Hello TemenAip! Apa Kabar. Semalam Saya ketemu salah satu legenda kuliner Indonesia bahkan dunia yaitu Chef William Wongso di Hotel ARYADUTA Menteng, 2 Februari 2025 dalam acara Ramadan Nusantara Journey.

Rasanya seneng banget ketemu beliau karena biasanya hanya melihat di TV atau di YouTube
Senang sekali melihat beliau langsung memastikan kesiapan menu-menu yang akan dihidangkan kepada tamu malam itu. Soalnya ada beberapa hidangan yang memang sudah siapkan untuk acara spesial Ramadan nanti.
Ternyata orangnya humoris dan sangat rendah hati dan mau berbincang jangan Kami para tamu yang hadir.
Beliau cerita kalau di tahun 70-an beliau sering datang ke Hotel ARYADUTA Menteng ini untuk menikmati masakan Perancis yang ada di salah satu restoran di sini.
Langsung berasa deh ini Chef Legend ada di hotel Legend! Kok seru banget!

Ramadan selalu menjadi momen yang dinanti untuk kembali ke akar—menikmati kebersamaan sambil mencicipi hidangan yang menghangatkan jiwa. Tahun ini, ARYADUTA Menteng membawa perayaan berbuka puasa ke level yang berbeda.

Dalam rangka merayakan usia ke-52 tahun, hotel legendaris di jantung Jakarta ini menggandeng maestro kuliner paling berpengaruh di Indonesia: Chef William Wongso. Kolaborasi ini bukan sekadar jamuan makan, melainkan sebuah simfoni rasa bertajuk “Ramadan Nusantara Journey”.
Mengapa Kolaborasi Ini Begitu Istimewa?
Istilah “Legends Meet Legends” bukanlah isapan jempol semata. ARYADUTA Menteng adalah ikon sejarah perhotelan Jakarta, sementara Chef William Wongso adalah penjaga gerbang rasa Nusantara.
Beliau tidak hanya memasak; beliau bercerita. Dari pengalamannya belajar langsung di dapur kaki lima hingga restoran bintang lima di Eropa dan Asia, Chef William membawa keotentikan yang sulit ditandingi ke meja makan kita.

Pas ngobrol sama beliau saya itu tidak bisa mendapatkan hal-hal favorit dari Om William karena menurut dia semua masakan Indonesia itu unik dan harus diberikan penghargaan dan juga kesempatan untuk dikenal banyak orang.
Satu lagi yang disayangkan adalah belum ada satupun Hotel maupun resort di Indonesia yang benar-benar punya restoran yang khusus menyajikan masakan Indonesia.
Dan saya sempat curhat juga bagaimana masakan Indonesia itu kurang mendapatkan tempat di dunia internasional karena kalah dengan masakan Thailand maupun Vietnam dan negara Asia lainnya.
Beliau bilang memang itu salah satu ketertinggalan kita walaupun masakan Kita sebenarnya tidak kalah enaknya dan variatif. Tapi sebagai pembanding restoran khas Indonesia itu hanya ada sejumlah 1300 lokasi di berbagai negeri sementara sebagai pembanding di Sydney saja ada 1000 lokasi restoran khas Thailand. Dari situ saja sudah terlihat bagaimana kita tertinggal di bidang ini dibandingkan negara-negara Asia lainnya.
Itulah kenapa senang sekali Om William mau berkolaborasi dengan ARYADUTA Menteng kali ini.

Fajar Sukarno, General Manager ARYADUTA Menteng mengatakan “Kami ingin menghadirkan pengalaman Ramadan yang berkesan di tempat yang memiliki nilai sejarah. Inilah saatnya legenda bertemu legenda.”

Eksplorasi Menu: Dari Timur Tengah hingga Pelosok Nusantara
Di JP Bistro, Kita akan diajak bertualang melintasi peta rasa yang luas. Bayangkan perpaduan harmonis antara takjil khas Timur Tengah dengan hidangan utama yang kaya rempah Indonesia.

