rasanya seperti sirsak dengan aroma nangka. Unik banget. Hanya saya temukan di Bogor saja. Jus Kemang dibandrol Rp.18.000. TemenAip mesti pada nyobain deh..

Bogor Permai

Kalau di Bandung ada Braga Permai, PT Rasa, nah di Bogor ada Bogor Permai. Disini dijual aneka roti klasik, penganan dan juga perasmanan makan siang yang cukup komplit.

Roti Gepeng , photo by Pinktravelogue.com

Tempat ini juga cukup legendaris. Sempat bingung mau beli apa, akhirnya beli Roti Coklat Gepeng dan Manisan Buah Pala. Rotinya enak , empuk, dan terasa fresh karena ga pakai pengawet. Coklatnya berlimpah. Tapi agak sedikit terlalu manis buat seleraku. Harganya Rp.7500 kalau gak salah. Sempat pesan Honey Lemon hangat, karena lagi batuk dan tenggorokan gatel banget. Lumayan bisa sedikit meredakan.

Main Di Depan Kebun Raya Bogor

Lho kok judulnya gitu ? Kenapa gak masuk ke dalam ? Jadi gini, awalnya Kita kepengen nonton, eh melihat bunga Amorphophallus titanum , Bunga bangkai yang kabarnya mekar di Kebun Raya Bogor. Tapi sayang ternyata bunga itu sudah layu beberapa hari sebelumnya. Akhirnya kita memutuskan tidak jadi masuk Kebun Raya, tapi foto-foto di depan pintu masuknya aja udah bikin happy.

Kawasan Pecinan Suryakencana

Di seberang Kebun Raya Bogor ada sebuah gerbang merah besar bertuliskan Lawang Suryakencana, Ya itulah jalan masuk ke kawasan Pecinan Surya Kencana yang terkenal itu.

Foto by TravellingwithJuan pakai Iphone Boba Mardiah

Sekarang kawasan ini sudah lebih tertata rapi, walaupun ada pasar tradisonalnya. Trotoarnya lebih nyaman bagi para pejalan kaki. Suasana imlek sangat terasa dengan deretan lampion merah yang digantung di sepanjang jalan.

Ada banyak toko jadul yang masih berjualan disana. Ada banyak cafe kekinian, supermarket jadul, sampai beberapa bangunan cagar budaya yang masih dipelihara dengan baik.

Tujuan kita kesini bukan hanya kulineran , tapi kepengen datang ke Pulo Geulis.

Apaaah ?? Di Bogor ada Pulauuu ???

Pulo Geulis

Baru tahu di Bogor ada Pulau ! Bikin penasaran kan ?

Pulo Geulis tidak pernah Saya dengar sebelumnya, makanya penasaran pergi kesini. Lokasinya ada di pemukiman padat Kelurahan Babakan Pasar Kecamatan Bogor Tengah. jadi kita mesti masuk gang, tanya sana sini, tapi orang-orang baik kok, nunjukin jalannya.

Mari kita runut sejarahnya dulu, Jadi tahun 1482, berdirilah Kerjaan Padjadjaran. Saat Munndinglaya menyusuri sungai Ciliwung , beliau menemukan Pulau yang diyakini sebagai Pulo Geulis sekarang. Letaknya ada di tengah Sungai Ciliwung. Sebuah Delta dengan luas 3,5 hektar.

Pulau ini lalu dibuat sebuah tempat peristirahatan keluarga kerajaan dan diberi nama Parakan Baranang Siang. Lalu antara tahun 1579 – 1687, Kerajaan Padjadjaran runtuh diserang Kerajaan Cirebon dan Banten, lalu pulau ini menjadi hutan belantara. Pada tahun 1703-1704 lalu ditemukan kembali oleh Abraham Van Riebeck, saat ekspedisi mencari jejak peninggalan kerajaan Padjadjaran dan kerajaan Sunda lainnya. Kemudian Pulau ini dinamakan Pulo Geulis, yang sejak dahulu dihuni oleh suku Sunda dan Tionghoa.

Jalan menuju Pulo Geulis photo by Mardiaheyyy
Jembatan Pelangi di Pulo Geulis

Vihara Phan Ko Bio

Di Pulo Geulis ada sebuah Vihara bernama Phan Ko Bio atau Vihara Maha Brahma. Lokasinya ada di dalam kawasan padat penduduk. Vihara ini digunakan sebagai tempat peribadatan warga Tionghoa yang menganut aliran Tao, khonghucu dan Buddha. Uniknya, didalam Vihara ini juga ada sebuah musholla tempat shalat umat muslim.

Selain itu di dalamnya terdapat situs purbakala yang berasal dari zaman megalitikum seperti Batu Menhir juga peninggalan dari zaman klasik seperti makam. patung dari batu, dsb.

Saat Kami sampai, Vihara sedang sibuk karena ada bersih-bersih menjelang Imlek. Tapi seorang Bapak, dengan baik hati mempersilahkan masuk, lalu mengantar dan menjelaskan soal Vihara ini beserta isinya.

Selesai tour, Kami malah ditawari makan Sotomie Bogor. Awalnya gak enak , tapi akhirnya jadi enak. Modelnya sistem perasmanan, jadi kami bebas assembling Sotomie sendiri. Hehehe. Rasanya segar banget karena pakai jeruk nipis dan terasa asam jawanya. aneka isiannya komplit dari sayuran, risol, mie , soun dan daging sapi. Beneran rejeki nomplok kan.

Soto Mie Vihara , photo by Pinktravelogue

Rasanya segar banget, aneka isiannya komplit dari sayuran, risol, mie , soun dan daging sapi. Beneran rejeki nomplok kan.

ohiya TemenAip, kalau berkunjung ke Vihara jaga kelakuan ya, itu tempat ibadah, pakailah pakaian yang pantas. Kita harus menghormati tempat ibadah. Jangan sampai mengganggu proses ibadah, apalagi sampai merusak.

Es Buah Pak Ujang

Nah dulu pernah ke tempat ini sebenarnya , dimana Pak Ujang sendiri menjual aneka Es Buah , Jus dan temen-temennya. Tapi kali ini mampir buat mencicipi Es Buah Pala. Irisan Buah Pala , diberi larutan gula dan es yang banyak.

Seger banget, rasa pedas khas buah Pala bercampur manisnya gula dalam nuansa dingin bener-bener menghibur lidah ! tidak bosan rasanya. Harganya Rp.7000 saja, begitu pula dengan aneka jus dan minuman lainnya. Mau balik lagi lagi deh ke Es Pak Ujang ini. Sebenarnya di sekitar sini masih banyak tempat kuliner lain, seperti martabak, asinan Jagung bakar, soto kuning dll. Tapi karena udah kenyang, ga dikunnjungi deh, biar aja biar jadi alasan balik lagi kan.

Teras Salak Mall BTM

Di BTM Mall ternyata ada satu atraksi pariwisata baru. Yaitu Teras Salak. ini adalah sebuah tempat khusus memandang ke arah Gunung Salak.

Pinktravelogue di Teras Salak

Teras Salak berlokasi di Food Court lantai 3 BTM Mall. Mall ini bekerjasama dengan Dinas Pariwisata & Kebudayaan Bogor menghadirkan spot ini. Bagus sih, Pandangan Kita dari sudut pandang yang sama-sama tinggi membuat pemandangan jadi lebih wah dan luas.

Sayang sore itu, Gunung Salak tidak bisa terlihat sampai puncak karena kabutnya sedang tebal sekali. Tapi cukup happy bisa melihat dari sudut pandang sini.

Depan Rumah Kapitan

Setelah dari Teras Salak, Kami sempat nongkrong di McDonalds , dan bisa menyimpulkan kalau McD Bogor sama aja kayak McD Jakarta.

Seharian Main Di Bogor ternyata bisa seru kan, bisa melihat sisi lain Bogor yang selama ini tidak pernah saya temui, apalagi seru bareng temen-temen yang hobinya sama. Dan pada jago moto, jadi senang bergantian menjadi photographer dan modelnya. Lumayan kan memperkaya stock feed di instagram.

Dan dalam trip kali ini irit banget karena memakai kendaraan umum

Naik Commuter Line Rp.12.000 bolak balik Jakarta Bogor

Naik Grab ber 6 Rp.40.000 Stasiun ke Bogor Permai , Bogor Permai – Kebun Raya.

Naik angkot Rp.3000 per orang ke Stasiun Bogor

Asyik banget kan jalan-jalan ke Bogor, Saya juga ngajak TemenAip buat mengeksplor tempat wisata di sekitar Kita, karena banyak yang belum Kita kunjungi atau mungkin sejarahnya belum diketahui.

12 comments

  1. menyimpulkan kalau McD Bogor sama aja kayak McD Jakarta <<< NGAKAK btw mas Arif, aku tinggal di kabupaten Bogor aja baru tau ada Pulo Gelis, mau kesana aah kalau ada kesempatannya, thanks ittenerarynya mas 🙂

  2. Aku kalau ke Bogor biasanya Curug tapi menarik juga ya heritage wisata Bogor. Baru tau juga ada area namanya Pulo Geulis
    Btw buah Kemang sendiri aku baru tau dan liat di post ini. Sekilas kaya buah pinang masa kata aku

  3. wuih mantul bener ni jalan-jalannya seharian beneran ya kak. Kalo aku belom tentu kuat wkwkkwk. Btw aku baru tau loh Kemang itu nama buah. Kirain nama daerah doang. Thks for writing thus amazing story ya kak. Jadi banyak tau tentang Bogor

  4. asik banget kalo jalan bareng yg jago motret jadi kece semua foto2nya dan gantian motretinnya 😀
    ini daerah yg sering aku lewatin. tapi belun pernah sengaja wisata gitu. buat belanja doang hehe

  5. Padahal Bogor itu gak jauh dari Jakarta, ya. Tetapi, saya baru tau asiknya menyusuri kota Bogor tuh beberapa tahun belakangan ini. Dari artikel ini aja masih banyak yang belum saya datangi. Jadi, pengen keliling Bogor lagi, ah

Tak Komentar Maka Tak Sayang , Silakan meninggalkan komentar. Mohon maaf, tidak menerima komentar dengan active link

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.