Hello TemenAip, Mari bicara jujur: di jalan raya, kemampuan menyetir itu cuma setengah dari tantangan. Setengah sisanya adalah menghadapi “kejutan” dari pengendara lain. Kayaknya malaikat bekerja keras untuk melindungi dan mengabulkan doa-doa dari para Pengendara kendaraan Indonesia karena kadang-kadang walaupun sudah berhati-hati bencana tetap bisa datang.

Menyetir aman bukan berarti  harus kaku seperti sedang ujian SIM, tapi lebih ke arah membangun kebiasaan yang cerdas agar  sampai di tujuan dengan selamat tanpa drama.


Berikut adalah beberapa tips esensial untuk menjaga keselamatan  di aspal dengan gaya yang tetap santai namun tetap waspada.

1. Jarak Aman adalah Harga Mati

Banyak orang merasa hebat kalau bisa menempel bumper mobil di depannya. Padahal, ini adalah resep paling manjur untuk kecelakaan beruntun. Gunakan Aturan Tiga Detik. Cari patokan benda statis di pinggir jalan (seperti tiang listrik), lalu hitung jeda waktu antara mobil depan melewati tiang tersebut hingga mobil Anda sampai di titik yang sama. Tiga detik memberikan waktu reaksi yang cukup bagi otak dan rem Anda jika terjadi pengereman mendadak.

2. Lampu Sein Bukan Aksesori Pajangan

Memberi tahu orang lain ke mana Kita akan pergi adalah bentuk komunikasi dasar di jalan. Menyalakan lampu sein dua atau tiga detik sebelum berbelok atau berpindah jalur sangat membantu mengurangi risiko ditabrak dari belakang. Jangan jadi tipe pengemudi yang berbelok dulu baru menyalakan sein—itu namanya mengejutkan, bukan memberi tanda.

3. Handphone Bisa Menunggu

Kita semua tahu godaan untuk sekadar mengecek notifikasi atau membalas pesan singkat sangat besar. Namun, gangguan selama dua detik saat melaju dalam kecepatan 60 km/jam sama saja dengan menyetir sejauh puluhan meter dalam kondisi mata tertutup. Jika memang mendesak, tepi kan kendaraan atau gunakan fitur voice command. Media sosial  tidak akan lari ke mana-mana, tapi nyawa kita hanya satu. Tapi buat saya pribadi saya akan memilih untuk berhenti sebentar untuk melakukan panggilan telepon ataupun memberikan jawaban pada pesan Whatsapp daripada pakai handphone ketika di jalan

4. Kenali Blind Spot Anda

Setiap kendaraan punya titik buta yang tidak terjangkau oleh spion. Sebelum berpindah jalur, biasakan melakukan shoulder check atau menengok sekilas ke samping. Jangan hanya mengandalkan kaca spion semata. Ingat juga bahwa truk dan bus punya blind spot yang jauh lebih luas. Jika Anda tidak bisa melihat wajah sopir truk di spion mereka, berarti mereka juga tidak bisa melihat Anda.

5. Emosi itu Beban, Tinggalkan di Rumah

Jalanan seringkali penuh dengan provokasi. Ada orang yang memotong jalan tanpa permisi atau membunyikan klakson tanpa alasan jelas. Resep terbaiknya? Jangan terpancing. Mengemudi dengan emosi hanya akan mengaburkan logika dan merusak refleks kita. Biarkan mereka lewat; menjadi “pemenang” dalam adu ego di jalan raya tidak akan memberi  piala, justru hanya menambah risiko. Emosi sesaat bisa bikin kita rugi bertahun-tahun Beneran deh kalau sampai kecelakaan gara-gara marah-marah di jalan selain rugi materi bisa rugi nyawa juga yang tidak bisa diganti

6. Kesehatan Prima Saat Berkendara

Pastikan badan kita sehat dan tidak ada kendala sakit ketika menyetir kendaraan karena kita harus Fit dan juga sehat jasmani dan juga rohani ketika berkendara batasannya kita berkendara itu 4 jam harusnya berhenti dan beristirahat jangan terlalu diforsir karena berbahaya nantinya

Menyetir dengan aman sebenarnya adalah soal manajemen risiko. Kita tidak bisa mengontrol perilaku orang lain, tapi  punya kendali penuh atas kendaraan dan reaksi  sendiri. Dengan tetap tenang, menjaga jarak, dan tetap fokus, perjalanan yang membosankan sekalipun bisa menjadi perjalanan yang berkualitas.
Ingat, tujuan utama dari mengemudi bukan cuma soal seberapa cepat  sampai, tapi memastikan  benar-benar sampai. Selamat berkendara dan tetap waspada.