Highlight Menu Signature William Wongso
Khusus menu-menu yang disajikan oleh William Wongso ada Sentuhan Peranakan & Nusantara: kita bisa menikmati kelezatan Laksa Udang, Beef Rendang, Ayam Kecombrang, hingga Cumi Hitam Pekalongan yang legendaris.
Saya penasaran banget sama rendang yang beliau sajikan dan juga ajarkan kepada Gordon Ramsey, chef ternama dari Inggris. Ternyata memang rendangnya juara menurut saya bukan tipe rendang yang hitam tapi aromanya sangat sedap, soft ga nyegrak tapi saya bisa mencium dan merasakan aneka macam rempah yang dipakai di sana. Dagingnya lembut sekali rasanya dan saya tidak terlalu pedas sehingga cocok dinikmati banyak orang.

Cuma hitam pekalongannya sedap banget karena cuminya segar dan bumbunya bisa mengangkat rasa alami dari cumi.
Laksa udangnya sangat menarik karena cukup mirip dengan laksa yang saya makan di Penang maupun Malaka tapi versi agak light sedikit.
Ayam Kecombrangnya enak. Segar dan sedap sekali paduan rasanya.

Kesegaran Otentik: Selada Bangka Orange and Shrimps dan Singapore Rojak Nyonya siap memanjakan lidah Anda.

Yang paling menarik buat saya selain rendang adalah Salad Bangka. Itu salad yang terbuat dari campuran lobak, apel dan ada mayonesnya ditambah udang segar. Ini beneran refreshing banget karena tekstur lobak dan apel yang renyah ditambah kacang dan juga tambahan mayones dan mustard membuat rasanya sedap sekali.

Selera Internasionalnya ada Global Appetizers: Hummus, Babaganoush, dan Mint Tabbouleh untuk pembuka yang sehat dan ringan.
Nah itu kira-kira menu-menu yang akan dihadirkan khusus Ramadan nanti di restoran JP Bistro ARYADUTA Menteng dan juga Semanggi.
Pas banget nanti Buka Bersama teman atau keluarga di Restoran JP Bistro. Spesial banget kan Buka Puasa dengan menu-menu William Wongso?
Selain di JP Bistro, nuansa Ramadan yang autentik juga bisa Kita temukan di Shima Japanese Restaurant dan Ambiente Ristorante.
Penawaran Eksklusif Ramadan
Agar momen silaturahmi semakin manis, ARYADUTA Menteng menghadirkan berbagai promo menarik yang sayang untuk dilewatkan:
Paket Detail Penawaran Harga
Iftar Buffet Buy 4 Get 5 di JP Bistro IDR 420.000 net/pax
Staycation Menginap + Sahur + Iftar (2 orang) IDR 1.433.600

Buat hantaran Ramadan dan Lebaran juga ada
Ramadan Hampers Tersedia di AKAR (Lobby) Mulai IDR 388.000 / Box

Beruntung nya kak Aip bertemu maestro kuliner, bapak Wiliam tuh kalem, senang deh dengan komentar nya tentang kuliner yang menyejukkan
Salah satu rasa bangga yang menjalar tentang uniknya kuliner Indonesia
Seneng banget yaa om Aip bisa ketemu chef Indonesia yang super legend ini , William Wongso. Coba beliau jadi juri yang lomba masak-masak itu yaa pasti seru. Betul sekali kata beliau bahwa semua makanan harus dihargai jadi beliau suka semua jenis makanan yaa karena semua makanan itu ad akeunikannya masing-masing. Mantap deh acaranya nih Aryaduta.
Beruntung banget Kang Aip bisa bertemu beliau secara pribadi dan ngobrolin kuliner Indonesia, beliau kerja keras banget memperkenalkan masakan Indonesia di global ya. mana bisa mencicipi masakan maestro pula beruntung banget!
wah menunya menggoda banget nih. pas banget ya ini sudah dekat ramadan hotel-hotel pastinya sudah menyediakan berbagai menu untuk berbuka. keren sih kalau restoran ini menyajikan menu-menu tradisional untuk berbuka apalagi kalau menunya yang jarang dibikin pastu menarik banget tuh
Kalau jelang Ramadan gini emang udah banyak nih hotel2 mulai promo menu bukbernya.
Mantul banget Aryaduta nih collabs sama Chef William Wongso, kebayang nih menu2 apa saja yang direkomendasikan dan dimasaknya akan sangat memanjakan lidah, terutama rendangnya.
Ternyata menu2 kali ini yang dipilih adalah peranakan dan nusantara yaa. Mungkin karena vibes Ramadan kali ini barengan sama imlekan, jadi perpaduan antara keduanya dan ternyata cocok.
Baru tahu salad bangka ternyata lobak dan apel dengan saus mayo, penasaran rasanya deh. Asem2 manis gitu kali ya.
Waahh ada hampers Ramadan juga, menarik nih buat dikirim2 jelak lebaran nanti 😀
Sering baca nama chef william wongso, tapi aku pikir masih muda. Ternyata legend. Salah sangka selama ini.
Mantap banget menu buka puasa di JP bistro. Lihat foto rendangnya aja sudah laper. Belum lagi laksa, cumi dan ayam kecombrang. Nikmat betul. Penasaran juga sama salad bangkoknya. Belum pernah lihat yang begitu.
Wow.. Hotel Aryaduta sudah bersiap nih menyambut Ramadan dengan menhadirkan menu-menu Ramadan yang enak dan nikmat. Apalagi Chef William Wongso ya, Kang. Dan lihat foto yangterpampang, duh.. langusng ngiler saya hehehe. Terus makin mupeng lihat ada paket staycation plus ada sahurnya juga. Sekalian juga sudah ada paket hantaran buat lebaran. Mantul nih. Semoga saya bisa staycation nih di Aryaduta Menteng. Aamiin.
Suka banget nih sama konsep Aryaduta menyambut Ramadan menghadirkan legend Indonesia: Chef William Wongso. Aduh udah dibuat ngiler aku sama menu beliau. Rendang, ayam kecombrang dan salad Bangka. Keliatan lezat semua.
Buka puasa bareng di hotel legend dengan menu legend dari sang chef keren pastinya bakalan kasih pengalaman beda, berkesan dan sulit dilupakan. Seneng deh kang Aip bisa ngobrol langsung sama sang legend. Salut banget. Semoga ya masakan Nusantara ini semakin mendunia.
Waaah beruntung nyaaa mas bisa ketemu chef William Wongso. Beliau mah memang legend iniii . Aku juga bingung kenapalah masakan Indonesia itu kalah saing Ama Thai, Vietnam dan juga Malaysia. Padahal dr segi rasa ga kalah. Dulu pernah ada yg bilang, aku lupa namanya, salah satu penyebab Krn bumbu masakan Indonesia rumit. Daaan ada masakan yg terkadang bahannya cuma ada di kota asal. Kayak makanan Aceh, sayur pli’u, susah ditemukan di resto Aceh di JKT, Krn ada bahan yg dipakai itu ga dijual di mana2 kecuali di Aceh. Makanya terkadang makanan Aceh di luar Aceh, agak beda dengan rasa di kota asalnya.
Ini menu2 ramadhannya kok menggugah bangettttt yaaa . Jadi pengen cobain. Itu selada Bangka bikin penasaran. Kayak segeeeer sih
Jadi kayak ngenes tapi gimana ya Kang Aip, padahal Nusantara kita ini penuh macam² kulinerannya. Kalau dijelajahi selama satu minggu atau bisa jadi satu bulan, keknya kurang deh buat bisa mencicipi seluruhnya. Ini kan bisa jadi potensi ya buat ada sebagai menu di resto maupun kafe, sehingga nggak terkesan menu Indonesia cuma itu² aja.
Ikon sejarah kolaborasi dengan penjaga rasa nusantara, sempurna. Hormat banget sama team hotel Aryaduta Menteng. Dengan kolaborasi ini tentu akan membuat banyak pihak untuk datang dan menikmati.
Aduh itu si ayam kecombrang, rasanya langsung hadir di lidahku. Nikmat banget. Itu Salad Bangka belum pernah mencoba, ini menu menarik sekali.
The real legends meet legends dengan hadirnya Chef Willian Wongso di Aryaduta untuk promo eksklusif Ramadan di sana. Mudah-mudahan ini juga bisa jadi pemantik bangkitnya makanan-makanan khas nusantara agar menjadi pribumi di tanah kelahirannya dan bisa go internasional agar semakin dikenal dunia kelezatannya
Salah satu hotel yang jadi favorit suami kalau kantornya ada acara di JKT. Aryaduta katanya menunya variatif dan hampir selalu ada menu indonesianya.
Makanya pas baca kalau Om Willy ini ke sana jadi berasa wow. Secara beliau tuh maestro kuliner lho. Jadi inget pas beliau tampil bareng gordon ramsey..
Wah, mantap sekali ARYADUTA. Konsep legends meet legends, bener-bener mantep ini tim marketing dan copywriternya.
Saya pribadi juga setuju sama pendapat Pak William. Menurutku, Inferior Complex yang sudah lama mendera masyarakat Indonesia ini harus dilawan sih ya. Jangan terlalu mengagungkan kuliner khas luar, padahal sebenernya banyak juga resep khas Indonesia yang sudah teruji rasanya tapi kurang coveragenya. Alhasil, banyak yang belum tahu.
Moga ini bisa berkembang terus beberapa tahun ke depan
Aku kaget pas baca kalau paket menginap untuk 2 orangnya gak sampe 1,5 juta, sebab Aryaduta ini bukan hotel sembarangan dan dengan harga segitu udah bisa mencicipi hidangan dari seorang legenda kuliner sekelas Chef William Wongso worthy every penny!
Ya ampun itu ayam kecombrangnya menggoda sekali, dan lebih ke aku belum pernah coba sih makanya penasaran haha.
Benar-benar definisi “Legends Meet Legends” ya. Membayangkan Rendang ala Om William Wongso yang pernah dicicipi Gordon Ramsay saja sudah bikin ngiler, apalagi dinikmati di hotel seikonik Aryaduta Menteng.
Salut juga sama kerendahhatian beliau yang mau berbagi perspektif soal posisi kuliner Nusantara di kancah global. Semoga kolaborasi ini jadi langkah nyata agar masakan kita makin juara! Jadi makin nggak sabar buat war takjil dan bukber di sana.
Iyaa bener banget masakan khas Indonesia memang kurang terkenal di luar negeri,,ada beberapa rstoran indonesia namun jika dibandingkan dengan restoran thailand sepertinya masih kurang yaa…meski beberpa masakan khas indonesia juga sudah dikenal namun rasanya masih kurang beragam secara kuliner kita buanyakk banget dan semuanya enak2 loooo…
Saya setuju dengan pendapat William Wongso kalau semua masakan Indonesia itu unik dan harus diberikan penghargaan dan juga kesempatan untuk dikenal banyak orang. Itu terbukti waktu saya kerja di Taiwan, majikan sangat suka masakan Nusantara, dia bilang ga ada yang gak enak. Mau dari daerah manapun, mau yang pedas atau tidak, manis atau asin, kuah atau kering katanya semuanya enak
Wah bangga kan saya waktu itu
Tinggal kita nih yang menjadi duta bagaimana supaya kuliner Indonesia itu diakui mereka dan benar-benar membawa berkah buat kita
Saatnya Masakan Nusantara naik kelass