Hello TemenAip! Apa Kabar? Siapa yang mau ke Jepang? Bakal ada perubahan signifikan sih di bagian biaya Visa. Saya rangkumkan dari website kedubes Jepang ya
Kabar penting buat yang berencana melakukan perjalanan ke Negeri Sakura. Kedutaan Besar Jepang di Indonesia resmi memberlakukan penyesuaian tarif baru untuk pengajuan visa yang berlaku mulai 1 Juli 2026.
Kenaikan tarif ini terbilang sangat signifikan, di mana biaya visa melonjak hingga lima kali lipat dari harga sebelumnya. Selain itu, otoritas Jepang juga memutuskan untuk menghapus opsi Visa Transit.
Berikut adalah rincian lengkap perubahan tarif visa Jepang yang perlu Anda ketahui:
Perbandingan Tarif Visa Jepang (Per 1 Juli 2026)

Catatan Penting Pembayaran: Pihak kedutaan dan pusat aplikasi menegaskan bahwa pembayaran hanya menerima uang tunai (cash). Pemohon sangat disarankan untuk menyiapkan uang pas saat melakukan pembayaran di lokasi.
Prosedur Pengajuan Tetap Melalui JVAC
Meskipun terjadi perubahan harga, prosedur pengajuan visa tetap mengikuti aturan yang berlaku sejak akhir tahun 2020. Kedutaan Besar Jepang di Indonesia pada prinsipnya tidak melayani pengajuan aplikasi langsung di gedung kedutaan.
- Lokasi Pengajuan: Japan Visa Application Center (JVAC), Kuningan City Lantai 2 Unit L2-09, Jakarta.
- Sistem Reservasi: Pemohon wajib membuat janji temu secara online terlebih dahulu melalui situs resmi VFS Global sebelum datang membawa dokumen.
- Waktu Proses: Minimal 5 (lima) hari kerja setelah dokumen dinyatakan lengkap dan diterima.
Aturan Mengenai Pengajuan Lewat Perwakilan
Pengajuan visa pada dasarnya wajib dilakukan secara mandiri oleh pemohon. Namun, proses ini dapat diwakilkan oleh keluarga atau staf kantor (dengan melampirkan bukti hubungan keluarga atau surat tugas) khusus untuk kondisi berikut:
- Anak di bawah usia 16 tahun atau lansia di atas 60 tahun.
- Penyandang disabilitas.
- Pemegang paspor diplomatik/dinas.
- Pengajuan kolektif melalui biro perjalanan (travel agent) yang telah disetujui pihak Konsulat.
Imbauan Tambahan: Asuransi Perjalanan
Bersamaan dengan pengumuman ini, Kedutaan Besar Jepang kembali mengingatkan bahwa visa hanyalah bentuk rekomendasi, bukan jaminan mutlak izin masuk. Keputusan akhir tetap berada di tangan pihak Imigrasi Jepang saat mendarat.
Mengingat tingginya biaya perawatan medis di Jepang, wisatawan sangat disarankan untuk memiliki asuransi perjalanan luar negeri yang memadai. Pilihlah asuransi yang menyediakan layanan informasi rumah sakit, jasa penerjemah kesehatan, serta sistem perawatan cashless (tanpa tunai) demi kenyamanan selama berada di sana.Tips dari Saya, kalau belum punya E-Paspor, investasikan saja disana daripada paspor RI biasa, soalnya Kita bisa apply E-Visa secara gratis kalau punya E-Paspor RI.
Ya namanya juga mau masuk ke negara orang otomatis Kita harus mengikuti peraturan di sana Jadi ikutin saja semua prosedurnya supaya proses masuk ke negara tersebut lebih lancar selamat jalan-jalan di Jepang ya temanAip!

Aku penasaran aja sih, yg naik tuh khusus buat WNI atau dari negara lain juga dikenakan pajak tinggi? Lalu buat mahasiswa yg tahun ini baru mau mulai kuliah, pasti juga ikut harga baru ya.. Kayaknya orang lebih baik untuk mempertimbangkan membuat e-paspor mungkin ya tujuannya
Terima kasih banyak infonya mas. Pasti ada banyak sebab mengapa pemerintah jepang menaikkan biaya visa-nya. Ya, selain faktor ekonomi, mungkin juga faktor demo penolakan imigran di Jepang ya.
Wow, naiknya 5x lipat. Berarti untung ya adikku pas berangkat ke sana 2 bulan lalu bbisa bayar visa dengan harga lebih murah.
Gakpapaa, insya Allah dimampukan untuk beli tiket PP, bayar visa, asuransi, dan biaya liburan ke Jepang. Optimis aja.
ternyata biaya visa masuk jepang sebelum kenaikan harga itu lumayan murah yaa nggak sampai sejuta. tapi sekarang jadi naik 5 kali lipat deh lumayan juga naiknya. Tapi kalau pakai epaspor malah bisa gratis berarti mending bikin epaspor deh kalau mau ke jepang
Wah, ini langkah yang cukup berani ya
Segitu banyaknya naiknya harga visa ke Jepang
Ini kira kira bisa bikin orang Indonesia malah ogah ke Jepang apa nggak ya
Wow… Naiknya nggak tanggung-tanggung ya. Bener sih mending bikin E-Paspor kalau kaya gini. Tapi apakah biaya pembuatan E-Paspor juga ikutan naik?
Terus aku baru tahu kalau sangat dianjurkan pakai asuransi perjalanan luar negeri. Asuransi perjalanan juga mengnanggung saat sakit di negara orang ya. Informasi menarik.
Kayaknya makin banyak masyarakat Indonesia yg berlibur ke Jepang nih sehingga mereka naikin Visa sampe 5x lipat. Ya mereka butuh pemasukan pajak lbh sih ya.
Informasi ini bermanfaat bgt buat kita yg mau ke Jepang. Yg lbh bermanfaat lagi soal informasi e-paspor yg lbh baik sehingga bs gratis ngurus e-Visa. Meski lbh mahal biayanya bikin e-paspor tp kemudahan di belakang tuh yg bikin kita bahagia.
pas baca biayanya melonjak sampai lima kali lipat, apalagi opsi visa transit sekarang dihapus. Dompet langsung menjerit rasanya, haha.
Tapi untung banget ada tips di akhir tulisan soal e-paspor. Asli, itu penyelamat banget sih biar tetap bisa dapet e-visa gratis. Memang bener, mau nggak mau kita harus ikutin aturan negara mereka kalau mau liburan dengan tenang.
Wah.. naiknya tidak main-main ya, Kang. Naik 5 kali lipat. Sangat menguras kocek. Terus harus bayar tunai lagi. bawa 3,3 juta, lumayan dompet sudah gendut. terus tidak bisa lewat online, jadi bakal repot juga bagi yang domisi di luar Jakarta, apalagi tinggal di daerah. Harus menyediakan waktu dan dana lagi buat ke Jakarta.
Naiknya kenceng juga harganya huhu.
Info seperti ini perlu diketahui jauh-jauh hari sih sebelum berangkat ke Jepang, biar ga syok karena perbandingan harganya yang melejit. Jadinya bisa dipersiapkan secara matang kelengkapannya dan hal apa saja yang tidak diperbolehkan. Namanya peraturan kebijakan di sana ya harus diikuti
Sungguh sangat signifikan kenaikan tarifnya
Jadi pengen tahu alasan logis di balik kenaikan tersebut. Apakah ada yang jelasin soal itu?
Meski belum ada rencana mau ke sana dalam waktu dekat, tapi info ini perlu jadi catatan. Makasih ya Arief.
Gapapa, biar makin kesaring turis yg mau datang kesana. Apalagi akhir2 ini aku liat kok banyak turis asing yg melakukan aneh2 di jepang. Harga Visa nya yg naik tinggi begini jujurnya ga bikin aku males datang, malah makin pengen ke jepang lagi. Masih banyak prefectures nya yg mau aku visit . Trutama yg bagian selatan, aku masih banyak yg belum, cuma Nagasaki doang yg udah. Semoga dengan naiknya visa jepang, memang menyaring turis2 yg DTG, supaya bisa yg lebih paham etika aja yg kesana. Gemeeeees tiap liat turis yg seenaknya melakukan hal2 terlarang di jepang
Jalan jalan berwisata ke Jepang ternyata membutuhkan perjuangan dan pengorbanan lebih nih sekarang ini ya
Naiknya bisa saya tebak bakalan ikut berdampak ke naiknya biaya lain kalau mau ke Jepang
Tapi kalau sudah suka dan ada niat, seberapa besar budget nya pasti ditebak aja ya
Terimakasih informasinya Kang…
Semoga dipermudah dan dilancarkan segala urusannya sehingga berkesempatan main ke Jepang. Aamiin
Tahun ini sempat berandai-andai sama teman buat explore Jepang. Tentu tercengang dengar kabar biaya visa naik 5x lipat. Ekh ternyata kalau pakai e-paspor ngurus visa ke Jepang malah gratis? Waw juga nih info hidden gem nya.
Aku share akh artikelnya buat jadi bahasan sama temen. Semoga sih nanti pas kami otw Jepang, ada kebijakan turun biaya visa ya ngarep + ngayal.
Walaaahh, aku belum ke Jepang udah naik aja biaya visanya. Mana naiknya nggak tanggung2, sampai 5x lipatnya hiks.
Ini keknya juga berdampak ke biaya2 lainnya, mulai jasa2 di bandara, hingga tour2/ penginapan dll gitu juga kali ya?
Penyebabnya apa gonjang-ganjing di dunia global atau Jepang mau serius screening mereka yang masuk ke negaranya yaa?
Tapi buat e-pasport aman yaa. Kyknya ini bakal memicu banyak orang berbondong2 bikin e-pasport kali ya nantinya?
Waduh naiknya lumayan juga tuuuuhh, padahal Jepang itu sepertinya destinasi Asia paling Favorit orang Indonesia selain Korea Selatan, jadi lebih mahal dibanding Visa ke Korea selatan.
Tapi sepertinya worth it dengan segala keindahan yang ada di jepang.
Semoga yang udah punya plan ke jepang tetap bisa jalan dan tidak terpengaruh sama kenaikan ini
Wow.. kenaikannya besaarr banget yaaa.. alamaakk makin jauh ini bisa nyampe ke Jepang T__T
Tapi baca komennya mbak Dinda kalau selama 48th harganya belum pernah berubah ya takjub juga ya, kok bisaa bertahan selama itu. Artinya emang ngga ada tendensi khusus sih ya Jepang menaikkan tarif ke Indonesia ahahaha (suudzon aja).
Makasih loh infonya, at least bisa aku teruskan ke adikku yang wibu untuk pertimbangan biaya kalau mau lanjut sekolah ke Jepang.
Aku juga dapat kabar akhir tahun kemarin kalau nggak salah, dari salah satu senseiku yg kerja di konsulat, kalau pihak jepang menaikkan harga pembuatan visa5x lipat. Cuma waktu itu belum tahu efektifnya kapan.
Dan ternyata aku baru tahu kalau selama hampir 48 tahun, harga pembuatan visa belum direvisi. termasuk peningkatan pariwisata dan imigrasinya. Nggak kebayang lho durasi selama 48tahun tarif pembuatan visa sekitar 330ribuan..
Bujuuuuuugggg naeknya jauh banget ya Mas Arief. Dari ratusan rebu, tau-tau jadi jutaan. Ini kalo dihitung persentase, luar biasa loh jauhnya. Kayaknya udah lebih dari 200% bedanya.
Kalau boleh tau penyebabnya ya mas? Apa karena rupiah lagi sebegitu layu-nya. Atau karena banyak WNI yang rada ‘ngerusuh’ di Jepang sana sehingga bikin Pemerintah Jepang bertindak?
Wadidaaawww jauhhh bangett selisihnyaaa. dahlah dolar naik, ehhh biaya urus vua naik ngga kira2 juga
nyesel dah aku bikkn paspor nya masih yg jadul.
kalau pakai e-paspor, konon bisa bebaz visa Jepang kan yaaa?
Ahh belum sempat ke Jepang tapi visanya sudah naik lima kali lipat saja yaa.. semoga ada rezekinya buat anakku nih bisa kuliah di Jepang.. dia lagi giat belajar bahasa Jepang..
Wah kenaikan tarif visa nya besar banget ya? Kaget juga lihat ratenya naik berkali-kali lipat. Akankah berpengaruh pada jumlah/kuantitas kunjungan WNI ke Jepang?