Hello TemenAip! Apa Kabar? Kabar Buruk menyelimuti keluarga kami, karena Ayahanda, pemimpin, matahari dalam keluarga Kami berpulang ke rahmatullah pada tanggal 1 Mei 2026.

Aku dan Bapak juga Ibukku

BERITA DUKA CITA

“انا لله و انا إليه راجعون…”

Telah berpulang ke Rahmatullah Ayahanda kami Almarhum Bapak. H. Havid Abdul Latif bin H Abdul Latif pada ;

Hari/Tgl : Jum’at, 1 Mei 2026
Pukul : 21.35 wib
Tempat : Jakarta
Usia : 83 Tahun

Ayahku, Idola keluarga

Rencananya Almarhum akan dimakamkan di Jamanis Tasik, berangkat ba’da sholat shubuh

semoga Allah mengampuni dosa Almarhum, menerima amal ibadahnya serta dilapangkan alam kuburnya dan dimaafkan segala kesalahannya

Terima kasih.
Wassalamualaikum wr wb


اللهم اغفر له وارحمه وعافه واعف عنه…爐

Berulang kali berita duka cita di atas kukirimkan ke handai taulan dan juga media sosial.

Berat rasanya menuliskannya, sempat juga bingung karena bertanya kenapa nama Ayahku ada disitu? Tapi mereka harus tahu dengan berita ini.

Menulis postingan ini juga sulit, tapi tetap ku lakukan untuk mengenang beliau. Apalagi beberapa kali beliau menjadi teman traveling Aiptrip. Karena ternyata hobi travellingku menurun dari kedua orang tuaku dan beruntung sekali bisa bepergian dengan mereka

Ayahku orang yang baik, keluarga inti, keluarga besar, tetangga sekitar dan teman-temannya selalu bilang itu. Orangnya ramah dan humoris, tegas bila diperlukan dan sangat cinta keluarga. Ngefans banget dengan ibuku dan anak cucunya. Semua dilakukan untuk membahagiakan Kami semua. Hidupnya berprestasi dan banyak memberikan manfaat bagi banyak orang. Beliau tidak sempurna tapi selalu menjadi panutan Kami semua.

Di usianya yang makin senja, beliau makin rajin ibadah. Sholat 5 waktu di Mesjid dekat rumah, walau hujan badai tetap dilakukan, rajin puasa sunnah, mengaji dan berdzikir. Bahkan setiap masuk rumah sakitpun selalu membawa Al Quran untuk dibacanya. Semoga semua amal ibadahnya ini bisa menjadi penerang dalam kubur dan jalan menuju surga-Nya Allah SWT.

Sadar kalau cepat atau lambat orang tua akan berpulang. Tapi tak mau rasanya itu terjadi.

Ucapan belasungkawa terus berdatangan secara langsung, via telepon maupun media sosial.

Tapi fokus Kami adalah bagaimana mengantarkan peristirahatan terakhir dengan cepat, selamat dan sesuai dengan rencana karena melibatkan banyak pihak.

Alhamdulillah pemakaman berjalan dengan lancar. Perjalanan Jakarta-Tasikmalaya menggunakan Mobil Jenazah sangatlah cepat. 4,5 jam saja. Diantarkan keluarga dan handai taulan ke Liang Lahat. Kalau Ayahku lihat pasti senang karena semua orang yang dikasihinya berkumpul untuk dirinya.S

Selamat Jalan Ayahku Tercinta

Tugas Kami sekarang adalah terus mendoakan beliau dan terus hidup sesuai dengan ajaran yang beliau turunkan selama hidup. Dan menjaga Ibu supaya tetap hidup sehat dan sejahtera. Karena beliau permata hati keluarga Kami yang sedang berduka.

Sejujurnya situasinya masih aneh buatku sekarang. Kenapa Ibukku tidur sendirian? Terus apa yang harus kulakukan dengan papan bela sungkawa sebanyak itu? Terus obat-obatan Bapakku yang banyak itu mau dikemanain? Masih butuh waktu sih. Do’akan Kami ya TemenAip.

22 comments

  1. Aip, sedih sekali dengarnya. Aku ikut bela sungkawa. Pasti tidak enak kehilangan ayah itu. Ini sudah seminggu, apakah papan-papan bunganya masih ada? Memandangnya seperti mengakui bahwa ayah sudah meninggal, membereskannya seperti memaksakan diri untuk move on. Mudah-mudahan Aip dan ibu bisa melalui ini dengan baik.

