Hello TemenAip ! Apa Kabar ? Mau sharing soal Persiapan Traveling Ke Luar Negeri. Mungkin banyak yang udah ya, tapi bisa juga jadi inspirasi buat yang lain, supaya perjalanannya menyenangkan , lancar dan selalu indah dikenang. Hehehe

Saya juga pernah tulis soal persiapan dan keberangkatan pas ke India disini, siapa tahu bermanfaat ! Acha di klik Acha.. Sukriya

Beberapa hal mendasar yang perlu kita persiapkan sebelum traveling ke luar negeri antara lain adalah

Persiapan Dokumen

OK, ga mungkin kita pergi ke negara lain tanpa dokumen sah ya kan ? Nanti disangka pendatang gelap , bisa repot. Banyak juga dokumen lain yang perlu kita bawa selama berada di luar negeri.

Paspor

Dokumen yang wajib dibawa adalah Paspor. Sebagai tanda pengenal kita Warga negara Indonesia. Kalau ga pegang paspor ya berabe kan. Yang harus diperhatikan soal paspor kita adalah :

  1. Masa Berlaku Paspor , Pastikan Paspor kita masih berlaku pas mau pesan tiket. Maksimal 6 bulan sebelum bepergian. Biar tenang. Kalau kira-kira mau kadaluarsa, sebaiknya perpanjang dulu masa berlakunya. Soalnya ada beberapa negara yang mensyaratkan masa berlaku paspor yang akan datang ke negaranya maksimal 3 bulan sebelum kadaluarsa. Repot kan kalau lagi jalan-jalan Paspornya mati. Kalau ada KBRI atau Konjen RI di negara tujuan sih bisa dibuatkan Paspor atau SPLP. Kalau gak ada. Susah mau pulang kan. Ohiya, kalau mau antri buat Paspor silakan klik Antrian Paspor Online. Sekarang semua serba online, jadi kita ga repot antri di Imigrasi. Tapi mesti sabar dan cekatan, soalnya antriannya juga lumayan laris Kak.
  2. Keamanan Paspor. Duh ini memang terlihat sepele ya. Tapi beberapa orang cenderung ceroboh soal paspornya. Ada yang ketinggalan, ada yang ketumpahan kopi. Atau lagi apes, hilang dicopet atau dirampok (amit-amit deh). Mesti diingat kalau paspor itu dokumen negara guys. Dan jadi bukti identitas kita selama bepergian ke luar negeri. Pastikan selalu aman, jangan sampai hilang atau tertinggal. Seperti KTP ia adalah harta paling berharga selain keluarga. Jangan sampai rusak, karena buatnya susah kan. Ada denda tertentu kalau paspor kita rusak. Pastikan selalu diberi sampul yang mengamankannya. Gak ada salahnya kita investasi beli sampul paspor bagus untuk melindungi paspor kita.
  3. Sekedar Tips, silakan foto Paspor, lho buat apa ? Bisa disimpan di email. Jadi, kalau amit-amit hilang, kita bisa tinggal ambil dari email. Kalau saya juga suka buat fotokopi Paspor, buat jaga-jaga.
  4. Jangan buang paspor lama. Lho kenapa ? suka-suka gue, paspor-paspor gue. Yaelah Bang , sabar. Kenapa Paspor lama kita berguna ? Soalnya di dalamnya ada Visa atau cap imigrasi berbagai negara yang bisa jadi pertimbangan saat kita mengajukan Visa ke sebuah negara.

VISA

Dokumen penting berikutnya adalah VISA ! Visa itu apa sih Kak ? Visa itu semacam izin kita masuk ke sebuah negara tertentu. Ada yang gratis, ada yang bayar. Ada yang ribet, ada yang mudah. Sebagai pemegang Paspor Hijau Indonesia, kita punya kemewahan bisa traveling Bebas Visa ke 82 negara. Yang pasti negara Kawasan ASEAN masuk ya, secara kita punya kerjasamanya. Beberapa negara juga memberikan fasilitas Visa Gratis apabila diajukan secara online seperti Visa India.

Yang berbayar kadang tidak murah, jadi pastikan pendanaan soal visa aman ya. Visa gratis lain bisa didapatkan kalau mau Umroh, tapi tetap harus diajukan dulu. Karena negara penerima kedatangan kan perlu data kita demi keamanannya sendiri. Dalm Visa juga dijelaskan maksud dan tujuan kita datang ke negara itu. Buat traveling, bekerja, bisnis. Karena aturannya beda untuk tiap tujuan. Jangan sampai visa traveing dipakai buat kerja, kalau ketangkep bisa berabe kan. Dideportasi, di blacklist dll.

Tapi mengurus Visa bisa jadi tidak sederhana ketika kita ingin pergi ke Amerika Serikat, Australia, Negara Uni Eropa, dalam hal ini Visa Schengen yang bisa Kita pakai berkunjung ke negara anggota Uni Eropa, dll ,karena memang harus memenuhi persyaratan yang diberikan negara yang bersangkutan.

Visa ditempel di Paspor, jadi pastikan tidak rusak, tidak kena coretan, soalnya itu nyawa kita diterima datang ke negeri orang. Jangan sampai ambyar perjalanan kita dan merepotkan orang lain.

Itinerary atau Rencana Perjalanan

Okay guys, sebelum Kita membeli tiket pesawat dan booking hotel, pastikan kita buat perencanaan perjalanan. Mau ke negara mana, berapa lama, disana mau kemana saja.

Karena otomatis mempengaruhi pemesanan tiket kan. Kalau direncanakan jauh hari biasanya bisa dapat tiket lebih murah, atau dapatkan saat sedang diskon. Juga mempengaruhi persiapan keuangan kita. Kita bisa memperkirakan pengeluaran kita berapa selama di luar negeri.

Itinerary ini juga bisa jadi bahan pertimbangan saat pengajuan visa di atas. Karena fungsinya sebagai rancangan perjalanan. Setelah Itinerary dibuat, kita bisa merencanakan pembelian tiket pesawat , hotel tempat menginap, dll.

Itinerary sebaiknya detail ya TemenAip. Supaya kita ada bayangan jelas mau kemana , terus ada kegiatan apa saja selama disana.

Tiket Pesawat & Hotel

Persiapan penting lainnya pas mau traveling ke luar negeri adalah Booking Tiket Pesawat, Hotel , Transportasi dan juga Tiket Masuk Atraksi.

Zaman sekarang lebih mudah ya, Kita bisa merencanakan perjalanan lebih awal, detail dan juga hemat. Banyak kan situs dan aplikasi penyedia layanan pemesanan tiket pesawat, kereta api , hotel selama kita di luar negeri.

Saat membeli tiket pesawat, pahami dulu peraturan dan juga fasilitas yang kita dapat. Kalau naik full service airlines , enak , kita ga usah repot menghitung bagasi , pesen makan, tinggal duduk manis saja. Tapi kalau beli tiket budget airlines , kita mesti meperhitungakan banyak hal seperti bagasi , berat tentengan, biasanya 7 Kg, makan selama penerbangan, posisi tempat duduk. Dibaca baik-baik ya, karena ada biaya tambahan. Jangan sampai pesawat repot karena tidak tahu hak kita apa saja, mesti beli bagasi lebih dll. Mahal Kak.

Pastikan juga data di paspor sama persis seperti yang tertulis di tiket. Selalu double check saat pesan tiket pesawat. Kita gak mau ada kendala saat traveling karena salah tulis nama walau satu huruf pun.

Sama seperti paspor, saya selalu menyimpan dokumen secara online di Email , foto di HP dan fotokopinya. Takut hilang. Atau Bisa juga simpan Kode booking di Notes. Supaya mudah pas nyarinya. tapi jangan sampai ketahuan orang lain ya.

Hal yang harus diperhatikan saat booking hotel adalah lokasi hotel , kualitasnya, keamanan, dan juga harganya. Jangan sembarangan pesan saat booking hotel. Tinggal googling saja nama hotel, lalu baca juga review hotel tersebut di Google Maps, Trip Advisor atau di aplikasi OTA.

Jangan malas ya, hal seperti ini bisa menentukan kenyamanan selama perjalanan. Pas saya ke India, Saya rasa risetnya udah lumayan, pengen menginap di hotel-hotel tematik. Tapi sempat agak zonk juga , hanya melihat harga miring plus foto-foto instagramable, pesenan hotel yang di Jaipur memang sesuai dengan di foto, tapi kondisinya tidak seindah itu. Terutama lokasinya yang agak jauh dari tempat wisata. Agak ribet aja jadinya. Pastikan juga dapat sarapan atau tidak. Kuncinya di detail. Kalau udah detail segala macamnya, terus dapat yang zonk. Ya nasib. Pastikan juga bookingan hotel dibawa dan diduplikasi ya. Gabungkan dengan dokumen lain di atas supaya mudah dicari.

Soal bookingan transportasi dan tiket masuk ke tempat wisata juga perlu diperhatikan. Supaya jelas, kita mau bepergian naik apa saja selama di luar negeri. Apakah kita mau sewa mobil , apakah mau naik kereta. Sesuaikan dengan itinerary. Begitu pula dengan tiket masuk tempat wisata. Kalau kita berangkat sesuai dengan itinerary banget, kita bisa beli dulu secara online biar murah. Tapi buat penelitian juga dan sesuaikan dengan kondisi perjalanan. Kalau kira-kira santai jalannya, kita bisa beli secara manual, googling aja dulu tiket masuknya. Bikin catatan ya. Supaya gak lupa

Persiapan Mata Uang

Kalau saya , selalu bawa mata uang negara yang akan dituju. Secukupnya. Sebelum berangkat selalu datang ke Money Changer buat tukar uang. Kalau bisa minta pecahan kecil juga ya. Karena pas datang kita bakal perlu buat beli cemilan, kasih tips, naik taxi dan keperluan lain yang tidak perlu uang besar.

Kadang sulit mendapatkan mata uang negara tertentu seperti Rupee India, duh pusing deh nyarinya. Walaupun akhirnya dapat, tapi penuh perjuangan. Kalau sudah begitu bawa Dollar Amerika saja.

Karena Dollar Amerika lebih fleksibel untuk ditukar dimana saja. Waktu ke Thailand kemarin kehabisan Bath, untung masih punya Dollar Amerika buat ditukarkan, jadi jajan jalan terus , Eh.

Simpan di tempat yang rapi ya, jangan sampai kucel atau terlipat. Siapa tahu masih bersisa pas mau ditukar harganya masih bagus. Gak paham deh, kenapa kalau tukar Dollar Amerika di Money Changer kita mesti mulus ga boleh lecek atau kelipet.

Saya juga bawa Kartu Debit berlambang Mastercard dan Visa yang bisa dipakai untuk tarik tunai di ATM negara tujuan. Biasanya saya datang dulu ke bank penerbit kartunya. Kira-kira bisa dipakai tidak di negara tujuan. Aturannya seperti apa, kena potongan berapa dan kursnya berapa kalau

Kartu Kredit adalah pegangan terakhir, Kalau ada apa-apa, kalau bisa sih jangan dipakai. Takut boros. Ya aku sepelit itu. Hahaha. Tapi tergantung penggunanya ya, banyak juga yang pandai memakai Kartu kredit.

RISET NEGARA TUJUAN

Katedral St. Basil

Duh , Capslock jebol. Tapi penting banget ini. Di zaman serba googling ini kita bisa dapat banyak info soal negara tujuan. Bagaimana budaya disana , cuacanya kayak apa, makanannya gimana.

Karena akan berpengaruh dengan pakaian yang kita bawa, apa perlu bawa makanan ? Kalau pergi ke negara tropis, udah kebayang lah ya, kira-kira mirip seperti di Indonesia.

Tapi kalau pergi ke negara 4 musim. Kita mesti cek dulu tempat tujuan kita seperti apa. Contohnya waktu ke Moscow, Summer ceunah. Eh tapi pas malam suhunya 8 C aja. Untung aja tetep bawa sweater, jaket dll. Apalagi ke tempat yang jelas-jelas dingin. Pastikan pakaian kita sesuai ya. Jaket musim dingin beda soalnya sama Jaket yang biasa dipakai di Bandung. Sarung tangan juga mesti yang tebel. Karena kalau bahannya tipis, dingin masih bisa merasuki lewat kainnya. Gak nyaman kan.

Pas ke India juga bayangannya panas kan. Lihat dulu di internet eh, pas Januari-Februari musim dingin dong. Pas di hotel jam 4 subuh, 8C lagi, pas subuh bisa 10-12 derajat. Sementara saya celana pendekan naik ke rooftop buat foto sunrise.. huhuhuhu

Berikutnya soal makanan. Kebanyakan dari Kita mah kadang suka ribet soal makanan. Kalau saya yang penting halal dan siap dengan segala rasa yang akan datang. Hehehe.

Gak ada salahnya sih bekal mie instant, siapa tau pas datang kelaparan gampang, tinggal seduh pakai air panas. Bisa juga bawa kering tempe, abon, sambal. Packingnya yang rapi ya, simpan dalam bagasi. Bakal jadi penyelamat banget. Karena kalau kangen Indonesia, kita tinggal buka bekal. Ya saya tipe jadul masih suka bawa bekal.

Tapi kalau saya biasanya selalu berusaha nyobain KFC di setiap negara. Apalagi kalau ke Singapura atau Malaysia , KFC dipastikan kehalalannya. Jadi aman.

Begitu pula soal kehalalan, sekarang kita bisa googling dulu kan mau makan apa dimana. Tapi kalau mau bener-bener aman, ya pesan menu vegetarian atau seafood. Bismillah aja.

Oiya soal makan, kita pasti ada bujetnya dong. Tapi jangan sampai terlalu ngirit sampai kita tidak makan selama traveling. Bisa sakit TemenAip. Kalau bujet terbatas, Kita bisa datang ke supermarket besar yang grosiran kayak Carrefour gitu, biasanya harganya lebih miring. Kita bisa belanja sesuai bujet buat beberapa hari. Bisa beli roti, keju, air mineral, sayur. Tinggal bikin sandwich deh untuk keberlangsungan hidup kita. Dan jangan skip sarapan di hotel. Sayang guys, udah bayar ga dimanfaatkan. Hahhaah

Cemilan Malaka

Kalau pergi ke negeri serumpun , lumayan lah soal rasa banyak yang mirip, tapi manfaatkan kesempatan buat kulineran ya guys. Sayang kalau ga nyicip cita rasa setempat. Bab makanan ini penting karena kalau ga makan kita mati. Yaelah drama ya.

Selain makanan perhatikan juga adat istiadat, budaya pas kita datang ke negara baru. Seperti cara berpakaian. Saya sarankan berpakaian sopan, nyaman sesuai tempat tujuan. Contohnya kita datang ke Temple di Thailand, pakaian harus sopan, ga boleh pakai celana pendek. Dipinjemin kain sih. Terus jangan sampai ganggu orang beribadah. Walau tempat wisata, tetap saja mereka sedang beribadah.

Kita juga mesti jaga sikap pas datang ke tempat orang, mesti sopan , jangan sampai melanggar aturan, pernah temen saya digiring polisi di Monako karena nyebrangnya sembarangan , tidak di Zebra Cross. Bikin malu kan.

Pokoknya dimana bumi dipijak, disitu langit dijunjung. Anda hormat , kami segan. Intinya manusia dimana saja kalau diperlakukan secara hormat dan baik pastinya akan sama perlakuannya dengan kita.

Soal keamanan, kita bisa cari info soal scam atau penipuan yang banyak terjadi di negara tujuan. Tetap positive thinking sih, tapi waspada harus. Misalnya di Paris banyak copet, di Bangkok suka ada penipuan tuktuk, dan banyak kasus lain. Kalau kita datang berbekal pengetahuan, dengan lindungan Tuhan, hal negatif bisa dihindari.

Barang Bawaan

Nah pasal bawaan ini agak repot, karena saya ga suka packing. Pastikan kita bawa barang seperlunya saja, sesuai dengan bagasi ya. Kalau bagasi 30 kilogram , lumayan agak lega, tapi kalau pas-pasan, ya harus siap packing ringkas sesuai kebutuhan.

Kalau soal baju, kita bisa main mix and match. Biar di foto keliatan beda. Hahaha. Bawa baju sesuai musim dan kondisi tempat tujuan. Kalau saya biasanya bawa pakaian yang nyaman dan mudah dicuci. Gak perlu disetrika deh. Hahaha, maapkan tidak rapi. Jangan sampai kurang, kalau bisa jangan sampai kelebihan. Kita bisa atur strategi berpakaian sesuai itinerary. Kalau pergi ke pantai jangan lupa bawa baju renang. Kalau pergi ke gunung jangan lupa peralatannya.

Kita juga bisa tentukan mau bawa Ransel atau Koper buat traveling. Disesuaikan dengan kebutuhan kan.

Sebaiknya tidak usah bawa barang yang tidak penting yang bakal bikin ribet perjalanan kita. Jangan lupa jangan bawa barang terlarang ke luar negeri. Pastikan kita paham barang apa saja yang dilarang di negara tujuan. Kalau bawa cairan, sebaiknya masukan bagasi, begitu pula dengan gunting kuku dsb. Bawa juga obat-obatan pribadi dan kotak P3K kecil. buat jaga-jaga. Kalau saya biasanya punya tas khusus buat tempat obat, P3 K seperti betadine, hansaplast, kayu putih, obat diare ( penting) , obat demam ( penting) , Antimo, Tolak Angin, Koyo, Vitamin, Tisu Basah. Buat siap-siap saja kalau perlu.

Gadget

Hari gini penting bawa gadget kan, selain Smartphone, biasanya saya juga bawa kamera. Yang harus diperhatikan adalah bawa baterai dan memory card cadangan. Kosongkan dulu memory HP sebelum berangkat ke luar negeri. Jadi lega kan, karena gak setiap saat kita bisa upload ke penyimpanan Cloud. Kadang susah sinyal internet.

Selain itu bawalah colokan listrik universal, jadi kemana saja bisa dicolokin ke outlet listrik. Soalnya ada banyak macam bentuk colokan di berbagai negara. Perhatikan juga voltasenya di tempat kita mau charge.

Bawa juga terminal listrik, Jadi sekali nyolok kita bisa ngecharge banyak gadget sekaligus. Biar tenang kan. Bawa juga powerbank. Perhatikan kebijakan Airlines pas kita powerbank, biasanya jangan di taruh di bagasi.

Supaya mudah soal sinyal, kita bisa sewa wifi , atau bisa beli paket internetan luar negeri dari provider seluler kita. Di beberapa negara bisa beli kartu perdana dengan mudah, tapi yang repot juga banyak. Cek aja dulu sesuai kebutuhan. Tapi yang pasti internet wajib, ngebantu banget buat navigasi dan cari info selama perjalanan dan biar selalu update sama followers kan.

Persiapan Diri

Okay saat semuanya siap, dari dokumen, tiket, hotel, bawaan, yang paling penting kita harus mempersiapkan diri sendiri.

Yang pasti harus fit dan sehat. Kalau kondisi kita prima, perjalanan akan lebih menyenangkan. Saran saya latihan jalan kaki deh. Karena di beberapa negara kita bakal banyak jalan kaki. Seperti di Singapura, mau naik MRT jalannya lumayan lho masuk ke bawah tanah, dll.

Selain sehat fisik, batin juga mesti sehat, karena perjalanan ke luar negeri, Kita mesti kuat secara mental, karena selain hal menyenangkan, kemungkinan kejadian tidak menyenangkan selalu ada. Kalau saya biasanya selalu berusaha enjoy the moment. Mau suka maupun duka. Kadang suka ada masalah kan, jangan dibawa stress, tenang aja dulu sambil memeriksa keadaan dan mencari solusinya. Nanti kalau udah beres bisa ketawa lagi.

Nikmati perjalanannya, karena kita sudah investasi uang, waktu, pikiran. Kita mesti dapat sesuatu dari setiap perjalanan. Bisa membuka wawasan, senang-senang, atau hanya sekedar rileks. Jangan lupa abadikan moment di perjalanan. Tapi jangan lupa untuk merasakan setiap momennya. Jangan hanya terjebak cari foto cantik, lalu lupa rasanya gimana.

Demikian Persiapan Traveling Ke Luar Negeri , semoga manfaat ya, kalau ada masukan , boleh lho ditulis di komen

Jadi Gimana TemenAip, mau kemana lagi kita ?

41 comments

  1. Bener banget ini persiapannya kang Aip. Tapi untuk itinerary, klo jalan sendiri biasanya saya buat itin seadanya sik. Lebih enak eksplore unplanned di negara tujuan. eh tapi tetap itu namanya sudah nyusun itinerary meski seadanya kan yak. hahahah

    foto paspor atau visa,sebaiknya disimpen di folder khusus di email. atau klo enggak pakaian dalam haji yang di dalamnya ada kantong2nya, simpen dokumen/paspor/uang di situ juga boleh yak.

  2. Akhirnya aku udah perpanjang paspor nih kang Aip, pengen ke Korsel kudu siapkan visa ya aku deg-degan semoga ngga sulit mengurusnya ya..semoga ada rezekinya aamiin, makasih artikelnya sangat membantu..

  3. Ah jadi inget pasporku yg kena air karena mendadak kamar bocor. Huhuhu.

    Btw, aku juga tim suka nyobain ayam kfc di tiap negara. Taste nya beda2 & sesuai dg citarasa lokal. Seru.

  4. Cucoook nih lengkap banget tulisan persiapan ke luar negerinya Kang Aip.. 😀 Aku kemana-mana selalu bikin itin. Tanpa itin gak ngerti deh, aku bingungan soalnya.. haha.. Setuju bangeeet riset itu penting banget ya, biar nggak zonk juga pas udah sampe ternyata di luar ekspektasi..

  5. Persiapan liburan ke luar negeri sangat penting untuk dilakukan dengan baik. Hal ini berkaitan dengan lokasi liburan yang pastinya akan sangat berbeda dibandingkan liburan di lokasi dalam neger

  6. Wah tipsnya lengkap banget mas
    Terimakasih lho udah dibuatin listnya, aku pakai ya buat acuan
    Kalau ke tempat baru itu, buat aku saatnya wisata kuliner. Selalu penasaran sama kuliner lokal akutuuuu

  7. Skirain pesan sponsor, tahunya tulisannya memang berangkat dari pengalaman pribadi. Senang bacanya.

    Soal makanan, untungnya aku nggak ribet. Babi pun kumakan. Ahahaha

    Soal taat oeraturan, ini muncul dari kebiasaan, Di Indonesia, aku selalu biasain diri pakai seat belt waktu naik mobil, menyebrang di zebra cross atau jembatan penyeberangan, merapikan makanan setelah makan, dll. Untuk apa? Agar kebiasaan itu terbawa ketika keluar negeri. Kan nggak lucu nama orang Indonesia jelek di mata orang luar karena kelakuan saya. Ahahaha

    Makasih sharingnya, Kang Aip

  8. Udah banyak nih negara yang dikunjungi, aku baru ke Malaysia, sama Makkah Madinah karena haji. Jadi belum mikir gimana ngurus visa. Kayaknya ribet ya, tapi pengen bisa ke Swiss. Baca-baca lagi deh isi blog mas Arief ini, aku suka nih tips nyaa

  9. Waaah ngiriiii sudah kemana mana Mas Aip. Baca tulisan ini baru sadar kalau ternyata pasporku dah habis masa berlakunya bulan kemarin. Waah harus bikin lagi ya..

    Kalau 5 tahun lalu belum habis masa berlakunya jadi tinggal perpanjang aja bawa ktp Dan paspor lama. Sekarang dah habis masa berlakunya . Jadi syaratnya kayak bikin baru lagi ya. Dah mau 2 kali ganti paspor nih.

  10. Kang Aip udah jelajah sampai ke Moscow duuuh, jauh banget. Aku paling demen tuh bikin itinerary, digabung dengan nyari hotelnya sih…Supaya bisa walking tour. Visa Schengen tuh paling gampang lewat negara mana ya? Denger-denger beda harga dan kecepatan ngurusnya…

  11. Di tengah era digital dan e-ticket, aku selalu print out seluruh tiket penerbangan, reservasi hotel, tiket transportasi, tiket wisata, dan apa pun yang bisa dicetak. Soal paspor yang rusak karena ketumpahan kopi, basah, dsb, boleh nggak kalo aku salahin keteledoran orangnya? Wkwkwk 😀 Kecuali bencana alam.

    Aku suka packing, mas. Ada kesenangan tersendiri saat packing semalam sebelum keberangkatan.

  12. Wah, lengkap banget penjelasannya nih, Mas Aip 🙂 Iya ya suamiku yang waktu itu dinas ke beberaa negara di Eropa juga bilang ga mudah urusan Visa. Iya tuh uang kecil perlu buat jajan2 kecil atau beli apa gitu. Suka susah dapetinnya kadang di money changer juga ga ada. Nah ini nih rata2 orang kita bawa mie instant dan sambal pas ke luar negeri ya. Lidah ga bisa bohong bawaannya makan yg pedes2 aja hehehe.

  13. Aduh, lihat foto2nya asyik banget pengalaman menjelajahnya Kak Aip. Ini bakal disimpan artikelnya buat nanti seandainya dapat kesempatan ke luar negeri. Terutama masa berlaku paspor ya. Setiap negara beda kebijakan. Harus jeli lihat exp date-nya 😀

  14. agen travel waktu itu saking takutnya ilang, semua paspor dikumpulin agen trus nyewa safety box hotel deh..
    beberapa bulan lalu ganti paspor, tapi paspor lama ditarik lho kang .., jadi nyesel deh nggak ada nyimpen kopy stempel2 arrival

  15. Barang bawaan yang sampe ini aku ga bisa kurangin wkwkw…..apalagi kalau winter, jaket mesti bawa tiga. Hihihi

    Btw, paspor selalu aku plastikin juga, jaga2 biar ga ketumpahan air.

  16. Pengajuan visa ini kabarnya masih sering jadi kendala bagi teman-teman yang hendak pelesir keluar negeri. Dan aku baru tau ternyata debit pun bisa dipake ya..aku kirain hanya kredit bertanda khusus aja

  17. Ya ampun kang Aip udah kemana-mana huhu saya belum pernah ke LN kang hehe. Doain ya semoga dalam waktu dekat bisa ke LN. Btw thx ya udah dikasih tau bawa apa aja sih saat ke LN hehe siapa tau bentar lagi traveling ke luar negeri.

  18. wuhuuu kang arif mainnya udah jauuh sampe ke moscow hehe semoga nyusul deh bisa menjelajah jauh-jauh kayak kang arif.. makasi tipsnya yaaa bermanfaat banget buat traveler newbie kayak aku hihi

Leave a Reply