Apa yang terjadi saat pandemi Covid-19 mulai merebak di negeri ini ? Takut , panik, Kita melakukan semua usaha untuk menyelamatkan diri dan keluarga dari bahaya virus berbahaya ini. Dan itu adalah sangat manusiawi dan perlu dilakukan. Tapi di luar sana, ternyata ada banyak orang yang berkontribusi dengan segala cara yang dimiliki untuk menolong sesama dari bahaya Covid-19.

Selain para Tenaga Kesehatan yang berada di garda terdepan, ada banyak orang yang mendonasikan makanan dan segala kebutuhan hidup bagi yang membutuhkan, ada yang mendonasikan vitamin, masker dan sebagainya. Banyak orang memberikan sumbangsih, baik secara material atau imateril.  

 Tapi di antara orang-orang berhati mulia itu, ada satu sosok yang membuat kagum karena dengan latar belakang pendidikan, ide, niat baik tanpa pamrih dan semangat membantu dengan kerjasama berbagai pihak, seorang mahasiswa kedokteran Universitas Indonesia menginisiasi sebuah aplikasi yang bisa membantu banyak orang dalam suasana pandemi seperti ini.

Arya Ananda Indrajaya Lukmana, foto by Arya

Adalah Arya Ananda Indrajaya Lukmana yang menginisiasi EndCorona. Sebuah aplikasi yang menyediakan asesmen yang bisa mendeteksi resiko terkena Covid-19. Ini sesuatu yang amat menarik ! Sebuah cahaya di tengah kelamnya isu Covid-19.

Sayapun sempat berbincang dengan Arya via telepon di suatu sore di akhir bulan Desember membicarakan pencapaiannya. Suaranya tegas, dan dari penjelasannya Saya menangkap kalau anak ini pintar, ramah dan juga percaya diri dan tahu apa yang dia mau. Kualitas pribadi unggul yang jarang dimiliki di usia semuda dia. 19 tahun!  

Pantaslah dia menjadi Penerima Apresiasi Kategori Khusus Pejuang Tanpa Pamrih Di Masa Pandemi Covid-19 Satu Indonesia Awards 2020

EndCorona

Aplikasi ini menyediakan asesmen supaya Kita bisa mengetahui risiko terkena Covid-19. Kita yang awam soal ini bisa tahu apakah Kita rentan terkena Covid-19 atau tidak. Ada beberapa kategori dengan risiko “Rendah”, “Hati-hati”, “Rentan”, atau “Sangat Rentan”.

Tampilan Aplikasi EndCorona

Dan apabila pengguna yang mendapatkan hasil risiko “Rentan” atau “Sangat Rentan” Fitur WhatsApp helpline yang disambungkan dengan Tim Dokter FKUI-RSCM juga disediakan untuk memberikan informasi lebih lanjut.

Aplikasi ini bisa diakses melalui website maupun didownload melalui Playstore Gogle dan IOS. Silakan Klik link https://linktr.ee/EndCoronaFKUI untuk mengaksesnya

Selain itu EndCorona juga dapat digunakan untuk mengakses informasi dan edukasi tentang Covid-19,  mulai dari situasi terkini penyakit, hotline darurat provinsi, hingga pembasmi hoaks seputar Covid-19 yang disusun berdasarkan jurnal, literatur dan referensi yang terpercaya.

Praktis sekali aplikasi ini buat orang awam yang bingung dengan kondisinya. Karena banyak kekhawatiran yang terjadi karena virus yang mudah menular ini.

Saya senang menggunakan aplikasi ini karena mudah digunakan , atau User friendly, navigasinya mudah dan informasinya jelas.

Dan aplikasi ini bisa diakses secara GRATIS oleh semua orang, sehingga akan sangat membantu mengidentifikasikan resiko orang yang rentan terkena Covid-19. Berguna sekali untuk mencegah penyebaran dan perkembangan kasus lebih jauh, juga mengedukasi masyarakat sekaligus membantu fasilitas kesehatan di Indonesia.

EndCorona , Foto oleh Arya

EndCorona bukanlah aplikasi yang mengejar keuntungan. Harapannya aplikasi ini bisa bermanfaat banyak demi Indonesia supaya segera pulih dari Covid-19. Pengorbanaan waktu dan tenaganya dilakukan untuk pencegahan Covid-19 di negeri ini.

Proses Pembuatan EndCorona

Ketika membaca wabah SARS Cov di Wuhan China semakin parah, saat itu namanya belum Covid-19 seperti sekarang. Arya melihat peluang  wabah itu masuk Indonesia  cukup besar dimata Arya. Itulah kenapa muncul ide membuat aplikasi bisa menilai resiko tertular virus dan juga edukasi untuk masyarakat. Postingan instagram pertama EndCorona dibuat pada bulan Februari sebelum Covid-19 populer seperti sekarang sebagai bukti bahwa dia telah memulai perjuangannya lebih awal.

Situasi pembahasan EndCorona , foto oleh Arya

Mulanya Arya mengemukakan idenya kepada dosennya yaitu Bapak Prasandhya A. Yusuf, S.Si, M.T Ph.D yang ahli di bidang medical technology , Ketua Departemen Fisika Kedokteran dan Ketua Klaster Medical Technology IMERI (Indonesian Medical Education Institute ) FKUI . Karena sudah kenal baik dan pernah ikut dalam riset-riset sebelumnya , pemaparan Arya bisa diterima oleh dosennya ini.

Satu hal yang menarik karena latar belakang Arya yang ternyata menyukai bidang robotic dan biologi. Bahkan sejak SMP dan SMA sudah menggeluti kedua bidang ini. Sempat dikirim ke International Robotics Olympic 2016 di Beijing, dan mendapatkan  penghargaan Technical Award. Lalu  waktu SMA pernah membuat Dompet Tunanetra yang bisa mendeteksi jumlah uang secara cepat bagi para tunanetra, Lalu Ketika kuliah sempat membuat aplikasi Chatbot pencarian beasiswa bagi mahasiswa UI dan bergabung menjadi  Covid UI-Facebook Data For Good Research Team. Itulah mengapa Arya bisa fasih tentang teknologi seperti ini, juga didukung rekannya dari Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia, maka membuat proses penciptaan EndCorona lebih mulus.

Arya beserta para pembimbing , Foto by Arya Lukmana

Perkembangan berikutnya ide EndCorona ini dibawa ke Dekan FKUI lalu dikembangkan lagi dengan bertambahnya pembimbing lainnya, dr Eric Daniel Tenda, SpPD, FINASIM, dr. Dewi Friska, MKK, dan dr. Anindya P. Susanto, B.Eng, MM

Akhirnya dengan usaha dan semangat Arya dan kawan-kawan juga dengan dukungan dari FKUI, secara cepat Aplikasi EndCorona bisa diluncurkan pada awal April 2020 untuk bisa diakses publik.

Secara indikator respons positif didapat aplikasi ini. Ada 120.000 sesi di website EndCorona , dimana para pengguna melakukan asesmen dan mengakses banyak informasi di dalamnya. Pada awal pandemic orang perlu informasi yang tentang Covid-19.

Kesulitan

Salah satu kesulitan yang dihadapi adalah perizinan dari Google dan Apple berkaitan dengan upaya Google mencegah aplikasi tidak bertanggung jawab tentang Covid. Sehingga akhirnya pihak Google disurati FK UI untuk menjamin bahwa aplikasi ini didukung oleh Universitas Indonesia, termasuk juga oleh salah satu pembimbing Arya yang menjadi salah satu pengembang vaksin imperial di London yaitu dr. Eric Daniel Tenda, SpPD. Sehingga akhirnya EndCorona bisa diverifikasi dan bisa didownload orang.

Perkembangan EnDCorona

Arya ingin mengembangkan fitur-fitur di EndCorona, karena merupakan pengabdian terhadap masyarakat, targetnya berbeda dengan start up lain. Mengembangkan Ebook, Webinar, Animasi . Menjadi sebuah nama yang akan diingat mengakhiri Corona. Mahasiswa kelahiran Jakarta, 8 Februari 2001 ini berkeinginan menjangkau orang-orang yang belum mendownload. Supaya bisa menginformasikan soal Covid 19 ke lebih banyak orang di berbagai level. EndCorona sempat bermitra dengan Tersalur untuk menyumbangkan sembako buat orang-orang yang baru di PHK dan menyertakan poster informasi tentang Covid-19 supaya selain membantu yang membutuhkan, orang-orang yang belum terjangkau Aplikasi EndCorona juga bisa mendapatkan informasi yang memadai.

Harapan Arya Untuk EndCorona

Karena EndCorona sudah memiliki banyak konten seperti E-Book yang ditulis para kontributor yang merupakan puluhan dokter spesialis dan konsuler, mulai dari dokter anak, dokter gizi dan banyak lagi. Arya berharap konten ini bisa diakses masyarakat. Diharapkan konten ini bisa membantu pemerintah untuk mengedukasi masyarakat. Ini semua bisa diakses dengan gratis  Tinggal dibaca saja.

Menjadi Penerima Apresiasi Kategori Khusus Pejuang Tanpa Pamrih Di Masa Pandemi Covid-19 Satu Indonesia Awards 2020

Arya merasa terharu karena bisa terpilih menjadi salah satu  Penerima Apresiasi Kategori Khusus Pejuang Tanpa Pamrih Di Masa Pandemi Covid-19 Satu Indonesia Awards 2020. Proses penjurian yang dijalaninya secara online berjalan mulus. Beberapa juri yang menguasai bidang ini seperti amat tertarik dengan EndCorona. Malah Profesor Nila Moeloek dan juga Onno W Purbo , Ph.d Pakar Teknologi Informasi mengajukan beberapa pertanyaan menarik seputar EndCorona kepada Arya. Profesor Emil Salim malahmemberikan masukan supaya EndCorona bisa bekerjasama dengan berbagai pihak supaya bisa dimanfaatkan lebih banyak orang.

Cita-Cita Arya

Ketika ditanya, apa cita-citanya, Pemuda berkacamata ini menjawab ingin menciptakan karya. Bagaimana berkarya yang bermanfaat. Salah satunya sekarang sedang membuat start up di bidang medical technology yang memiliki landasan keilmuan dan mendalam yang pasti membantu Kesehatan masyarakat.

Satu hal yang Saya tangkap dari perbincangan dengan Arya sore itu adalah banyak sekali kata “Membantu” yang diucapkannya. Tak disadarinya bahwa Arya berhati mulia dan tanpa pamrih ingin memberikan bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Sungguhlah perbincangan yang bermanfaat dan membuka wawasan dan juga menumbuhkan harapan. Saya senang sekali Indonesia memiliki Mutiara seperti Arya Arya Ananda Indrajaya Lukmana ini. Masih belia, tapi bisa memberikan sumbangsih signifikan untuk masyarakat banyak. Bahwa anak muda bisa membantu banyak orang dengan niat baik, kerja keras dan juga keahlian yang dimi;ikinya.

Dan Saya yakin masih banyak Arya-Arya lain di negeri ini, yang tanpa pamrih berjuang untuk kebaikan Bersama, yang harus diapresiasi dan disemangati.

Semoga kisah Arya ini bisa menginspirasi banyak orang untuk melakukan hal yang sama di berbagai bidang lain. Semangat terus berkarya Arya, karena Kamu dan teman-teman adalah cahaya harapan negeri ini  !

30 comments

  1. Namae kayak anakku. Cakep banget lagi begini kreatifitasya nambah, mana masih muda sudah bisa berkarya.
    pengen donlot juga biar bisa pake. 19 tahunku saat itu ngapain ya :”)

  2. Aku baru tahu ada anak bangsa yang namanya Arya Anand. Wah kemana saja saya. Salut banget apa yang dilakukan Arya. Semoga apikasi ini berguna untuk banyak orang.

  3. Hebat banget nih Arya, anak muda yang penuh semangat , ngga mau berdiam diri melihat keadaan saat ini, karyanya bermanfaat sekali, dan aku mau donlod juga nih , pengen tau dan coba sendiri seperti apa karya anak bangsa hebat ini

  4. Saya langsung merekomendasikan aplikasi End corona ini kepada keluarga di Indonesia. Bangga banget Indonesia punya anak muda yang bisa berkontribusi langsung terhadap masalah yang ada di negeri ini. Bukan hanya sumbang saran tapi langsung mengambil tindakan. Bravo untuk Arya.

  5. Ya ampun aku terlalu saksama membaca postingan ini :’) jadu teringat zaman kuliah, bikin beberapa project teknologi di bidang pendidikan bareng teman-teman.

    Salut banget sama Arya dengan EndCorona nya. Semoga makin meluas manfaatnya dan berkembang.

  6. Ya ampun aku terlalu saksama membaca postingan ini. Trus auto inget kenangan semasa mahasiswa buat project ini itu termasuk aplikasi. Salut banget sama Arya dengan End Corona nya. Semoga makin bermanfaat luas dan berkembang.