  2. Innalillahi wa innalillahi rojiun
    Ikut berduka cita ya mas
    Semoga ayahanda khusnul khotimah
    Diampuni dosa-dosanya
    Keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran

  3. Innalillahi wa inna lillahu roji’un
    Allahummaghfirlahu warhamhu wa afihi wa fu’anhu.

    Semoga Allah lapangkan hati keluarga besar yang ditinggalkan rahimahullah.
    Amiin allahumma amiin.

    Semoga estafet amal kebaikan beliau rahimahullah bisa berlanjut ke anak-anak dan menjadi jariyyah beliau.
    Amiin allahumma amiin.

  4. Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rajiun. Turut berbelasungsungkawa atas berpulangnya almarhum ayahanda, semoga husnul khatimah, diterima iman dan Islamnya. Keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan keikhlasan. Jujur speechless, karena 10 tahun lalu pernah di posisi ini, dan ternyata sampai sekarang pun rasa kehilangan itu belum benar-benar hilang.

  5. Innalilahi wa inna ilaihi raji’un turut berdukacita ya Kang Aip semoga almarhum mendapatkan ketenangan di sisi Allah.. semoga keluarga Kang Aip diberikan kekuatan…

  6. Sebelumnya turut berbelasungkawa ya mas.
    Aamiin semoga semua amal ibadah almarhum diterimadi sisi Allah dan menjadi pemberat amal2 kebaikannya.Alhamdulillah di masa pensiun, ayahnya juga makin dekat sama Allah ya,sehingga menjadi contoh baik buat anak cucunya.
    Kebayang sih buat anak2nya nggak mudah kehilangan separuh pilar dari pasangan ayah ibunya. Apalagi buat mamanya yang biasanya bareng ke mana2 sama ayahnya,semoga diberikan ketabahan.

    Wajah ayahnya mirip banget sama Mas Aip, terutama bagian hidung dan bibirnya. Jadi penasaran dengan fotonya saat beliau masih muda dulu.

  7. Sebelumnya turut berbelasungkawa ya mas.
    Aamiin semoga semua amal ibadah almarhum diterimadi sisi Allah dan menjadi pemberat amal2 kebaikannya.Alhamdulillah di masa pensiun, ayahnya juga makin dekat sama Allah ya,sehingga menjadi contoh baik buat anak cucunya.
    Kebayang sih buat anak2nya nggak mudah kehilangan separuh pilar dari pasangan ayah ibunya. Apalagi buat mamanya yang biasanya bareng ke mana2 sama ayahnya,semoga diberikan ketabahan.
    Wajah ayahnya mirip banget sama Mas Aip, terutama bagian hidung dan bibirnya. Jadi penasaran dengan fotonya saat beliau masih muda dulu.

  8. Kang Aip, saat saya lihat di story tuh, rasanya sudah sangat campur aduk. Ingat betul saya di posisi yang sama, bapak meninggal dunia. Hancur, kang tetapi saya harus tetap berdiri kokoh sebagai anak pertama. Aku harus mengurusi semua keperluan penyelenggaraan jenazah karena mama sudah gak kuat dan terus duduk di samping jenazah bapak. Aku nyaris gak mengeluarkan air mata. Tetapi ternyata memang harus menangis, Kang. Sebab air mata yang terpendam bisa jadi penyakit.

    Husnul khatimah buat bapak, ya Kang…. Insya Allah banyak doa baik mengantarkannya…

    1. Innalillahi wainnailaihi rojiun, turut berduka cita ya Kang Aip.
      Semoga almarhum Bapak H. Havid Abdul Latif mendapat tempat terbaik di sisi-Nya. Warisan kebaikan, hobi traveling, dan kenangan indah saat bepergian bersama akan selalu hidup dalam setiap langkah KangAip. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan
      Tetap sabar dan semangat menjaga ini yang saat ini menjadi orang tua satu-satunya.

  9. Turut berduka cita sedalam-dalamnya untuk KangAip dan keluarga. terasa sekali betapa besar sosok Beliau sebagai matahari di keluarga. Ayah adalah cinta pertama sekaligus kompas bagi anak-anaknya, jadi sangat manusiawi jika saat ini segalanya terasa masih “aneh” dan kosong.

    Semoga almarhum Bapak H. Havid Abdul Latif mendapat tempat terbaik di sisi-Nya. Warisan kebaikan, hobi traveling, dan kenangan indah saat bepergian bersama akan selalu hidup dalam setiap langkah KangAip. Semangat untuk terus menjaga Ibu, ya.

  10. Innalillahi wainnaillaihirojiun. Ikut berduka cita ya, Kang Aip. Insya Allah Ayahanda Kang Aip mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. Aamin. apalagi kesaksian orang, beliau adalah orang baik. Sangat rajib beibadah, termasuk puasa sunnah.

  11. Innalillahi wainnaillaihirojiun. Turut berduka cita ya Mas atas meninggalnya ayahanda. Semoga diampuni dosa-dosanya dan diberikan tempat terbaik di sisiNya. Aamiin..

    Take your time, semoga diluaskan sabarnya dan diberi ketabahan untuk Mas dan keluarga yang ditinggalkan.

  12. Pertama-tama, turut berduka cita atas kehilangannya ya mas. Semoga khusnul khotimah dan keluarga diberi kekuatan. Kehilangan orang tua memang tidak mudah, semoga momen berduka dapat cepat diobati oleh waktu.

  13. Innalillahi wainnailaihi roji’un
    Allahummaghfirlahu warhamhu wa afihi wa fu anhu. InsyaAllah husnul khotimah, aamiin..
    Turut berduka kang.
    Bakat travelingnya ternyata memang sama ya. Terus berkarya dan semangat selalu Kang Aip

  14. Innalillahi wa innailaihi rojiun. Turut berduka kang Aip. Semoga almarhum ayah kang Aip dilapangkan kuburnya, diterima amal ibadahnya, dan ditempatkan di sisi terbaik Allah SWT.

    Butuh waktu banget buat menerima kenyataan yang sangat pahit ini pastinya. Semoga Ibunda, Kang Aip, dan keluarga besar diberikan kekuatan untuk melalui masa ini ya.

  15. innalillaahi wa inna ilaihi rooji’uun. turut berduka cita atas kepergian ayahnya, mas. semoga amal ibadah almarhum diterima di sisi Allah swt dan Mas Arif sekeluarga diberikan kesabaran

  16. Innalilahi wa Inna ilaihi Rajiun. Turut berduka cita ya Mas. Semoga Allah mengampuni dosa Almarhum dan menerima amal ibadahnya.

    Kehilangan orang tua emang nggak pernah mudah. Butuh waktu buat menerima. Dan menuliskan di blog seperti ini termasuk salah satu prosesnya. Aku pun melakukan itu saat bapakku meninggal dunia. Semoga Mas Aip dan keluarga diberikan kekuatan menghadapi kehilangan ini.

  17. Innalilahi wainnailaihi rojiun. Kliatan dari foto, kalau papa mas aip orang baik, ramah, dan sepertinya memang humoris. Semoga semua itu menjadi teman dan pelindung beliau di alam kubur ya mas. Aku juga berdoa, semoga mas aip dan keluarga ikhlas, juga kuat menghadapi pemberian beliau. Paham rasanya, pasti sedih banget jika orang tersayang kita meninggal dunia. .. tp doa dari anaknya yg akan menjadi penyambung pahala buat beliau

  18. Innalilahi wa Inna ilaihi Rajiun. Turut berduka ya kang Aip. Tanpa terasa mata saya pun ikutan berkaca-kaca saat membaca tulisan ini.
    Semoga kepergian Ayahanda, H. Havid Abdul Latif bin H Abdul Latif husnul khotimah dan mendapat tempat terbaik di Surga-Nya.

  19. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Membaca tulisan Kang Aip di atas jadi ikutan tersentuh banget. Saya juga sudah kehilangan seorang ayah, jadi tahu banget gimana rasanya. Turut berduka cita ya kang. Inalillah wa ilaihi rajiun.

  20. Innalillahi wa innailaihi rojiun, tidak banyak kata yang ingin saya sampaikan. saya doakan semoga Ayahanda Bapak. H. Havid Abdul Latif bin H Abdul Latif diterima segala amalnya, dimapuni dosa – dosanya danditempatkan oleh Allah di surga-Nya, aamiin
    Allahumagfirlahu warhamhu wafihi wafu’anhu
    Al Fatihah…

  21. Innalillahi wa innailaihi rojiun, teriring doa untuk kepergian Bapak H. Havid Abdul Latif bin H Abdul Latif, semoga husnul khotimah dan mendapatkan tempat terbaik. Turut berduka ya Kang Aip dan sekeluarga. Aku masih ingat detail perjalanan bersama orang tua ke India yang sangat memorable.

Tak komentar maka tak sayang. Silakan meninggalkan komentar. Mohon maaf, tidak menerima komentar dengan active link. Terima kasih sudah berkunjung

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses