Hello temenAip, kabar baik datang dari Yogyakarta dan Solo. Sekarang sudah hadir KRL / Commuter Line Yogyakarta – Solo.

KRL Yogyakarta-Solo

Buat yang tinggal atau biasa bepergian dari Yogyakarta ke Solo pasti sudah akrab dengan Kereta Api Prambanan Ekspress ( Prameks ) yang telah melayani jalur ini. Tapi sejak awal tahun ini, kehadiran Prameks digantikan oleh KRL / Commuter Line Yogyakarta – Solo. Prameks sendiri sekarang melayani jalur Yogyakarta Kutoarjo.

KRL/ Commuter Line Yogyakarta – Solo adalah sistem kereta api baru yang melayani jalur ini. Karena tingkat kebutuhan jalur ini semakin lama semakin meningkat, jadi perlu ada inovasi untuk melayani kebutuhan transportasi massal dan cepat.

Saya berkesempatan menumpangi KRL Yogykarta-Solo ini ketika berkunjung ke Yogyakarta, dan penasaran bisa pergi ke Solo naik KRL seperti Saya naik KRL dari Jakarta ke Depok atau Bogor.

Fakta KRL Yogyakarta – Solo


Okay, sekarang kita bahas soal KRL/ Commuter Line Yogyakarta – Solo ini

Kereta Buatan Negeri Sendiri


KRL Yogyakarta – Solo adalah uatan PT INKA (Persero) terdiri dari 4 kereta dalam satu rangkaiannya. Bernuansa warna merah, KRL ini diberikan livery bermotif batik yang cantik. Di dalamnya terdapat tempat duduk dari metal menyamping dengan pembatasan jarak sesuai protokol kesehatan. Kursinya cukup nyaman untuk diduduki. dan ada pegangan tangan berwarna kuning untuk para penumpang berdiri.

Tersedia juga kursi prioritas bagi penumpang yang membutuhkan seperti lansia, ibu hamil, penyandang disabilitas dan ibu yang membawa anak.

AC di dalam kereta ini cukup dingin, jadi udara cukup segar didalam. Ditambah dengan jendela-jendela besar di badan kereta ini, jadi kita bisa melihat pemandangan sepanjang perjalanan.

Waktu Tempuh Lebih Cepat

KRL Yogyakarta – Solo memiliki waktu tempuh lebih cepat daripada Prameks yaitu selama 68 menit dengan pemberhentian 11 stasiun dibandingkan Prameks yang memiliki waktu tempuh selama 75 menit untuk 7 stasiun.

Kecepatan Kereta Api


Kecepatan maksimal KRL Yogyakarta – Solo ini adalah 90 KM/jam sementara Prameks pendahuunya hanya 80KM/jam. Otomatis jarak tempuh bisa dilalui dengan lebih cepat menggunakan KRL Yogyakarta-Solo ini.

Peningkatan Jumlah Stasiun Yang Dilewati.

Stasiun yang dilewati KRL Yogyakarta – Solo adalah Stasiun Tugu Yogyakarta, Lempuyangan, Maguwo ( Airport) , Brambanan, Srowot , Klaten, Ceper , Delanggu, Gawok, Purwosari dan terakhir Solo Balapan. Beberapa dari stasiun ini diaktifkan kembali setelah lama tidak aktif. Tentunya ini menjadi sejarah baru bagi para penduduk di sekitar stasiun yang selama ini hanya bisa melihat kereta api melewati stasiun di dekat rumah mereka. Sekarang stasiunnya berfungsi kembali sehingga bisa menumpangi kereta dari stasiun mereka.

Dari Yogyakarta mau ke Airport baru juga bisa turun di Stasiun Maguwo, jadi semakin praktis mau ke Airport baru ini.

Sudah Melalui Uji Coba


KRL / Commuter Line Yogyakarta – Solo sudah melakukan uji coba publik secara gratis dari awal Februari lalu. Lalu mulai beroperasi secara penuh pada tanggal 10 Februari 2021. Uji Coba Publik ini dilakukan dengan mendaftar via aplikasi KRL Access.

Jadwal operasi dari mulai pukul 05.15 sampai dengan 21.45

Tiket Dan Cara Pembayaran


Tarif satu kali perjalanan KRL Yogyakarta – Solo sebesar Rp.8.000,- flat mau berhenti di stasiun mana saja. Harganya sama persis seperti tiket Prameks dulu.

Cara pembayarannya menggunakan Kartu Multi Trip ( KMT ) dari KAI Commuter atau bisa menggunakan Kartu Uang Elektronik dari berbagai bank seperti Flazz BCA, E-Money Mandiri, Brizzi BNI, atau Tap Cash BNI. Pastikan saldonya minimal Rp.8.000 supaya bisa masuk ke dalam stasiun.

Untuk KMT dijual di seluruh stasiun seharga Rp.30.000 temasuk saldo Rp. 10.000. Untuk isi ulang ada mesinnya berwarna merah dimana kita bisa mengisi ulang minimal Rp.10.000. Tinggal masukan uang kertas sesuai dengan nominal yang kita perlukan.

Tap In Tap Out di Gate KRL


Menggunakan KMT atau Kartu Uang Elektronik, kita tinggal tap in, menempelkan kartu di gerbang masuk, nanti akan terlihat saldo kartu kita sisa berapa.

Lalu saat keluar kita tinggal Tap Out di gate keluar dan akan terlihat saldo kita berkurang Rp.8.000,-


Menurut Saya lebih praktis sistem ini dibandingkan harus membeli tiket terlebih dahulu seperti sistem di Prameks dulu.

Tata Cara Naik KRL Yogyakarta – Solo


Pastikan Kita punya KMT atau Kartu Uang Elektronik dengan saldo yang cukup. Lalu datang ke stasiun, cari gate KRL. Sebelum masuk akan di cek suhu tubuh oleh petugas.Kita juga wajib memakai masker jenis kain atau masker medis. Masker berbahan scuba tidak diperbolehkan.

Tertiblah dalam antrian. Jangan berdesakan, dan jaga jarak. Dahulukan penumpang turun dari kereta supaya semuanya berjalan lancar.

Lalu tempelkan kartu di gate KRL, lalu palang besinya akan bergerak saat kita lewati.

Tunggulah di tempat yang sudah disediakan kalau kereta belum tersedia.

Apabila sudah tersedia, kita bisa naik dan duduk, apabila tidak dapat tempat duduk, kita bisa berdiri dan berpegangan pada pegangan warna kuning.

Pastikan kita tidak duduk di kursi prioritas yang berada di dalam kereta. Dan berikanlah tempat duduk kita pada yang lebih membutuhkan.

Tetap jaga jarak di dalam kereta, jangan berkerumun.

Selama perjalanan tidak diperbolehkan makan , minum, berbicara baik sesama penumpang maupun menggunakan telepon.

Dan selalu pakai masker di dalam kereta, stasiun dan tempat publik lainnya.

Perhatikan stasiun pemberhentian, jangan sampai terlewat. Ada papan informasi stasiun KRL dan Kondektur selalu mengumumkan melalui pengeras suara sebelum Kita sampai di stasiun.

Saat kita tiba di stasiun tujuan, berhati-hati turun. Lalu kita cari gate dan menempelkan kartu kita atau Tap out. Kalau tidak di tap out, kartu bisa bermasalah. Kalau ada masalah kita bisa minta tolong pada petugas disana.

Pengalaman Naik KRL Yogyakarta Solo

Ketika Saya menumpang kereta ini Saya merasakan banyak kelebihan, mulai dari praktisnya sistem masuk, tap in tap out, lalu kereta baru yang cantik dengan suasana yang nyaman, AC dingin. Dan jarak tempuh Yogyakarta yang cukup cepat selama 68 menit dengan jarak 60 KM. Pastinya jadi alternatif bagus untuk perjalanan ke Solo dan sebaliknya.

Satu lagi yang menarik bagi Saya adalah Sky Bridge alias jembatan penumpang Stasiun Solo yang keren. Memang menambah jarak tapi supaya penumpang bisa lebih teratur.

Hanya saja penumpang masih kurang sabar dalam antrian, sehingga agak berdesakan, mungkin karena masih baru jadi memang perlu terbiasa juga. Di dalam kereta masih ada yang makan dan minum , tidak menjaga jarak dan mengobrol. Tapi petugas segera mengingatkan kok. Papan pengumuman soal larangan ini juga tersedia di kereta.

Menurut saya faktor sosialiasi dan perubahan kebiasaan dari Prameks ke KRL Yogyakarta-Solo ini yang masih perlu dilakukan supaya penumpang bisa lebih tertib saat menumpangi KRL di masa pandemi ini.

Diresmikan Presiden RI


Pada tanggal 1 Maret yang lalu, KRL Yogyakarta diresmikan langsung oleh Bapak Presiden RI Joko Widodo, didampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Gubernur Jawa tengah Ganjar Pranowo, Gubernur Yogyakarta Sultan Hamengkubuwono X, Direktur PT KAI Didiek Hartantyo, Direktur KCI, Wiwik Widayanti, dan pejabat lainnya. Pak Jokowi sempat menikmati perjalanan dari Stasiun Tugu menuju Stasiun Klaten.

Semoga KRL Yogyakarta-Solo ini bisa beroperasi dengan lancar supaya bisa melayani rutenya dengan baik. Dan buat para penumpang, Ayo kita lebih tertib lagi menumpang KRL dan tetap jalankan protokol kesehatan supaya tetap selamat bersama dalam kereta.

12 comments

  1. Kalo ga punya KMT, download app linkaja tinggal shake hp anda, terus akan muncul qrcode nah trus discan di gate langsung masuk, pas keluar gate scan lagi. Tapi harus di top up linkaja nya

  2. wah aku pernah tahun 2018 naik krl yogya ke solo masih prameks ya belum commuter. seru bgt nih kalau anak2 naik comutter di jawa. tapi lagi pandemi gini ya belum bisa leluasa bepergian.

  3. Seru banget sekarang ada commuterline Jogja-Solo yang cuma menghabiskan waktu 1 jam lebih dikit di jalan. Udah gitu kelihatan nyaman banget juga di dalamnya.

    Asik nih KRL nya buatan anak negeri sendiri.

  4. Ya Allah sudah lama banget saya tidak naik kereta api sejak pandemi. Ada kereta api yogya solo rasanya makin melengkapi ya mas ketika kita akan travellling. Mudahan bisa ke yogya kembali

  5. fotonya keren keren
    Saya sempat sedih waktu prameks brenti, ternyata diganti KRL yang lebih canggih ya?
    Pingin coba kalo ntar ke Jogja dan mau nengok anak saya di Solo

  6. Wah bersih banget ya KRLnya Jogja – Solo jadi gak berasa, kalau di kotaku ada Mojokerto-Sidoarjo juga bersih banget dan nyaman gitu. Gak terasa aja tiba-tiba udah sampai di tempat tujuan

  7. Bravo sudah ada KRL Jogya-Solo yang lebih bagus dari yang lama baik dari segi waktu, fasilitas dan pelayanan. Semoga bisa coba jika saya datang ke Jogya

    1. Semoga kelak ada kesempatan untuk mencicipi rasanya naik commuter line Jogja-Solo. Asiknya bisa naik dari Tugu dan Lempuyangan lalu berakhir di stasiun Balapan Solo.

Tak komentar maka tak sayang. Silakan meninggalkan komentar. Mohon maaf, tidak menerima komentar dengan active link. Terima Kasih sudah berkunjung

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.