27 comments

  1. Daku belum bisa nyetir nih tapi dulu pernah dinasehatin Papa. Kalau di jalan harus tenang, gantian (dan mirip dengan yang apa Bang Aip jelaskan di atas, jaga emosi kalau di jalan).

    Blindspot ini yang bahaya ya, baik bagi pengendara mobil maupun motor. Duluuu pernah ngeri banget, lihat kecelakaan, mobil box yang nabrak motor di belakangnya, ban depan motor sampai susah lepas.

  2. Penting banget buat kita untuk tahu gimana berkendara dengan aman. Karena pada dasarnya kecelakaan di jalan tuh bukan hanya terjadi karena kitanya yang ugal-ugalan, tapi bisa jadi karena pengendara lain yang abai sama cara berkendara yang aman.

  3. sampai sekarang aku masih belum bisa euy nyetir walau sudah kursus tapi karena masih takut nggak jago-jago deh nyetirnya. tapi memang dalam hal berkendara baik itu motor dan mobil kita harus selalu memperhatikan rambu dan juga memberikan sinyal saat akan berbelok dan sebagainya agar berkendara lebih aman

  4. Kadang tuh kita sudah bener bener hati hati tapi orang lain kek kesurupan di jalan dan gak mau tahu soal sabar dan rambu lalu lintas. Celakai orang baru sadar itupun kalau beneran sadar. Ah, mangkel aku Kang soalnya beberapa kali kejadian sering lihat orang di jalan tuh gak pake otak banget

  5. Baru aja sepekan ini tiga orang temenku meninggal dunia. Dua dari mereka itu temenku SMP. Mereka ga traveling sih, tapi abis kerja, berangkat kerja dan ada yg mau kondangan. Mereka nyetir sendiri dan kecelakaan sendiri, dan ada yg ditabrak.
    Aku ga tahu ya kalo sampe ada masalah rumah tangga. Ini masalah pribadi sih. Tapi kesalahan menyetir yang disebutkan kang Aip di atas itu udh harga mati. Harus tahu aturan2 saat menyetir shg tdk membahayakan diri dan org lain. Belum lagi kita lagi ninggalin anak, istri, suami dan keluarga di rumah.

  6. Kita memang harus paham bagaimana cara mengemudi yang aman saat di jalan, termasuk harus berhati-hati dengan pengendara lain. Karena kadang-kadang kita sudah hati-hati dan memastikan patuh pada aturan berkendara di jalan, tapi justru orang lain yang kurang hati-hati dan kita jadi korban.

  7. Yups betul banget apa yang dipaparkan oleh MAs Aip ini, mengendarai mobil itu harus fokus bukan hanya mata tapi juga pikiran. Paling gak suka kalau ada yang lagi nyetir megang handphone terus dan marah-marah terus,kan bahaya yaa. Dan jangan lupa berdoa untuk keselamatan perjalanan karena terkadang kitanya sudah super hati-hati eh orang lain yang gak hati-hati. Segala sesuatu bisa terjadi di jalan raya.

  8. Saya sendiri kadang lupa untuk menyalakan lampu sen kanan atau kiri pas mau belok, kadang ada alasan ngeyelnya karena jalanan sepi ini kok. Padahal jelas itu salah, ya. Tak layak ditiru sama sekali.
    Terima kasih Kang Aip untuk reminder nya. Mudah-mudahan artikel sebermanfaat ini banyak yang baca dan orang-orang jadi memahami pentingnya menyetir dengan aman di jalan raya dan mengutamakan keselamatan, termasuk saya tentunya

  9. Setuju dengan tipsnya. Berkendara yang aman memang penting demi keselamatan bersama. Menjaga jarak aman itu penting terutama saat melaju dengan kecepatan tinggi. Tapi sering kali orang lupa, terutama di jalan tol. Makanya sering terjadi tabrakan beruntun.
    Selain itu, menaati aturan lalu lintas juga penting. Sering banget menemukan orang melanggar yang bisa mencelakakan orang lain.

  10. Aku mengenali kelemahanku saat berkendara, mas Aip…
    Karena kondisi penglihatanku yang kurang oke, jadi aku bener-bener menghindari menyetir di malam hari atau hujan atau keduanya ((double combo)).
    Tapiii.. pasti pernah ada di kondisi yang HARUS BANGET niih.. nyetir malem dan hujan.
    MashaAllah… sepanjang nyetir merapal doa teruuss menerus.. kalau cape doa, dzikir… ganti-ganti aja..
    Dan itu hal yang paling menengangkan.. sekalipun uda pake hazard lamp dan lampu sorot depan yang paling maksimal.

  11. Saya setuju, Kan. Walau kita sudah berhati-hati di jalan, tapi kena saja. dan itu lantaran karena pegendara lain. Entah tidak sabaran, buru-buru, seakan jalan punya milik dia saja. Jadi poinnya saat mengemudi biar aman, hati dan pikiran harus adem. singkirkan semua beban di hati dan kepala. Dijamin, mengemudi mobil di jalan aman dan lancar.

  12. Tips aman berkendara ini penting banget
    Karena banyak hal yang tak terduga di jalan raya
    Jadi harus ekstra hati-hati agar pulang dan pergi dalam keadaan selamat ya

  13. Setujuuuu pastinyaaaa. Driving terlebih di jalan raya, feel nya beda. Kdg semua teori pas belajar mengemudi jadi ga kepake. Insting kita juga hrs jalan. Dan sabaaaar. apalagi driving di kota yg kayak jakarta atau Medan . Itu beneran sih, kesabaran harus seluas samudera menghadapi drivers lain yg suka ugal2an. Jujurnya ini alasan ku kenapa sampe skr ga berani bawa mobil sejak pindah JKT mas . Drpd nabrak atau ditabrak.

  14. Nah ini, sebenarnya ada banyak ‘aturan tidak tertulis’ selama kita berkendara di jalan raya ya kang. Salah satunya ya perkara jarak aman ini, yang seringkali justru diabaikan sama pengguna kendaraan besar macam bus antar kota dan truk-truk. padahal, mereka kalo ngerem tuh kan pasti butuh waktu lebih, mengingat beban yang dibawa tidaklah sedikit.

    Satu lagi perkara gadget nih. Masih sering kutemuin driver yang masiiiih aja buka hape. Kalo di pinggir jalan mah gapapa lah ya. Tp kalo di tol.. beuh, bahayanya bukan main!

  15. Daku pernah dikasih tau temen abang daku, kalau di jalan raya risikonya kalau ga ditabrak ya nabrak, makanya kudu hati-hati selama di jalan raya.
    Sabar-sabar aja padahal jadi kunciannya ya, dan saling mengerti keadaan di jalan sambil paham itu rambu²nya bahwa itu bukan hore³ nya di jalanan

  16. Berkendara emang harus fokus dan persiapan harus matang. Badan juga kudu banget prima yah Kang… Di jalan raya itu emang ujian kesabaran paling berat, ya. Kadang suka gemas sendiri sama tipe pengendara yang hobi belok dulu baru sein, atau yang asyik main HP sambil jalan zig-zag. Memang paling bener ego harus ditaruh di rumah dulu biar selamat sampai tujuan.

  17. Sepakat sekali dengan semua tips yang kang Aip jabarkan satu persatu. Meskipun saya tidak bisa membawa kendaraan motor atau mobil sendiri karena memang tidak mahir dan terlalu kagetan, mental tak siap menghadapi kerasnya jalan.

    Nah, yang paling memancing emosi dan bikin kaget: klakson dan orang yang suka memotong jalan tanpa peringatan lampu sein. Duh, ini emang menguji kesabaran dan kejelian.

    Di jalan, apalagi bawa mobil, kudu beneran fokus dan hati-hati serta tidak mudah emosi. Selalu berusaha menjaga keselamatan diri dengan cara memaksimalkan fokus dan hal-hal yang dapat kita kendalikan ya. Makasih lho tips nya sangat bermanfaat.

  18. Baru tadi saya hampir nabrak gara – gara ada motor ngerem mendadak, penyebabnya ada orang mau nyebrang tapi ragu ragu, untung reaksinya cepat hingga pemotor di depan ngga saya seruduk.
    Ya begitulah jika berkendara di sini meski udah hati – hati eh orang lain yang nabrak kita.
    tips esensial diatas harusnya di fami oleh semua pengguna jalan umum

  19. Setuju banget, saat berkendara, terutama saat makai mobil, terutama di jalan tol, pastikan kondisi bener2 prima, fokus, no main2 hape club.
    Apalagi kalau lagi banyak truk dan bus aduh ngeri banget, mana blind spot-nya juga mayan yaa. Kadang kendaraan kecil nggak terlihat ma mereka kalau nggak bener2 jaga jarak.
    Intinya sih sama2 berkendara aman aja. Kadang nih ada yang ngawur dan ugal2an di jalan, masalahnya kalau dia sendiri yang celaka yawes, seringnya ajak2 orang/ kendaraan lain hiks. Trus keknya satu yang nggak kalah penting banyak2in doa dan dzikir kalau di jalan mah hehe 😀

  20. aku baru tahu ini tentang aturan tiga detik berarti kita berhenti setelah kendaraan di depan kita melewati misal sebuah tiang selama 3 detik gt ya ato gmn mas aku masih kurang paham konsepnya disini hehehe….
    aku tu paling was was klo pas lagi disopirin suami trus kadang emosinya lagi tersulut gt kan takut kenapa2 yaa hehe meskipun dia juga sudah mempertimbangkan tindakannya sie cm tetep aja ngerasa takut klo kenapa2 secara kalo aku nyetir ya udah nyari aman nya aja ngalah gpp 🙂

  21. Yang namanya jalan raya, apapun bisa terjadi ya Mas.
    Kita udah berusaha hati2 bangettt, ehhh di jalan malah ketemu sopir ugal2an. Aduh, ini bikin kezel maksimal.
    Apalagi, di Surabaya tu hawanya panasssss, entahlah ini kok ngaruh bangett ama emosi orang ketika nyetir. Bawaannya pengin cepet sampaai, jadi ngebutnya kagak aturan dah.
    Padahal, mobilnya kan udah ber-AC ya? Jadi biarpun panas, harusnya yo ngga perlu emosi jiwa.

  22. Baru banget tadi ngekor mobil polisi yg saban sebentar, lampu remnya menyala.
    Pas ngelewatin, baru keliatan, yg nyetir ternyata sedang mainan hp. Sigh..
    Padahal sempat berpikiran baik, jangan-jangan mau nyetop motor saya. Karena saya membonceng di jalur utama tanpa helm — grinning.

  23. Tips yang sangat bermanfaat, terutama buat aku yang sampai sekarang belum berani nyetir sendiri. Latihan nyetir di lapangan sih udah, tapi nyali belum cukup untuk bawa kendaraan roda empat di jalan. Semoga suatu saat bisa berani

  24. duh bener banget lagi apa kata kak Aip, kalo kemampuan menyetir itu cuma setengah dari tantangan. Setengah sisanya adalah menghadapi “kejutan” dari pengendara lain.
    ngomongin soal nyetir, saya baru ngeh kalo saya terakhir nyetir hampir sepuluh tahun yang lalu, udh lama banget ya, karena satu dan lain hal, saya memutuskan untuk jadi passenger princess atau pilih naik taksi online aja hehe

  25. Tips yang memang sangat berguna diterapkan di jalan raya. Dan yang terpenting lagi harus dalam kondisi prima saat berkendara. Aku terakhir bawa mobil dari Bandung ke Palembang (walau gantian sama adik), lumayan challenging tapi dengan berhati-hati alhamdulillah tiba dengan selamat.

    1. Sepakat mas, manajemen resiko, kita ga bisa mengendalikan kondisi jalan, karakter orang lain di jalan, cuaca saat menyetir yang kita bisa kendalikan pikiran, perasaan dan energi kita. Jika sudah lelah emosi maupun badan mending minggir deh, kalau saya tambah satu lagi mas, menyetir di malam hari, saya ga suka, apalgi kalau ke luar kota, karena pengelihatan berasa terbatas ga bebas, kalau masih dalam kota masih okelah. Tapi ya kalau terpaksa menyetir malam, saya pilih kecepatan minimum dan ambil jalur kiri aja wis,pelan asala sampai dengan selamat

Tak komentar maka tak sayang. Silakan meninggalkan komentar. Mohon maaf, tidak menerima komentar dengan active link. Terima kasih sudah berkunjung

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses