Hello TemenAip ! Apa Kabar ? Kali ini mau sharing Wisata Di Kota Jayapura, karena ternyata banyak yang nanya baik di social media Ariefpokto maupun secara langsung. Yaudah sekalian berbagi cerita saja di blog kesayangan Bersama ini.

Jayapura adalah Ibukota Provinsi Papua, lokasinya berbatasan dengan Papua Nugini, dan memiliki banyak keunggulan pariwisata. Punya wisata alam, ada gunung, pantai, wisata belanja, wisata sejarah, wisata kuliner dan yang unik, wisata perbatasan.

Jayapura sendiri berada di Teluk Jayapura yang indah dan tenang sekali. Dulu Namanya adalah Hollandia di jaman Belanda, lalu menjadi Sukarnopura, lalu akhirnya berganti menjadi Jayapura.  Bandara terdekat ada di Sentani, jadi kalau mau kesini harus melalui Sentani dulu, atau naik kapal laut bisa berlabuh di Kota Jayapura.

 Jayapura sendiri memiliki 5 Distrik yaitu Distrik Jayapura Utara, Jayapura Selatan, Abepura, Heram dan Muara Tami.

Kalau punya waktu sehari, enaknya main kemana aja di sekitar Kota Jayapura ? Kita mulai saja listnya

Memandang Keindahan Kota Jayapura

Nah, karena Jayapura memiliki beberapa lokasi memandangan keindahan alam yang indah dari ketinggian, mari kita beberkan, hahaha.

Bukit Jokowi

Dari Bukit Jokowi Kita bisa melihat Jembatan Youtefa kebanggaan warga Jayapura. Pemandangan Teluk Jayapura juga terlihat cukup jelas disini. Ada sebuah rumah makan yang menyajikan penganan dan minuman yang bisa menemani Kita menikmati suasana dan pemandangan disini. Disini jugaada beberapa tepat selfie yang lope-lope, tapi yang utama adalah pemandangan yang menyenangkan, ditemani Kelapa Muda dan angin sepoi-sepoi.

Oh iya, kenapa diberi nama Bukit Jokowi, karena pas beliau berkunjung ke Jayapura sempat mampir kesini dan menikmati pemandangan alam dari sini. Sejak itu namanya diganti jadi Bukit Jokowi.

Jayapura City View

Lokasi ini adalah salah satu spot tertinggi di Kota Jayapura. Disini ada beberapa antenna pemancar dan juga sebuah tempat untuk melihat Kota Jayapura yang cantik dari ketinggian. Cuman harus hati-hati karena lantai kayunya sudah mulai agak lapuk. Memandang Kota Jayapura dari titik ini keren banget, Kita bisa melihat jelas Kota Jayapura yang dikelilingi lautan dan pegunungan.

Disini tidak dipungut biaya masuk, hanya biaya parkir saja. Sepanjang perjalanan kita bisa melihat beberapa rumah lama yang masih dihuni , modelnya masih dari jaman Belanda. Menuju kesini tidak ada kendaraan umum, jadi harus bawa kendaraan pribadi.

Main Di Pantai

Di Jayapura ada beberapa pantai yang bisa kita kunjungi, lokasinya dekat saja dari Kota. Lha wong kotanya di pinggir pantai. Tapi kalau mau ke pantai yang ada pasir-nya , bisa main ke pantai-pantai ini. Apalagi beberapa pantai lokasinya bersebelahan, terutama yang berada di Teluk Youtefa. Disini Kita bisa menikmati beberapa pantai sekaligus, yaitu Pantai hamadi, Pantai Holtekamp dan Tanjung Ciberi, dll.

Pantai Holtekam

Lokasinya berada di  dekat Jembatan Youtefa yang ikonik. Pantainya landai dan berpasir halus. Kalau mau santai Bersama keluarga cocok juga disini. Ada beberapa lokasi yang dikelola pengusaha daerah yang menyewakan gubuk-gubuk aneka warna di area pantai yang sudah ditata lebih rapi. Perhatikan ya, kalau duduk di gubuk itu mesti bayar. Mulai dari Rp. 200.000 biasanya ada tulisan harganya kok, sesuai dengan besar dan lokasinya.

Pantai Hamadi

Masih sederetan dengan Pantai Holtekam ada pantai Hamadi, relative sama sih berbeda wilayahya saja. Disini bisa santai bermain di pantai yang indah. Pohon kelapa dimana-mana, dan disini banyak juga yang jualan makanan di pinggir jalan, siapa tau mau jajan.