  7. Melihat gerak cepat Arya membuat aplikasi Endcorona ini, memang patut mendapat apresiasi, karena aplikasi tersebut dapat bermanfaat di masa seperti ini yang masih belum diketahui kapan pandemi akan berakhir

  8. Masya Allah, bangga sekali Indonesia mempunyai Sosok Pahlawan seperti Arya Ananda ini. Pasti bantuannya sangat dibutuhkan terutama di era Pandemi, apalagi bagi awam seperti masyarakat kebanyakan, termasuk saya, Good Job Arya, terima kasih untuk jasanya. Yakin kedepannya akan menghasilkan banyak inovasi yang lebih keren dan bermanfaat, Amiiiin.

  9. Sukses terus Arya, semoga aplikasi ini sangat bermanfaat dan bergunan untuk membantu mendeteksi virus covid 19. Ceritanya inspiratif sekali

  10. Wow, luar biasa sekali Arya ini dan sengat menginspirasi bagi kita semua. Semoga aplikasi itu sangat bermanfaat serta membantu untuk mendeteksi covid-19 secara akurat

  11. Keren sekali. Masih semuda itu, sudah banyak prestasi yang diraih. Bahkan kini memunculkan aplikasi pendeteksi risiko terpapar corona. Bahjan idenya sudah tercetus sebelum pandemi ini tiba di Indonesia.

  12. Bangga banget pada Arya Ananda yang berhasil menciptakan EndCorona
    Selama ini kan kita harus cari artikel yang terkadang ga lengkap, jadi harus cari lagi
    Dengan adanya EndCorona semua jadi mudah

  13. idenya keren dan timingnya pas ya. Mudah2an aplikasnya bisa berkembang lagi. Siapa tahu bisa ada fitur chat dokternya. Lama-lama jadi startup gede juga nanti.

  14. Hebat dan inspiratif apa yang telah dilakukan oleh Arya Anand dengan aplikasi EndCorona. Selain kemampuan juga jiwa sosialnya. Semoga dia mendapat dukungan terus dari orang, badan terkait sehingga aplikasi ini dapat menyelamatkan dan menyosialisasikan tentang Covid.

    1. Keren euy Arya. Berinovasi di tengah pandemi dan bermanfaat bagi orang banyak. Yang nguji juga salah satunya idola saya, Prof Ono W. Purbo.

      Tapi kayaknya gaungnya kurang terdengar ya, saya juga baru tahu setelah baca tulisan ini.

  15. Memang akan selalu ada hikmah dari suatu kejadian. Mungkin itu yang Tuhan mau isyaratkan lewat pandemi ini. Cinta kasih.

    Seperti Arya, punya dedikasi untuk berbagi buat sesame dengan apa yang ia punya dan bisa.

    Terima kasih sudah berbagi. Aku jadi lebih bersemangat berbuat yang lebih baik..

  16. Sumpeeh, Padamuuu dah ARYAA!!
    Keren banget, sosok anak muda yang meninspirasi banget, ditengah pandemi tetep berkarya.
    Memikirkan nasib bangsa dengan idenya yang luar biasa dan didukung oleh UI juga, mantaab bener.
    Semoga aplikasi ini bermanfaat bagi semuanyaa. Aku mau juga aah kepoin

    1. Ya ampun aku terlalu saksama membaca postingan ini :’) jadu teringat zaman kuliah, bikin beberapa project teknologi di bidang pendidikan bareng teman-teman.

      Salut banget sama Arya dengan EndCorona nya. Semoga makin meluas manfaatnya dan berkembang.

  17. Adek ini masih semester awal kok sempet-sempetnya bikin aplikasi ya? Padahal pas umur segitu di Fakultas Kedokteran, saya lagi berjibaku dengan praktikum yang tiada akhir.. Bikin aplikasi dan riset data itu skill yang belum rutin dipelajari pada semester itu..

    1. Dia udah biasa bikin aplikasi , dari SMA malah. Terus didukung teman2 dan Juga pembimbing yang mumpuni. Barengan kerjasama buat aplikasi ini

      1. Selalu kagum dengan cerita macam begini. Semoga semakin Arya Arya yang muncul yaaa. Teknologi, robot, biologi/kedokteran adalah tiga hal yg cocok sekali utk menganalisa keberadaan covid ini. Thanks buat sharing ceritanya mas aip

Tak Komentar Maka Tak Sayang , Silakan meninggalkan komentar. Mohon maaf, tidak menerima komentar dengan active link. Terima Kasih sudah berkunjung

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.