Tanjung Ciberi Enggros

Nah kalau mau foto-foto dengan latar belakang Jembatan Youtefa yang keren itu, bisalah kemari. Karena disini spotnya bagus banget buat berpose dengan  jembatan kebanggaan warga Jayapura ini.

Masuk kesini bayar tiket, saya lupa, Rp.10.000 kayaknya , soalnya waktu itu dibayarin. Hahaha. Disini ada semacam taman berfoto, kita bisa berselfie ria dengan aneka macam background kekinian.  Enak lho duduk disini, memandang teluk yang tenang dari pantai. Lokasinya juga bersih lho.

Daerah ini menjadi pintu gerbang ke Kampung Enggros, pemukiman terapung di atas perairan, rumah suku Enggros dan juga menuju hutan Perempuan Enggros. Kita bisa menyewa kapal untuk pergi kesana. Tapi kalau ke Hutan Perempuan gak boleh sembarangan orang masuk lho ya, terutama para lelaki. Auto didenda kalau berani melanggar.

Wisata Belanja Di Papua

Nah kalau suka belanja , Di Jayapura ada beberapa spot khusus membeli souvenir atau barang khusus Papua. Disana juga ada mall lho, Namanya Jayapura Mall. Aneka macam toko seperti di Jakarta juga ada. Ironisnya, setelah sekian lama gak ke mall karena pandemi, akhirnya bisa ngemall di Jayapura. Heheheh. Saya juga sempat makan Ayam Gorengnya Colonel disana, ada juga dong. Seneng deh, harga dan rasanya sama kayak di Bandung atau Jakarta.

Belanja Souvenir di Pasar Hamadi

Di Pasar Hamadi ada jejeran toko yang menjual aneka macam souvenir Papua. Lengkap banget mulai dari tameng, tombak, dayung, patung, gantungan kunci, noken, semuanya ada , berbagai variasi sesuai dengan kebutuhan dan harga. Tokonya buka sampai malam, jadi kita bisa belanja agak maleman, pas kesana jam 19:30 masih buka toko-tokonya.

Belanja Noken & Ikan Asap Di Pasar Mama

Nah, kalau ini adalah kumpulan penjual yang terdiri dari para mama asli Papua yang menjual aneka macam produk hasil mereka sendiri. Terletak di pusat kota, tepatnya di Jalan Percetakan. Pasar mama ini bukanya justu malam. Untungnya bangunanya sudah diperbagus jadi lebih teratur. Disini para mama jual pinang, sayur, buah-buahan, dan aneka hasil bumi lainnya.

Lalu ada juga yang menjual ikan asap yang tampak menggiurkan, tapi Saya gak beli karena baru makan ikan bakar, dibungkus lagi. Takut mubazir. Aneka macam ikan seperti cakalang dimaska dengan cara diasap , atau fufu. Warnanya coklat dan kelihatan sekali barangnya bagus, dan menyalurkan aroma smokey yang sedap sekali.

Yang istimewa disini banyak mama yang jualan noken buatan mereka sendiri. Terdiri dari aneka macam kulit kayu, seperti kayu melinjo, Mama menjalin noken dengan teliti. Noken it utas TemenAip, bagus deh. Harganya berdasarkan kekuatan, kerapatan dan ukurannya. Yang besar bisa mengangkut bayi dan kuat. Hebat kan. Harganya berkisar antara Rp.150.000 – Rp.600.000 , maklum kalau mahal, bikinnya susah !!

Wisata Perbatasan di PLBN Skouw

Nah ini istimewa, soalnya jarang kan kita bisa berwisata ke perbatasan negara. Saya baru pernah ke PLBN Entikong Kalimantan Barat dulu, kalau yang di Jayapura , ada PLBN SKouw, yang berbatasan dengan Papua Nugini.

Lokasinya dekat saja dari Jayapura, sekitar 35 menit perjalanan melalui Jembatan Youtefa.  Disini ada aneka macam fasilitas umum yang keren seperti Pasar Wisata, Gedung pertemuan ,ATM dan yang pasti kantor perbatasan yang modern dan tertata rapi.

Sayangnya selama pandemic perbatasan kedua negara ditutup. Padahal kalau lagi normal kita bisa melancong ke luar negeri ke Papua Nugini, bisa main ke pantai, melihat situasi negara tetangga, seru juga.

Pasar wisatanya juga modern banget, nanti akan dipakai berdagang para penduduk Papua yang banyak menjual komoditas ke warga PNG, seperti sembako, pakaian dan banyak lagi. Laku banget lho, soalnya mereka senang belanja di SKouw lebih dekat dan murah daripada harus ke Ibu Kota Port Moresby.

Wisata Kuliner

Di Jayapura ada aneka macam makanan Indonesia mulai dari Soto, Bakso, Sate, Sop Konro dan sebagainya. Ada beberapa tempat makan yang sempat Kami sambangi, dan rata-rata rasanya cukup otentik.

Soal harga, buat Saya tergantung tempatnya, ada yang sederhana, ada yang mahal. Tapi ada tempat yang sederhana tapi mahal. Buat Saya. Bayangkan, Seporsi nasi dengan Ikan Mujaer dibandrol seharga Rp.100.000 !!

Tapi pas saya cek di aplikasi ojek online, harganya memang segituan karena menggunakan Mujaer Sentani yang berukuran besar. Atau memang Saya aja yang uangnya kurang banyak, jadi pas ada Mujaer seharga Rp.100.000 berasa kemahalan. Heheheh.

Saya sudah sempat bahas soal tempat makan seafood yang enak di Jayapura disini, silakan dibaca ya.

Nah itu dia TemenAip, Wisata  Di Kota Jayapura yang pernah Saya kunjungi, silakan berbagi di kolom komen, siapa tau ada lokasi wisata lain yang belum Saya tahu dan tulis disini.

61 comments

  1. Keren kak sdh samapai Papua wisatanya jadi pengen ikutin jejaknya juga semoga next kesampaian deh ya bis ke Papua juga dan melihat keindahan kota dan destinasi wisatanya

  2. Agak serem juga yaa…berada di tempat wisata, apalagi bersama anak-anak yang seringkali gak liat-liat, main taruh badan aja… Ternyata hanya duduk di dipan bisa membayar segitu mahalnya.
    Hadjuuh~

    Tapi kuliner seafood Jayapura ini tak terkalahkan.
    Ibuku kalau cerita, seafood terenak yaa…di Jayapura. Mantapuu jiwa!

  3. saya belum pernah deh mas ke Papua, saya sudah lihat youtubenya. ya ampunnnn bagus bagus banget pemandangannya.. semoga saya disegerakan bisa kesana juga buat lihat secara langsung yaa

  4. Satu-satunya yang pernah kudengar hanya Bukit Jokowi 😀 btw jembatannya mengingatkanku Samar jembatan Ponulele d Palu :’)

  5. Banyak fakta menarik tentang Jayapura yang baru saya ketahui setelah baca ulasan kak Aip di blog ini. Salah satunya adalah tentang nama asal Jayapura dan ternyata ada bukit Jokowi di Jayapura hehe. Dan jujur saya pengen juga bisa berkunjung ke Jayapura..kapan yaa? Doakan semoga impianku terkabul

  6. Manggut2 aku bacanyaa, pokonya nanti kalo ke Jayapura mau ke semuaa list yang ada disini, mupeeng atulah. terutama aku mau explore hutan perempuannya itu loh yang bikin unik dan menarik banget.
    Maacih ya udah bawa aku jalan2 ke Jayapura dan oleh2nya udah sampeee waktu itu.

  7. Pernah sampe jayapura, tapi cuma transit aja, hahaha.
    Kalau tau jayapura punya destinasi wisata yang keren kayak gini, mungkin dulu bakal menyempatkan waktu lebih lama di papua.
    Bukit Jokowi kayaknya paling rekomended deh. Kalau pantainya nggak terlalu menarik, sih, om. Sekilas bagusan pantai-pantai gunungkidul (jogja)
    Hmm, semoga ada kesempatan ke jayapura…

  8. Salah satu wishlist aku tuh bisa berkunjung ke Papua, kak Aip. Penasaran banget, pengen gitu liat keindahannya secara langsung. Apalagi pas baca artikel ini, jadi makin pengen berkunjung kesana

  9. Waddduuhh…baca ini jadi makin pengen main ke Jayapura. Bagus banget pemandangan alamnya ya..belom lagi wisata kulinernya duuh kayaknya bakal puas makan aneka olahan ikan ya di sana.

  10. kak aip, beneran pergi ke papua ya? kapan kak? aku baru tau lho jayapuran dulu namanya sukarnopura. pasti ada sejarah penting dibalik nama itu ya. btw, iyaaa aku terkagum sama pantai dan wisata- wisata di jayapura. aku terpesona banget saya pantai holtekam. semoga suatu saat saya juga bisa ke sana ya. oh iya, kalau dilihat dari atas kota jayapura mirip kota-kota semenanjung diluar negeri ya, keren

  11. Kang Aip beruntung banget bisa menyaksikan dan menikmati indah negeri ujung Indonesia. Aku belum pernah ke sana. Tapi aku yakin one day aku akan ke sana. Sayang banget negeri seindah itu aku belum pernah menginjakkan kaki ke sana.

  12. Menyenangkan pasti ya bang sudah sampai ke Papua,salah satu provinsi impian yang mau dikunjungi. Tentunya bisa sampai ke Jayapura merupakan hal yang menarik apalagi dengan berbagai kekayaan wisatanya. Btw,kenapa dinamakan Bukit Jokowi ya? Kayaknya hits banget ya dengan nama presiden disitu. Aku membayangkan yang sedang nikmati kelapa muda dari Bukit Jokowi pastinya asik bener ah.

  13. Semoga saat pandemi selesai nanti bisa berkunjung lagi ke sana Kang Aip, kan dibuka tuh jadi bisa melancong deh ke perbatasan melihat pantainya ya, aamiin

  14. Saya belum pernah ke Papua, termasuk Jayapura. Dan gak pernah ngebayangin apalah nanti akan.ke sana…
    Tapi baca tulisannya Kang Aip udah bisa nambah wawasan tentang situasi di sana.

  15. Pernah diajakin temen ke Jayapura, ga jadi karena tiketnya ternyata ga murah ya hehe.
    Tapi asli indah banget pemandangannya. Pantainya juga kaya masih sepi ya.

  16. Wah asik bgt wisata ke Papua. Daerah paling timur Indonesia ini emang eksotis. Pengen bgt ke sana tp blm ada rezeki kemarin2 & skrg2 ini. Semoga nanti ada rezeki untuk ke sana bareng suami

  17. Pernah ke Jayapura 2 kali, tapi cuma transit, huuuu belum bisa explore jadinya. Baca ini jadi terwakili, dan semoga suatu saat bisa benar-benar explore di sana. keren, Mas Aip

  18. Ya ampun senangnya ada yg eksplor Papua jadi tahu dari dulu penasaran banget kak..btw salfok di sana ada ayam colonel syukurlah harganya sama yah kirain mahal juga hahaha..

  19. mupeng ih belum kesampaian ke perbatasan Skouw ka Aif, pengen banget lihat keindahan Jayapura. DUh semoga pandemi segera berakhir dan bisa balik lagi traveling ke banyak tempat niy ka Aif

  20. huhuhu……destinasi impian nih

    tapi kok duduk di gubuk aja harus bayar Rp 200.000 ya?

    makan pun mahal ya? Rp 100.000 cuma nasi dan ikan

    anak nomor 2 saya KKN di Papua, dan habis biiaya banyak 😀 😀

  21. Sampai di bagian akhir pas ketemu hatga satu ekor mujaer senilai 100.000 alu auto keselek Bang Aip. Mungkin memang barang di sana harganya ya segitu lah. Beda dengan di sini yang kalo jajan majaer 100.000 bisa buat makan sekeluarga besar seharian.

  22. Aku baru sekali ke Jayapura tapi belum sempat explore Jayapura lebih banyak. Paling suka ama ikan-ikanya segar banget dan main ke pasar tradisionalnya keren mas. Khas

  23. Tempat wisatanya masih alami semuanya ya. Pasti seger banget udaranya. Aku penasaran mujaer 100 ribunya bang, rasanya gimana? Ada bedanya gak? Hehe

  24. Ah Jayapura Papua memang luar biasa sekali, ternyata Jayapura sekarang udah semakin maju kotanya. Banyak tempat wisata keren dan kulinernya sangat menggoda. Papua wajib banget dikunjungi pokoknya, semoga bisa ke Papua.

  25. Waahhhh baru tahu saya di sana ada bukit Jokowi, soalnya jarang juga diberitakan di media.

    Menarik sekali jalan-jalannya mas. Sayang saja biaya untuk ke sana cukup mahal. Terima kasih untuk foto-fotonya yang bagus dan bikin saya ikutan ngiler buat ke sana mas!

  26. Ohhh jd noken itu dr kulit kayu yaa mas. Aku srg denger ttg noken ini, tp sbnrnya msh bingung ini fungsinya apa.. jd bisa membawa barang apapun yaa.

    Aku kalo udh bicara Papua, lgs ingetnya Ama seafood hahahaha. Udh paling juara memang. Krn blm tahu kapan bisa ke Papua, mndingan aku mau cobain dulu resto Papua yg ada di Kemang itu :D. Setidaknya jd kebayang Ama makanan2 di sana sebelum DTG lgs 😀

  27. Lumayan banyak tempat wisata di jaya pura yaa, Kak. Jujur aja, awalnya kupikir kota-kota di Papua itu tidaklah semaju kota-kota lain di Indonesia tapi setelah melihat foto yang ada di artikel ini, rupanya pemikiran saya salah

  28. Dulu sempat mau diminta dinas ke Papua, tapi mindsetnya takut gitu kalau ada di sana. Padahal ternyata enggak begitu ya. Wisata nya juga kece-kece, dan itu ada nama Bukit Jokowi, menarik juga.

  29. Banyak juga destinasi yang bisa disambangi di Jayapura ya Kang. Aku sudah melihat keindahan teluk Youtefa di malam hari. Dari sebuah cafe, kerlip lampu-lampu di sepanjang teluk bikin rindu entah siapa hahahaha..Pokoknya kalau punya kesempatan lagi, pengen kembali ke Papua, pengen lihat tempat-tempat cantik yang dituliskan Kang Aip di atas

  30. Hai Mas Aip, makasih lho kisahnya tentang Jayapura. Buatku tulisan ini sekaligus menepis pemikiran bahwa Papua hanya sebatas hutan. Ternyata jauh lebih modern yaa, Mas.
    Btw, jadi penasaran tentang hutan Enggros yang hanya untuk perempuan itu deh

  31. Haloooo mas Aip… Makasi banget up tulisan ini aku jadi nostalgia jaman dulu aku di Jayapura. Btw aku ga melihat mas Aip menulis ttg pantai Base-G , apa sekarang udah ga jadi tempat wisata lagi ya mas? Dulu ketika ku di jayapura mainnya suka ke pantai Base-G, pantai DOk 2 ( depan kantor gubernur ), Sungai Kemiri, Sungai Kertosari , pantai Hamadi dan Holtekam juga . Terakhir ku di sana skitar tahun 2000an si tapi udah 20 tahun lalu hehe

    1. Wah enak ya dulu pernah tinggal disana. Base G kasih jadi lokasi wisata kok, cuman Saya kemaren gak kesana. Jadi ngerasa kurang bisa ngereviewnya. Dan ternyata kemaren ke Dok 2 juga, buat naik perahu. Ke sungai2 it juga belum. Makasih infonya

  32. Jayapura oh Jayapura mengapa kau indah sekali. Ditambah Bang Aip mengulas tentang Jayapura dengan epik nya. Jiwa yang ingin segera menceklis nama Jayapura dalam bucket list pun semakin menggebu-gebu. Semoga one day bisa disegerakan ke Jayapura aamiin 😉

  33. Ya Allah mudah2n suatu saat aku bisa mampir ke Papua, entah kenapa Papua itu punya magnet yg luar biasa.
    Aku selalu iri sama org2 yg bisa ke Papua, melihat keindahan dan keunikan daerah ini.

    Beruntungnya Kang Aip bisa ke sana.

    1. Kakakku baru aja dapat tugas kerja di Jayapura bulan Maret ini, mas. Awal2 sampai di sini, dia udah kasih lihat foto di Jembatan Youtefa, terus ke Bukit Jokowi, ternyata di sini dapat lihat view Jayapura lebih detail dengan tempat wisata dan juga kuliner nya.

      Aku penasaran sama Hutan Perempuan loh mas. Hehehe seperti apa.

      Smoga aja, punya kesempatan bisa berkunjung ke tempat wisata di Jayapura nanti, Aminn

      TFS ya mas

      1. Amiiin. Btw kalau diklik video Hutan Perempuan Enggros bisa ditonton cerita Saya kesana cuman nunggu di Perahu karena ga boleh masuk. Untung teman Saya yang perempuan boleh masuk dan mengabadikan suasana disana

Tinggalkan Balasan ke Arief Batalkan balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.